detikfood
Rabu, 26/09/2012 14:41 WIB

Logo Junk Food Juga Pengaruhi Pola Makan Anak

Flora Febrianindya - detikFood
Lain-lain
  • Tokusil FC-L
  • Tokusil FC-H
  • Tokusil FC
Susu, Keju dan Es Krim
Kosmetik
thumbnail Foto: Thinkstock
Logo restoran fast food ternama tentu sudah lekat di ingatan. Di antaranya logo huruf M dengan font yang khas, juga wajah pria tua berjenggot menggunakan apron putih sedang tersenyum. Logo-logo ini sudah begitu diingat, bahkan kekuatan logo ini membuat anak-anak senang makan junk food.

Anak-anak merupakan salah satu target utama dari gerai makanan cepat saji. Rasanya yang super gurih, enak dan mengenyangkan jadi daya tariknya. Seperti dimuat dalam dailymail (24/9/2012), hal ini dipengaruhi juga oleh kuatnya pengaruh logo yang sudah mendunia dan familiar dilihat.

Kesimpulan tersebut dihasilkan dari penelitian yang dilakukan University of Missouri-Kansas City dan University of Kansas Medical Center. Para peneliti mengumpulkan 120 logo yang populer, termasuk logo makanan dan non makanan, seperti logo perusahaan otomotif dan juga pengiriman barang.

Mereka menggunakan alat resonance imaging scanner yang memonitor perubahan dalam aliran darah yang membuat kerja otak jadi lebih aktif. Respondennya adalah anak-anak usia 10 hingga 14. Hasilnya, logo makanan yang sudah menempel di ingatan anak membuat otaknya lebih aktif.

“penelitian menunjukkan jika anak-anak lebih cenderung memilih makanan dengan logo yang familiar. Sungguh memprihatinkan, karena sebagian besar makanan yang dipasarkan untuk anak-anak tidak sehat,” kata Dr. Amanda Bruce, ketua peneliti.

(odi/flo)


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).