Minggu, 01/07/2012 10:59 WIB
Konsumsi Daging Sapi Tingkatkan Penggundulan Hutan
Obat-obatan
- Vaksin; MEVAC ACYW 135
- Vaksin; MENVEO MENINGOCOCCAL Group A, C, W135
- Lumbricum
Minuman dan Bahan Minuman
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
Foto: thinkstock
Jakarta - Konsumsi daging sapi yang terus meningkat ternyata berdampak serius pada lingkungan. Karenanya, himbauan mengurangi konsumsi daging sapi mulai gencar dilakukan di dunia. Bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memberi pengaruh yang serius pada lingkungan!
Hewan yang diternak untuk diambil dagingnya ternyata menggunakan lahan dalam jumlah besar. Lahan-lahan rumput dan tanah yang digunakan untuk bercocok tanam sebagai pakan ternak, semua berasal dari hutan tropis, khususnya Amazon.
Sebuah laporan terbaru dari Union of Concerned Scientists menyebutkan bahwa ekologi menjadi tidak efisien dan orang-orang memang harus mengurangi konsumsi daging sapi.
“Tingkat ketidakefisienan untuk daging sapi sudah tinggi, karena menggunakan sekitar tiga perlima tanah pertanian di dunia, bahkan hanya untuk menghasilkan kurang dari 5% protein dan kurang dari 2% kalori. Produksi daging sapi menyebabkan pemanasan global melalui dampak penggundulan hutam baik secara langsung, melalui padang rumput dan melalui penggunaan pakan ternak. Juga karena metana, perangkap gas panas yang kuat, yang berasal dari perut dan kotoran ternak.”
Salah satu solusinya adalah dengan melakukan pergeseran pola makan dari daging sapi ke ayam dalam skala besar. Hal ini untuk mengurangi dampak dari penggundulan hutan dan memberikan manfaat kesehatan. Juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas ternak dan memperluas lahan yang bukan hutan. Termasuk memanfaatkan silvopastures, yaitu penggabungan kehutanan dan pengembalaan hewan peliharaan dengan cara yang saling menguntungkan, dan mengurangi tingkat konsumsi daging.
Setiap orang diminta berkomitmen untuk membeli daging sapi bebas yang bebas penggundulan hutan dan berupaya mengubah diet mereka. Pemerintah juga didesak untuk segera mengambil tindakan agar masalah ini tak semakin meluas dan makin merusak lingkungan.
(odi/flo)
Hewan yang diternak untuk diambil dagingnya ternyata menggunakan lahan dalam jumlah besar. Lahan-lahan rumput dan tanah yang digunakan untuk bercocok tanam sebagai pakan ternak, semua berasal dari hutan tropis, khususnya Amazon.
Sebuah laporan terbaru dari Union of Concerned Scientists menyebutkan bahwa ekologi menjadi tidak efisien dan orang-orang memang harus mengurangi konsumsi daging sapi.
“Tingkat ketidakefisienan untuk daging sapi sudah tinggi, karena menggunakan sekitar tiga perlima tanah pertanian di dunia, bahkan hanya untuk menghasilkan kurang dari 5% protein dan kurang dari 2% kalori. Produksi daging sapi menyebabkan pemanasan global melalui dampak penggundulan hutam baik secara langsung, melalui padang rumput dan melalui penggunaan pakan ternak. Juga karena metana, perangkap gas panas yang kuat, yang berasal dari perut dan kotoran ternak.”
Salah satu solusinya adalah dengan melakukan pergeseran pola makan dari daging sapi ke ayam dalam skala besar. Hal ini untuk mengurangi dampak dari penggundulan hutan dan memberikan manfaat kesehatan. Juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas ternak dan memperluas lahan yang bukan hutan. Termasuk memanfaatkan silvopastures, yaitu penggabungan kehutanan dan pengembalaan hewan peliharaan dengan cara yang saling menguntungkan, dan mengurangi tingkat konsumsi daging.
Setiap orang diminta berkomitmen untuk membeli daging sapi bebas yang bebas penggundulan hutan dan berupaya mengubah diet mereka. Pemerintah juga didesak untuk segera mengambil tindakan agar masalah ini tak semakin meluas dan makin merusak lingkungan.
(odi/flo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:20 WIB
Vending Machine Apel Potong Sajikan Camilan Sehat dan Praktis
-
Jumat, 17/05/2013 16:01 WIB
Berkelahi dengan Pengunjung Resto yang Tak Mau Bayar, Chef Ini Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:31 WIB
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
-
Jumat, 17/05/2013 11:49 WIB
Menebus Kangen Seporsi Kupat Tahu Magelang yang Gurih Mantap
-
6 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 15:19 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Bawang Putih dan Kol Bisa Picu Diare
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Di Indonesia, alpukat sering dijadikan jus. Bisa juga dihancurkan, dicampur dengan gula pasir, lalu disantap begitu saja. Di beberapa negara, irisan alpukat menjadi bahan sandwich dan sushi. Ingin mencoba olahan lain, buat saja guacamole.









