Selasa, 19/06/2012 16:15 WIB
Konsumsi Alpukat Meningkat Tajam di Amerika
Mie Instan
- Yumi
- Cangak Ular
- Bihunku
Minuman dan Bahan Minuman
Obat-obatan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Teksturnya yang lembut bisa dikonsumsi segala usia. Bisa untuk topping sushi atau campuran salad. Perkebunan alpukat terbesar ada di Meksiko. Saat ini hasil produksi alpukatnya sedang meledak di pasar Amerika.
Warga Amerika sering menyajikan saus alpukat atau guacamole. Buktinya Meksiko mampu memenuhi kebutuhan alpukat di Amerika. Pada tahun 2005, total konsumsi alpukat di Amerika Serikat mencapai sekitar £ 800 ribu sekitar Rp 11,2 Miliar. Di tahun 2011 kebutuhan akan alpukat melonjak hingga £ 1 juta atau Rp. 14 Miliar.
Hasil ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan alpukat berhasil meningkat hingga 42 persen selama enam tahun. Ditahun 2011, sebanyak 61 persen alpukat dari Meksiko masuk ke pasar Amerika.
Karena jumlah konsumsi alpukat yang semakin meningkat, tiap tahunnya Amerika menghabiskan $ 40 juta atau sekitar Rp 360 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Dana tersebut juga termasuk untuk mendidik konsumen agar lebih mengenal produk dengan baik.
Alpukat banyak digunakan dalam restoran cepat saji. “Kami sangat senang bisa menikmati makanan cepat saji atau restoran, karena di situ kami juga bisa menikmati beberapa produk segar,” ujar Mike Brown, Chairman of the Mexican Hass Avocado Importers Association kepada The Huffington Post.
Sebelum akhir tahun 1990-an, pemasok utama alpukat adalah California, namun sayangnya panen alpukat tidak sepanjang tahun. Hingga akhirnya sebagian wilayah di Meksiko telah disertifikasi untuk memasok alpukat ke Amerika Serikat. Alpukat juga tersedia sepanjang tahun.
Penjualan alpukat di Amerika ditargetkan untuk para ibu rumah tangga, penggemar olah raga, dan keluarga yang berpendapatan di atas $ 50.000. Meskipun konsumsinya selalu meningkat, namun kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Tidak seperti 20 tahun lalu, alpukat yang dipasok dari California sangat terbatas dan tergantung pada musim.
Saat ini tiap keluarga akan mendapat kesempatan untuk mengonsumsi alpukat sebanyak 5 kilogram. Tetapi jumlah ini masih terbilang kecil kalau dibandingkan dengan batasan konsumsi alpukat per kapita di Meksiko yang mencapai 20 pon atau sekitar 9,06 kilogram.
(odi/fit)
Warga Amerika sering menyajikan saus alpukat atau guacamole. Buktinya Meksiko mampu memenuhi kebutuhan alpukat di Amerika. Pada tahun 2005, total konsumsi alpukat di Amerika Serikat mencapai sekitar £ 800 ribu sekitar Rp 11,2 Miliar. Di tahun 2011 kebutuhan akan alpukat melonjak hingga £ 1 juta atau Rp. 14 Miliar.
Hasil ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan alpukat berhasil meningkat hingga 42 persen selama enam tahun. Ditahun 2011, sebanyak 61 persen alpukat dari Meksiko masuk ke pasar Amerika.
Karena jumlah konsumsi alpukat yang semakin meningkat, tiap tahunnya Amerika menghabiskan $ 40 juta atau sekitar Rp 360 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Dana tersebut juga termasuk untuk mendidik konsumen agar lebih mengenal produk dengan baik.
Alpukat banyak digunakan dalam restoran cepat saji. “Kami sangat senang bisa menikmati makanan cepat saji atau restoran, karena di situ kami juga bisa menikmati beberapa produk segar,” ujar Mike Brown, Chairman of the Mexican Hass Avocado Importers Association kepada The Huffington Post.
Sebelum akhir tahun 1990-an, pemasok utama alpukat adalah California, namun sayangnya panen alpukat tidak sepanjang tahun. Hingga akhirnya sebagian wilayah di Meksiko telah disertifikasi untuk memasok alpukat ke Amerika Serikat. Alpukat juga tersedia sepanjang tahun.
Penjualan alpukat di Amerika ditargetkan untuk para ibu rumah tangga, penggemar olah raga, dan keluarga yang berpendapatan di atas $ 50.000. Meskipun konsumsinya selalu meningkat, namun kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Tidak seperti 20 tahun lalu, alpukat yang dipasok dari California sangat terbatas dan tergantung pada musim.
Saat ini tiap keluarga akan mendapat kesempatan untuk mengonsumsi alpukat sebanyak 5 kilogram. Tetapi jumlah ini masih terbilang kecil kalau dibandingkan dengan batasan konsumsi alpukat per kapita di Meksiko yang mencapai 20 pon atau sekitar 9,06 kilogram.
(odi/fit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:20 WIB
Vending Machine Apel Potong Sajikan Camilan Sehat dan Praktis
-
Jumat, 17/05/2013 16:01 WIB
Berkelahi dengan Pengunjung Resto yang Tak Mau Bayar, Chef Ini Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:31 WIB
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
-
Jumat, 17/05/2013 11:49 WIB
Menebus Kangen Seporsi Kupat Tahu Magelang yang Gurih Mantap
-
6 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 15:19 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Bawang Putih dan Kol Bisa Picu Diare
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Di Indonesia, alpukat sering dijadikan jus. Bisa juga dihancurkan, dicampur dengan gula pasir, lalu disantap begitu saja. Di beberapa negara, irisan alpukat menjadi bahan sandwich dan sushi. Ingin mencoba olahan lain, buat saja guacamole.









