detikfood
Kamis, 27/09/2012 12:01 WIB

Konsumsi Minyak Wijen Turunkan Risiko Darah Tinggi

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Susu dan Makanan Bayi dan Balita
  • Flakes Makanan Tambahan usia 2-5th
  • Susu Pertumbuhan 6-12 Bulan Rasa Vanilla
  • Susu Pertumbuhan 1-5 Tahun Rasa Vanilla
Rumah Potong Hewan
Roti dan Kue
thumbnail Foto: Thinkstock
Biji wijen dan sekam atau dedak bisa diolah menjadi minyak. Keduanya juga digunakan untuk mencegah tekanan darah tinggi dan kolesterol. Salah satu jenis minyak sayur ini merupakan obat alami yang biasa digunakan untuk memasak.

Untuk membuktikannya, penelitian dilakukan dengan melibatkan 300 responden yang menderita hipertensi di New Delhi, India. Dibagi menjadi tiga kelompok, kelompok pertama diberikan obat penurun kolesterol darah yaitu nifedipin. Kelompok kedua diberikan minyak wijen dan minyak sekam beras. Sedangkan sisanya diberikan obat penurun tekanan darah dan minyak wijen.

Seperti yang dilansir HuffingtonPost (23/9/2012), pada penelitian yang dibagi menjadi tiga kelompok ini ditemukan, bahwa responden yang tidak mengonsumsi obat mengalami penurunan tekanan darah. Tekanan darah sistolik mereka menurun hingga 16 poin, pada responden yang mengkonsumsi obat penurun kolesterol.

Tekanan darah juga menurun sebesar 14 point, pada responden yang hanya diberikan minyak. Sedangkan responden yang diberikan obat dan minyak mendapatkan keuntungan lebih. Tekanan darah sistolik mereka menurun hingga 36 poin.

Konsumsi obat penurun kolesterol disertai konsumsi minyak wijen terbukti jelas dapat menurunkan kadar kolesterol. Para peneliti juga menemukan bahwa sekitar 26 % kadar kolesterol bisa menurun.

“Minyak wijen dan sekam beras ini, rendah lemak jenuh dan dapat meningkatkan kolesterol baik,” ungkap Dr. Sankar Devarajan, MD, Ph.D, seorang ilmuan dari Fukuoka University Chikushi Hospital di Jepang.

Penelitian ini juga telah dipresentasikan pada American Heart Association's High Blood Pressure Research 2012 Scientific Sessions. Karena tidak menerima dana dari luar, minyak yang digunakan untuk penelitian ini disumbangkan langsung oleh Adani Wilmar Limited di India.

(odi/dyh)


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).