detikfood
Senin, 11/06/2012 06:53 WIB

Kontestan Tuna Netra Masterchef Amerika Sukses Memukau Juri

Fitria Rahmadianti - detikFood
Kontestan Tuna Netra Masterchef Amerika Sukses Memukau Juri Foto: YouTube
Untuk pertama kalinya, Masterchef Amerika Serikat diikuti oleh kontestan tuna netra. Para juri pun terkagum-kagum dengan kelihaian peserta spesial ini dalam menghasilkan hidangan lezat.

Christine Ha (32 tahun), adalah wanita tuna netra asal Houston, Texas. Ia menderita neuromyelitis optica, penyakit yang menyerang syaraf optik dan tulang belakang. Pada 1999 matanya buta sebelah, kemudian Christine tak lagi bisa melihat pada tahun 2007.

Christine adalah kandidat Master of Fine Arts di University of Houston. Meski tak pernah serius belajar memasak, ia senang menciptakan hidangan lezat, disamping hobi lainnya yakni makan dan menulis blog. The Blind Cook, blog yang ia buat dengan bantuan suaminya, sukses menarik banyak penggemar.

Berdasarkan berita yang dilansir Daily Mail, tahun lalu kru Masterchef membujuk Christine untuk ikut casting setelah melihat blognya. "Mereka mendengar bahwa saya bisa memasak dan punya kisah menarik," ujar Christine.

Saat memasuki ruang audisi, Christine membuat para juri terkejut karena berjalan dengan tongkat, ditemani suaminya. Ia pun membuat 'Vietnamese Catfish with Pickled Vegetables' sambil menjawab keheranan para juri tentang cara memasak tanpa melihat.

"Saya harus lebih banyak mengandalkan indera lain saat memasak, yakni indera perasa, pencium, dan peraba," katanya sambil mengunyah bahan baku yang akan ia gunakan untuk mengenalinya.

Bagaimana dengan penggunaan alat tajam seperti pisau? "Sejak kehilangan penglihatan, saya pernah sekali terluka kecil karena pisau. Untungnya saya cukup hati-hati dan punya teknik memotong yang tepat," tutur Christine. "Yang penting harus terorganisir, hati-hati, dan menggunakan indera lain," tambahnya.

Ketika Christine selesai memasak, para juri yang terdiri dari Gordon Ramsay, Joe Bastianich, dan Graham Elliot mencicipi hidangannya. Mereka kagum akan aroma masakannya yang menggoda dan rasanya yang lezat, sehingga ketiganya setuju meloloskan Christine sebagai kontestan Masterchef.

Menurut Christine, ketiga juri memperlakukannya sama seperti kontestan lain. "Mereka memberi tahu apa yang salah dan benar pada masakan saya. Mereka memberikan kritik membangun dan menilai dengan adil," ucap Christine.

Meski demikian, Masterchef tetap memberikan asisten untuk membantu mengambilkan barang yang ia butuhkan agar Christine tak terganggu dengan batasan waktu.

Wanita berambut pendek ini mengaku terinspirasi almarhumah ibunya dalam bidang kuliner. Ia sering membantu ibunya memasak, namun dulu ia belum tertarik di bidang ini. Sang ibunda meninggal dunia saat Christine berusia 14 tahun, jadi ia belum sempat mengajarkan anaknya memasak.

"Jadi, selama bertahun-tahun saya mencoba menghidupkan kembali ingatan saya akan citarasa hidangan ibu," kenang Christine.



(odi/fit)


Baca Juga
Foto Lain

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan