Kamis, 05/07/2012 16:07 WIB
MUI Pertemukan Pengusaha Dunia di Global Halal Forum
Daging & Daging Olahan
- Baso YANGINI,
- Daging Segar; VILLA
- Daging Berbumbu BABARAFI
Flavor
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
Foto: detikfood
Jakarta - Sebagai bagian dari kegiatan INDHEX 2012, LPPOM MUI juga menyelenggarakan Global Halal Forum. Forum ini dihadiri oleh pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri. Indonesia dan perwakilan dari beberapa negara berkesempatan untuk berbagi informasi dan pengalaman mengenai produk halal.
Dalam forum yang diselenggarakan di Gedung SMESCO Jakarta pada Kamis (5/7) ini, dilakukan beberapa presentasi dari perwakilan beberapa negara. Di antaranya adalah Drs. H. Amidhan Shaberah selaku ketua MUI, Adhi Lukman dari Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMI), Dr. Stephan Heck selaku Director Quality of DSM Switzerland, juga Walter Van Hattum, Ketua Delegasi European Union dan juga perwakilan dari berbagai negara lainnya.
Amidhan Shaberah menyampaikan presentasi dengan judul “Why Indonesia as the World Halal Center”. Seperti dituturkan Amidhan, ada beberapa poin yang membuat Indonesia patut disebut sebagai pusat halal dunia. Di antaranya adalah Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbanyak, juga merupakan pasar halal terbesar di dunia. Juga karena adanya sertifikasi halal MUI yang diakui dunia.
Perwakilan dari GAPMI, Adhi Lukman juga memberikan beberapa poin rekomendasi mengenai industri halal dunia. Yang pertama adalah meningkatkan pasokan makanan halal agar memenuhi kebutuhan populasi warga muslim dunia. Yang kedua adalah bisa mengadopsi teknologi secara bijak. Yang ketiga adalah pemerintah harus memberikan regulasi yang jelas mengenai produk halal yang beredar.
Director Quality of DSM Dr. Stephen Heck memaparkan bagaimana produk berkualitas yang diinginkan masyarakat. Menurutnya, produsen perlu meningkatkan sensitifitasnya mengenai kualitas dan keamanan produk, serta transparansi bahan-bahan yang digunakan. Juga produsen juga harus memperhatikan aspek sosial, kepantasan dan lingkungan.
Dalam kesempatan yang sama, Walter Van Hattum dari European Union juga menyampaikan beberapa hal tentang makanan halal di Eropa. Di Eropa, standar makanan halal makin meningkat dan makin memperlihatkan kemajuannya. Bahkan Committee for Standardization (CEN) Eropa telah mengeluarkan Feasibility Study Report yang meneliti soal penyembelihan hewan, prosedur kebersihan, cara tanam, jenis bahan-bahan, dan juga nutrisi akan makanan halal di Eropa.
Dalam akhir presentasinya, Walter memberikan beberapa rekomendasi soal peningkatan akses penjualan makanan halal, di antaranya adalah dengan meningkatkan hubungan antara pemegang saham, meningkatkan kepercayaan dan kewaspadaan, juga lebih memperhatikan proses pengolahan makanan secara lebih seksama.
(odi/dyh)
Dalam forum yang diselenggarakan di Gedung SMESCO Jakarta pada Kamis (5/7) ini, dilakukan beberapa presentasi dari perwakilan beberapa negara. Di antaranya adalah Drs. H. Amidhan Shaberah selaku ketua MUI, Adhi Lukman dari Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMI), Dr. Stephan Heck selaku Director Quality of DSM Switzerland, juga Walter Van Hattum, Ketua Delegasi European Union dan juga perwakilan dari berbagai negara lainnya.
Amidhan Shaberah menyampaikan presentasi dengan judul “Why Indonesia as the World Halal Center”. Seperti dituturkan Amidhan, ada beberapa poin yang membuat Indonesia patut disebut sebagai pusat halal dunia. Di antaranya adalah Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbanyak, juga merupakan pasar halal terbesar di dunia. Juga karena adanya sertifikasi halal MUI yang diakui dunia.
Perwakilan dari GAPMI, Adhi Lukman juga memberikan beberapa poin rekomendasi mengenai industri halal dunia. Yang pertama adalah meningkatkan pasokan makanan halal agar memenuhi kebutuhan populasi warga muslim dunia. Yang kedua adalah bisa mengadopsi teknologi secara bijak. Yang ketiga adalah pemerintah harus memberikan regulasi yang jelas mengenai produk halal yang beredar.
Director Quality of DSM Dr. Stephen Heck memaparkan bagaimana produk berkualitas yang diinginkan masyarakat. Menurutnya, produsen perlu meningkatkan sensitifitasnya mengenai kualitas dan keamanan produk, serta transparansi bahan-bahan yang digunakan. Juga produsen juga harus memperhatikan aspek sosial, kepantasan dan lingkungan.
Dalam kesempatan yang sama, Walter Van Hattum dari European Union juga menyampaikan beberapa hal tentang makanan halal di Eropa. Di Eropa, standar makanan halal makin meningkat dan makin memperlihatkan kemajuannya. Bahkan Committee for Standardization (CEN) Eropa telah mengeluarkan Feasibility Study Report yang meneliti soal penyembelihan hewan, prosedur kebersihan, cara tanam, jenis bahan-bahan, dan juga nutrisi akan makanan halal di Eropa.
Dalam akhir presentasinya, Walter memberikan beberapa rekomendasi soal peningkatan akses penjualan makanan halal, di antaranya adalah dengan meningkatkan hubungan antara pemegang saham, meningkatkan kepercayaan dan kewaspadaan, juga lebih memperhatikan proses pengolahan makanan secara lebih seksama.
(odi/dyh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:20 WIB
Vending Machine Apel Potong Sajikan Camilan Sehat dan Praktis
-
Jumat, 17/05/2013 16:01 WIB
Berkelahi dengan Pengunjung Resto yang Tak Mau Bayar, Chef Ini Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:31 WIB
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
-
Jumat, 17/05/2013 11:49 WIB
Menebus Kangen Seporsi Kupat Tahu Magelang yang Gurih Mantap
-
6 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 15:19 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Bawang Putih dan Kol Bisa Picu Diare
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Di Indonesia, alpukat sering dijadikan jus. Bisa juga dihancurkan, dicampur dengan gula pasir, lalu disantap begitu saja. Di beberapa negara, irisan alpukat menjadi bahan sandwich dan sushi. Ingin mencoba olahan lain, buat saja guacamole.









