Kamis, 28/06/2012 16:04 WIB
Makan Kacang Pistachio Bisa Atasi Stres
Coklat dan Permen
- Vitamin B6
- Fondue Chocolate
- Cocoa Mix
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
Mie Instan
Foto: thinkstock
Jakarta - Kacang yang bentuknya mirip almond ini terbungkus dalam kulit tipis dan keras. Bijian berwarna hijau ini mengandung banyak nutrisi. Menurut hasil sebuah penelitian kacang ini dapat membantu mengurangi stres akut.
Kacang pistachio berasal dari Persia terutama Iran. Namun kini sudah banyak tumbuh di Lebanon, Turki, Yunani, India, Pakistan, Amerika Serikat dan negara lainnya. Jenis Pistacia genus ini ukurannya kecil dan berkulit keras.
Tanamannya bisa tumbuh hingga 10 meter dan panjang daunnya sekitar 10-20 cm. Rata-rata satu pohonnya menghasilkan 50 kg kacang saat panen dua tahun sekali. Tidak hanya hijau terkadang bijinya juga berwarna krem atau merah.
Pistachio mengandung cukup nutrisi seperti serat, vitamin B6, thiamin dan fosfor. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pennsylvanis State University menemukan bahwa pistachio dapat membantu menurunkan tekanan darah dan stres akut yang mengakibatkan jantung berdetak cepat.
Responden yang terlibat pada penelitian ini diperintahkan untuk melakukan diet sehat. Mereka juga diminta untuk konsumsi kacang pistachio.
Peneliti mengukur respon detak jantung responen dengan memberikan beberapa soal aritmatika. Dari sinilah mental responden di nilai karena soal yang sulit bisa membuat mereka tegang. Setelah itu mereka juga ditantang untuk merendamkan kaki pada air dingin.
Hasilnya setelah mereka makan kacang pistachio tekanan darah responden bisa turun, jika responden mengkonsumsi pistachio sebanyak 42,5 gram perhari. Studi ini juga telah dipublikasikan secara online dalam journal Hipertension.
“Penelitian ini membutuhkan waktu dan pengujian yang ketat untuk menghubungkan antara makanan dengan tekanan darah,” ungkap Dr. Sheila kepada DailyMail. “Hasil penelitian ini sangat penting diketahui karena memberikan respon positif pada fisiologis,” tambahnya.
(odi/dyh)
Kacang pistachio berasal dari Persia terutama Iran. Namun kini sudah banyak tumbuh di Lebanon, Turki, Yunani, India, Pakistan, Amerika Serikat dan negara lainnya. Jenis Pistacia genus ini ukurannya kecil dan berkulit keras.
Tanamannya bisa tumbuh hingga 10 meter dan panjang daunnya sekitar 10-20 cm. Rata-rata satu pohonnya menghasilkan 50 kg kacang saat panen dua tahun sekali. Tidak hanya hijau terkadang bijinya juga berwarna krem atau merah.
Pistachio mengandung cukup nutrisi seperti serat, vitamin B6, thiamin dan fosfor. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pennsylvanis State University menemukan bahwa pistachio dapat membantu menurunkan tekanan darah dan stres akut yang mengakibatkan jantung berdetak cepat.
Responden yang terlibat pada penelitian ini diperintahkan untuk melakukan diet sehat. Mereka juga diminta untuk konsumsi kacang pistachio.
Peneliti mengukur respon detak jantung responen dengan memberikan beberapa soal aritmatika. Dari sinilah mental responden di nilai karena soal yang sulit bisa membuat mereka tegang. Setelah itu mereka juga ditantang untuk merendamkan kaki pada air dingin.
Hasilnya setelah mereka makan kacang pistachio tekanan darah responden bisa turun, jika responden mengkonsumsi pistachio sebanyak 42,5 gram perhari. Studi ini juga telah dipublikasikan secara online dalam journal Hipertension.
“Penelitian ini membutuhkan waktu dan pengujian yang ketat untuk menghubungkan antara makanan dengan tekanan darah,” ungkap Dr. Sheila kepada DailyMail. “Hasil penelitian ini sangat penting diketahui karena memberikan respon positif pada fisiologis,” tambahnya.
(odi/dyh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
NASA Berikan Dana untuk Produksi Printer Makanan 3D
-
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
-
Resep Kue: Muffin Keju Parmesan
-
Konsumsi Susu pada Wanita Pengaruhi IQ Anak yang Dilahirkan
-
Dengan Tenaga Gowes Sepeda, Toko Ini Bisa Bikin Es Krim Lezat
-
Suara Rusak arena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
Wakame, Nori dan Kombu, Sayuran Laut yang Bernutrisi Tinggi
-
Menu Halal Bawa Perubahan Besar Pada Industri Fast Food Australia
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Kamis, 23/05/2013 17:00 WIB
Pembatasan Asupan Kalori Ternyata Bisa Bikin Otak Lebih Sehat
-
Kamis, 23/05/2013 16:29 WIB
Hmm... Cinnamon Roll Paling Wangi se-Jakarta!
-
Kamis, 23/05/2013 15:44 WIB
NASA Berikan Dana untuk Produksi Printer Makanan 3D
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
-
Kamis, 23/05/2013 14:23 WIB
Resep Kue: Muffin Keju Parmesan
-
Kamis, 23/05/2013 16:29 WIB
Rekomendasi Redaksi
Hmm... Cinnamon Roll Paling Wangi se-Jakarta!
-
Kamis, 23/05/2013 13:59 WIB
Konsumsi Susu pada Wanita Pengaruhi IQ Anak yang Dilahirkan
-
Kamis, 23/05/2013 12:53 WIB
Suara Rusak karena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Kamis, 23/05/2013 15:44 WIB
NASA Berikan Dana untuk Produksi Printer Makanan 3D
-
Kamis, 23/05/2013 13:32 WIB
Dengan Tenaga Gowes Sepeda, Toko Ini Bisa Bikin Es Krim Lezat
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
Kamis, 23/05/2013 11:05 WIB
Menu Halal Bawa Perubahan Besar Pada Industri Fast Food Australia
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Kamis, 23/05/2013 11:47 WIB
Wakame, Nori dan Kombu, Sayuran Laut yang Bernutrisi Tinggi
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
Kamis, 23/05/2013 11:47 WIB
Wakame, Nori dan Kombu, Sayuran Laut yang Bernutrisi Tinggi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Jika makanannya mengandung banyak zat aditif atau tidak mengandung cukup nutrisi, bisa mengganggu kesehatan anak. Padahal sebagain besar jajanan dan makanan diolah dengan berbagai pengawet. Karena itulah perhatikan pola makannya dengan cermat.









