detikfood
Selasa, 19/06/2012 18:43 WIB

Wuah...Segar Nikmat Asinan Kamboja Haji Mansyur!

Fitria Rahmadianti - detikFood
Sayuran dan Olahannya
  • Yu Long Corn Oil Plant extract
  • Wong Coco Sayur Kalengan Jagung Manis
  • VINISI Fruit Coctail (Buah-buahan kalengan)
Vitamin
Ikan dan Produk Olahannya
thumbnail Foto: www.detikfood.com
Panas dan jauh bukan halangan untuk mencicipi asinan ini. Kelezatannya sudah tersiar seantero Jakarta, bahkan sampai ke luar kota! Campuran sayur-sayuran segar disiram dengan kuah kacang dan ditemani dengan kerupuk mie renyah. Siapa bisa tahan?

Jakarta tengah hari yang terik seperti biasa membuat saya kepikiran asinan. Hmm... Pasti rasanya yang asam-pedas-segar bisa membuat mata yang ngantuk ini jadi melek lagi. Berhubung sebentar lagi ulang tahun Jakarta, saya bertekad memuaskan ngidam saya dengan mencari asinan Betawi paling enak se Betawi.

Berbekal informasi dari teman dan rekomendasi dari internet, saya berangkat menuju Rawamangun. Konon, di sinilah salah satu asinan Betawi paling tersohor berada. 'Asinan Kamboja Haji Mansyur', saya membaca ulang tulisan di secarik kertas yang saya bawa-bawa agar tak nyasar.

Patokan warung makan ini adalah Rumah Sakit Persahabatan. Dari situ, Anda bisa bertanya kepada orang sekitar di mana asinan Haji Mansyur. Jangan cuma sebut 'asinan Kamboja', soalnya di Jalan Taman Kamboja ini ada dua asinan Betawi. Letaknya memang masuk agak dalam, di tengah-tengah pemukiman. Namun, di depannya ada tempat parkir cukup luas. Kalau naik angkutan umum dan malas berjalan kaki, naik bajaj saja.

Sesampainya saya di sana, sudah ada beberapa orang yang mengantri ingin membawa pulang asinan. Untung saja tempat makannya yang berkapasitas 24 orang masih sepi. Saya langsung memesan asinan sayur untuk dimakan di tempat. Maklum, sudah tak tahan!

Tak lama kemudian, datanglah sepiring asinan sayur (Rp 10.000) lengkap dengan kerupuk mie dan kerupuk warna merah muda. Seperti umumnya asinan Betawi, isinya terdiri dari tauge, timun, kol, selada, tahu putih, dan kacang tanah. Sayur mayur ini disiram dengan kuah kacang kemerahan yang agak kental.

Kenikmatan asinan ini langsung terasa saat suapan pertama. Sayur-sayurannya segar dan renyah, baru dicampur jika ada yang pesan. Kuahnya nikmat, gurih dan agak pedas, bikin sensasi makan asinan semakin seru. Di sela-sela mengunyah, saya menyeruput es teh manis (Rp 3,000) untuk membilas panas yang tersisa di lidah. Habis itu, saya patahkan kerupuk mie dan mencocol kuah asinan untuk ngemil. Kriuk kriuk! Ujungnya yang agak lembek kena saus jadi makin asyik dikunyah.Next

(odi/fit)

Halaman 1 2

Baca Juga
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).