Selasa, 10/07/2012 17:16 WIB
Minuman Ringan Bukanlah Satu-satunya Pemicu Obesitas
Jamu
- Habbatussaudana
- Zait Zaitun
- Zait Saudana
Susu, Keju dan Es Krim
Restoran
Foto: thinkstock
Jakarta - Minuman ringan dan makanan manis digemari sebagian anak-anak dan remaja. Sering kali hal ini dianggap sebagai penyebab obesitas. Sebuah penelitian justru mengungkap bahwa sebenarnya softdrink bukanlah penyebab utamanya.
Studi ini telah meneliti hubungan antara pola konsumsi minuman ringan dengan kelebihan berat badan. Penelitian ini melibatkan anak laki-laki di Kanada yang berusia 6 dan 11 tahun. Dalam studi ini peneliti ingin melihat faktor resiko asupan minuman ringan terhadap obesitas.
Mereka yang sering minum minuman ringan lebih memiliki resiko mengalami kelebihan berat badan dan obesitas, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Dalam studi ini para peneliti juga menentukan pola konsumsi minuman anak yang dihubungkan dengan etnis, pendapatan keluarga dan keamanan pangan.
“Kami menemukan minuman ringan adalah minuman yang sering dikonsumsi saat kecil. Responden yang mengonsumsi minuman ringan sebagian besar menunjukkan terjadinya peningkatan resiko kelebihan berat badan dan obesitas, namun itu bukanlah penyebab utamanya.” ungkap penulis penelitian Susan J. Whiting.
Pengolahan data dilakukan dengan membaginya berdasarkan usia, gender dan jenis minuman ringan yang dikonsumsi. Dalam studi ini, minuman dikategorikan menurut Canada's Food Guide, yang terdiri dari minuman rasa buah, jus buah, limun, minuman ringan biasa, kopi dan teh.
Para peneliti menemukan bahwa penyebab utama obesitas pada anak-anak di Kanada bukanlah jenis minuman ringan yang dikonsumsi, melainkan pendapatan rumah tangga, etnis dan keamanan pangan yang menjadi penyebab utamanya.
(odi/dyh)
Studi ini telah meneliti hubungan antara pola konsumsi minuman ringan dengan kelebihan berat badan. Penelitian ini melibatkan anak laki-laki di Kanada yang berusia 6 dan 11 tahun. Dalam studi ini peneliti ingin melihat faktor resiko asupan minuman ringan terhadap obesitas.
Mereka yang sering minum minuman ringan lebih memiliki resiko mengalami kelebihan berat badan dan obesitas, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Dalam studi ini para peneliti juga menentukan pola konsumsi minuman anak yang dihubungkan dengan etnis, pendapatan keluarga dan keamanan pangan.
“Kami menemukan minuman ringan adalah minuman yang sering dikonsumsi saat kecil. Responden yang mengonsumsi minuman ringan sebagian besar menunjukkan terjadinya peningkatan resiko kelebihan berat badan dan obesitas, namun itu bukanlah penyebab utamanya.” ungkap penulis penelitian Susan J. Whiting.
Pengolahan data dilakukan dengan membaginya berdasarkan usia, gender dan jenis minuman ringan yang dikonsumsi. Dalam studi ini, minuman dikategorikan menurut Canada's Food Guide, yang terdiri dari minuman rasa buah, jus buah, limun, minuman ringan biasa, kopi dan teh.
Para peneliti menemukan bahwa penyebab utama obesitas pada anak-anak di Kanada bukanlah jenis minuman ringan yang dikonsumsi, melainkan pendapatan rumah tangga, etnis dan keamanan pangan yang menjadi penyebab utamanya.
(odi/dyh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Berani Coba? French Fries 1.140 Kalori dari McDonald's Jepang!
-
Agar Tetap Langsing dan Bugar, Makanan Apa yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga?
-
Di Museum Ini Ada 80 Jenis Racikan Kimchi
-
Wah, Kue Hangat Ini Dikemas Dalam Kotak Berbentuk Oven!
-
Demi Makan Gratis Orang Rela Bekerja di Restoran
-
Makanan Berlabel Sehat Cenderung Dikonsumsi Dalam Porsi Lebih Banyak
-
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Jumat, 24/05/2013 12:28 WIB
Nyam-nyam, Uniknya Es Krim Rasa Burung Parkit!
-
Jumat, 24/05/2013 11:53 WIB
Berani Coba? French Fries 1.140 Kalori dari McDonald's Jepang!
-
Jumat, 24/05/2013 11:32 WIB
Agar Tetap Langsing dan Bugar, Makanan Apa yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga?
-
Jumat, 24/05/2013 11:00 WIB
Di Museum Ini Ada 80 Jenis Racikan Kimchi
-
Jumat, 24/05/2013 10:26 WIB
Wah, Kue Hangat Ini Dikemas Dalam Kotak Berbentuk Oven!
-
Jumat, 24/05/2013 11:32 WIB
Agar Tetap Langsing dan Bugar, Makanan Apa yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga?
-
Jumat, 24/05/2013 11:53 WIB
Berani Coba? French Fries 1.140 Kalori dari McDonald's Jepang!
-
Jumat, 24/05/2013 10:26 WIB
Wah, Kue Hangat Ini Dikemas Dalam Kotak Berbentuk Oven!
-
Jumat, 24/05/2013 11:00 WIB
Di Museum Ini Ada 80 Jenis Racikan Kimchi
-
Jumat, 24/05/2013 09:58 WIB
Demi Makan Gratis Orang Rela Bekerja di Restoran
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 09:20 WIB
Makanan Berlabel Sehat Cenderung Dikonsumsi Dalam Porsi Lebih Banyak
-
Jumat, 24/05/2013 06:31 WIB
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
-
Kamis, 23/05/2013 18:04 WIB
Hati-hati, Kemasan Plastik Sebabkan Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Pasta kini jadi menu favorit banyak orang di seluruh dunia. Kalori dalam sepiring pasta tradisional sangatlah tinggi, mencapai 500 kalori. Bahan-bahan yang lebih sehat, seperti biji-bijian, sayuran, rempah segar, dan protein sering lupa ditambahkan.









