detikfood
Selasa, 17/07/2012 15:38 WIB

Rekomendasi Redaksi

Mana Mie Instan Rasa Ayam Bawang Yang Paling Enak?

Flora Febrianindya - detikFood
Mana Mie Instan Rasa Ayam Bawang Yang Paling Enak? Foto: Detikfood
Mie instan jadi makanan sehari-hari masyarakat berbagai negara. Sebut saja Korea, Jepang, Cina, dan tentunya Indonesia. Rasanya yang gurih enak selalu bikin ketagihan. Apalagi pembuatannya yang sangat mudah, tinggal direbus dan diberi bumbu tambahan. Semangkuk mie instan yang hangat bisa langsung dinikmati. Slurrpp!

Mie instan pertama kali dijual di Jepang pada bulan Agustus 1958, dengan merk Chikin Ramen. Pembuatnya bernama Momofuku Ando, yang membuat inovasi mie kering dengan daya tahan lebih lama. Dulunya, Chikin Ramen menjadi makanan mewah karena harganya yang tinggi. Berbeda dengan mie instan yang sekarang dianggap sebagai makanan segala kalangan.

Ada beragam rasa mie instan yang bisa dipilih. Mulai dari Kaldu Ayam, Ayam Spesial, Soto, hingga Kari Ayam. Tak hanya itu, makin banyak inovasi yang dilakukan dalam produk mie instan, seperti penambahan bawang goreng, sayuran kering, bumbu koya, juga rasa yang semakin bervariasi.

Sesuai namanya, tentu tak sulit meracik semangkuk mie instan. Di tiap kemasannya selalu ada tata cara pembuatannya, anda hanya harus merebus air hingga mendidih, memasukkan mie, kemudian setelah beberapa menit, mie tinggal dicampur bumbu dan siap disajikan.

Di Indonesia, ada beragam merk mie instan yang beredar, di antaranya adalah Indomie, Sarimi, Supermi, Gaga, Nissin, Sedaaap, dan Alhami. Detikfood coba membandingkan beberapa merk mie ini dengan satu rasa yang sama, yaitu rasa Ayam Bawang. Hmm, mana mie instan paling mantap dan enak dikonsumsi?

Di supermarket, Indomie rasa Ayam Bawang dijual dengan harga Rp. 1.375 dengan berat 69 gram. Setiap bungkusnya terdiri dari mie, bumbu kering, cabai bubuk, minyak bumbu, dan bawang goreng. Mienya berwarna kuning sedang, tidak pucat namun juga tidak begitu medok warna kuningnya. Seperti tertera pada kemasannya, mie ini mengandung vitamin A, B1, B6, B12, niasin, asam folat, dan mineral.

Setelah direbus dalam air mendidih selama 3 menit, mie ini langsung memecah, tak melekat lagi satu sama lain seperti saat kering. Begitu diaduk dengan bumbu dan dicecap, langsung terasa kuah gurih hangat dengan aroma bawang. Tekstur dan ukuran minya terasa pas, dengan titik-titik  hijau seledri cacah yang lumayan banyak. Kuahnya terasa gurih namun tak berlebihan. Slurrrp!

Beda dengan kebanyakan mie instan lain, mi instan keluaran Gaga tampil beda dengan bentuk yang pipih keriting. Sebungkus mie instan Gaga rasa Ayam Bawang pedas dijual dengan harga Rp. 1.275 dengan ukuran 67 gram. Warnanya mirip dengan Indomie, kuning sedang.

Setelah direbus dengan selama 4 menit, mie Gaga langsung dicampurkan dengan bumbunya yang terdiri dari bumbu kering dan minyak bumbu yang berwarna merah. Minya pipih dan sedikit tebal, mengingatkan akan spaghetti, namun dengan bentuk yang keriting.

Begitu dicoba, mie ini terasa pedasnya yang menyegarkan. Mienya terasa kenyal enak dengan kuahnya yang cenderung lebih kental dan berwarna merah agak gelap. Saat diseruput, kuahnya begitu gurih namun tak berlebihan. Enak!

Bagaimana dengan mi instan Nissin rasa Ayam Bawang? Mie berukuran 70 gram yang dijual dengan harga Rp. 1.150 ini punya ukuran mie yang kecil-kecil dengan warna kuning pekat. Bumbunya terdiri dari bumbu kering yang lumayan berlimpah, dengan cabai kering yang cenderung kasar, dan minyak bumbu di dalamnya.

Saat direbus, mi ini tak langsung terlepas, tetap lengket. Perlu beberapa kali mengaduk agar mienya bisa terlepas. Air rebusannya tampak kuning medok. Ukuran mi ini cenderung lebih tipis dibandingkan mi instan lainnya. Saat diaduk dengan bumbunya, langsung terlihat titik-titik hijau daun bawang yang mengambang di air kuahnya. Aroma bawang begitu menyengat, dengan rasa super gurih.

Kami juga mencicipi produk Alhami rasa ayam bawang. Dari bungkusnya, tertulis jika mie ini mengandung serat tinggi. Sebungkus mie berukuran 70 gram ini harganya Rp. 1.350 di swalayan ataupun minimarket. Warna mie keringnya pucat, dengan tambahan bumbu bubuk dan minyak bumbu di dalamnya.

Begitu direbus dan dicampur dengan bumbu, aroma bawang yang harum membelai hidung, namun tak begitu tajam. Rasa gurihnya pas dan begitu halus, tak kuat menonjok seperti mie instan umumnya. Warnanya juga cenderung pucat, dengan tekstur mie yang halus lembut.

Setelah mencicipi 4 mi instan tersebut, menurut kami ada kemiripan antara mi instan rasa ayam bawang keluaran Indomie dan juga Alhami, sama-sama halus lembut dengan rasa gurih yang pas. Namun jika suka yang rasanya gurih medok dengan tekstur mie yang agak tebal dan kenyal, tentu mi buatan Gaga yang jadi pilihan.

Produk mie mana yang jadi andalan Anda? Mie manapun yang Anda suka, jangan lupa berikan topping tambahan seperti telur, sayur, ataupun daging agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi, terlebih saat menjadikan mi instan sebagai menu santap sahur!
(odi/flo)


Baca Juga

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan