detikfood
Senin, 09/07/2012 10:53 WIB

Kriuk-kriuk Krenyes Bebek Goreng dari Ubud

Odilia Winneke - detikFood
Lain-lain
  • Tokusil FC-L
  • Tokusil FC-H
  • Tokusil FC
Sayuran dan Olahannya
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
thumbnail Foto: www.detikfood.com
Bebek goreng si resto ini rasanya sangat renyah nyaris mirip kerupuk. Ramai bunyinya saat dikunyah. Makin sedap dicocol sambal tiga rupa, beriringan dengan nasi pulen hangat. Karenanya jangan kaget kalau setengah ekor bebek Bali yang disajikan dalam porsi lengkap bakal licin tandas. Wuahh..sedapnya!

Kalau mampir ke daerah Peliatan Ubud, pastilah semua orang tahu nama resto Bebek Tepi Sawah ini. Di jam-jam makan siang dan malam tak jarang pengunjung harus antri. Maka saat melihat resto ini buka cabang di mal Living World  Alam Sutera sayapun terpikat untuk mampir.

Ditata dengan interior bernuansa kayu, jendela lebar dan area outdoor dining memang tak sesejuk restonya di Ubud, yang ada di tengah hamparan sawah. Menu yang ditawarkan juga tak selengkap di Ubud. Namun, bebek Bali yang jadi andalan menjadi menu utama resto ini.

Pilihannya dua, Crispy Duck dan Grilled seharga Rp.90.000,00. Menu ini terdiri dari setengah ekor bebek, sayuran dan 3 jenis sambal yang bisa ditambah ulang serta satu porsi nasi putih. Kalau tak suka bebek, ada Sup Ikan Tampaksiring, Ayam Goreng Lengkuas, Ayam Goreng Kelapa, Sate lilit Bali dan Gurame Goreng Kering.

Melengkapi pesanan Crispy Duck, seporsi Pelecing Kangkung (Rp. 17.500,00) pun saya pesan. Seperti dugaan, bebek goreng ini disajikan dalam porsi besar. Jadi kalau tak biasa makan banyak, porsi ini bisa dinikmati berdua seperti dilakukan banyak pengunjung lain.

Setengah ekor bebek goreng berukuran cukup besar. Warnanya cokelat agak kehitaman tidak kuning keemasan seperti begor bebek Bali lainnya. Disajikan dengan sayur kalas kangkung, nasi putih dan 3 jenis sambal khas Bali, sambal matah, sambal mbe dan sambal uleg. Sambal ini bisa disi ulang jika kurang.

Aroma begornya gurih semerbak, masih hangat dan tak terdeteksi aroma anyir lemak bebek. Saat disobek dagingnya yang kehitaman terasa garing, crunchy dan kriuk-kriuk krenyes begitu masuk ke mulut. Hmm.. serasa makan kerupuk bebek! Ini pastinya akibat teknik deep frying yang sempurna. Garing luar dalam.Next

(odi/odi)

Halaman 1 2

Baca Juga
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).