detikfood
Jumat, 20/07/2012 14:17 WIB

Rekomendasi Redaksi

Slurp! Bakso Kuah, Mana yang Paling Gurih Buat Berbuka?

Fitria Rahmadianti - detikFood
Susu, Keju dan Es Krim
  • Bonigrasa whey powder
  • DMine
  • Nichojess
Vitamin
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
thumbnail Foto: Detikfood
Hangat dan gurih. Bakso kuah paling asyik dihirup hangat saat berbuka. Semua kalangan doyan jajan makanan berkuah ini. Baksopun tak hanya dijajakan berkeliling dengan gerobak, tetapi juga masuk ke restoran di mal. Hmm... Mana ya yang paling enak?

Bakso dalam istilah umum merujuk pada daging sapi giling yang dicampur tepung tapioka dan dibentuk bulat-bulat. Makanan ini disajikan dalam mangkuk bersama kuah kaldu, irisan seledri, serta bawang goreng. Pelengkap mi, bihun, soun, tauge, caisim, atau tahu dapat dipilih sesuai selera.

Jika ditelusuri riwayatnya, bakso berasal dari kuliner Tionghoa Indonesia. 'Bak-So' dalam Bahasa Hokkien berarti 'daging babi giling'. Namun, karena mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, bakso lebih umum dibuat dari daging sapi, ikan, udang, atau ayam.

Di Jakarta, ada beberapa nama penjual bakso yang sudah terkenal. Tempatnya selalu ramai dikunjungi penggemar bakso. Bakso Titoti dan Jawir, misalnya, dapat ditemui di beberapa daerah di Jakarta. Bakso Lapangan Tembak bahkan sudah memiliki ratusan outlet yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Sementara itu, meski belum membuka cabang, Bakso Sido Mandiri selalu dipenuhi pengunjung.

Detikfood mencoba keempat bakso tersebut untuk membandingkan rasanya. Pertama, kami berkunjung ke Senayan untuk mencicipi Bakso Lapangan Tembak di tempat asalnya. Kami memesan Bakso Kuah Isi Campur (Rp 17.500) yang berisi lima buah bakso urat dan halus kecil.

Kuahnya terlihat keruh, bertabur irisan seledri dan bawang goreng. Tetelan daging yang kebanyakan berupa usus dijadikan pelengkap bakso ini. Saat dibelah, terlihat bagian dalam bakso berwarna pink pucat. Baik bakso halus maupun urat terasa empuk, gurih, dan enak saat digigit. Kuahnya agak asin, namun kaldunya terasa kuat di lidah. Baksonya lezat tanpa tambahan saus, sambal, maupun kecap.

Selanjutnya, Bakso Titoti Wonogiri. Bakso kuahnya (Rp 11.000) berisi enam bakso kecil plus sepotong tahu cokelat. Seperti bakso pada umumnya, ada taburan irisan seledri, bawang goreng, serta tetelan (kebanyakan kikil).Next

(odi/fit)

Halaman 1 2

Baca Juga
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Must Read close