detikfood
Kamis, 20/09/2012 16:25 WIB

Cabang Terbaru Resto Seafood Bandar Djakarta Dibuka di Surabaya

Fitria Rahmadianti - detikFood
Roti dan Kue
  • Snackit Moon Cake
  • Snackit Kue Pia 100 rasa rasa pandan
  • Snackit Kue Pia 100 rasa kacang merah
Mie Instan
Rumah Potong Hewan
thumbnail Foto: Detikfood
Penggemar seafood Jakarta sudah kenal nama Bandar Djakarta. Restoran besar yang terletak di Ancol ini menyediakan aneka olahan seafood segar dengan konsep 'Pasar Ikan'. Warga Surabayapun kini tak perlu jauh-jauh terbang ke Jakarta karena Bandar Djakarta telah beroperasi di kota ini.

Rabu (19/9/12) lalu, Bandar Djakarta cabang Surabaya diresmikan. Restoran ini merupakan yang keempat dari Bandar Djakarta Group, selain Bandar Djakarta Ancol, Alam Sutera, dan Seafood City Pluit. Jika cabang Ancol dan Pluit berkonsep pinggir laut, maka cabang Alam Sutera dan Surabaya menerapkan konsep taman.

Terletak di Jl. HR. Muhammad No. 360, Darmo Satelit, Surabaya, restoran ini berdiri di atas lahan seluas 3.500 m2. Pelanggan dapat menikmati hidangan di area makan dua lantai, baik indoor maupun outdoor, dengan topografi alami dikelilingi pohon-pohon pinus. Restoran yang beroperasi sejak 3 September 2012 ini dapat menampung hingga 800 kursi.

Keunikan Bandar Djakarta adalah 'Pasar Ikan'. Di cabang Surabaya, tersedia seafood segar maupun hidup yang terdiri dari 33 jenis ikan, 13 jenis kerang, 9 jenis kepiting, serta 9 jenis udang. Sebagian besar berasal dari Indonesia, namun adapula yang diimpor. Tamu dapat memilih sendiri jenis dan jumlahnya untuk dimasak dengan beberapa pilihan saus.

"Kami memilih Surabaya karena merupakan kota kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta. Kota metropolitan ini menjadi pusat perekonomian di Jawa Timur dan banyak ditinggali ekspatriat," ujar Sunarja Lasmana, Direktur Utama Bandar Djakarta Group. Ia mengaku tidak menyasar segmen tertentu karena pelanggan dapat memilih menu sesuai keinginan dan kemampuannya.

Wendy Santoso, Direktur Human Resources Department Bandar Djakarta Group, menjelaskan visi perusahaannya. "Kami ingin membuat semua pengunjung pulang dengan tersenyum, sekaligus menjadikan Bandar Djakarta sebagai pilihan 'EATainment' (eat and entertainment).

"Kalau perlu, pelanggan menyantap hidangan kami sambil mengatakan 'cuk, wuenak tenan!'," kata Wendy sambil berkelakar dengan ucapan khas Surabaya. Buru-buru ia menambahkan kalau 'cuk' yang dimaksud bukanlah kata kasar, melainkan singkatan dari 'Cocok untuk Kita'.Next

(odi/fit)

Halaman 1 2

Baca Juga
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).