detikfood
Minggu, 15/04/2012 10:12 WIB

Tahanan Mafia Ini Dibebaskan Lebih Awal Karena Alergi Sayuran

Fitria Rahmadianti - detikFood
Minyak, Emulsi dan Lemak
  • TRHPO
  • FORTUNE FRYING
  • DENOIL
Bumbu-bumbu (Saos, Kecap, dll)
Coklat dan Permen
thumbnail Foto: vip.it
Jakarta - Michele Aiello dihukum 15 tahun penjara karena membantu pencucian uang. Namun, anggota mafia ini tidak menjalani seluruh masa tahanannya. Hakim memnutus bebas 14 tahun lebih awal karena alergi makanan penjara.

Michele (56 tahun) adalah otak di balik operasi pencucian uang di Italia. Lebih dari Rp 9 trilyun uang haram telah ia 'bersihkan' untuk bosnya, Bernardo Provenzano. Michele ditahan di penjara Sulmona, Italia Tengah, sejak tahun 2010.

Rupanya, Michele tak tahan dengan makanan penjara yang kebanyakan berbahan sayur. Beberapa menunya adalah pasta dan buncis, nasi dengan kacang polong, dan sup minestrone. Hal ini disampaikan oleh pengacaranya, Sergio Monaco, saat mengajukan banding.

“Menu yang ditawarkan sangat tidak cocok untuk kondisi medis klien saya. Ia alergi dengan sayur. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatannya,” ujar Sergio, seperti dikutip dari The Telegraph. Ia memberikan keterangan medis sebagai bukti untuk membebaskan Michele.

Saat sidang, hakim Laura Longo mengutip pasal 9 undang-undang pidana Italia. Tertulis bahwa makanan penjara harus memadai, sehat, serta sesuai dengan umur, gender, kesehatan, dan iklim setempat. “Jika napi tetap berada di penjara dan memakan menu yang disediakan, akan ada risiko serius terhadap kesehatannya. Oleh karena itu, ia tidak boleh lagi berada di lapas,” katanya.

Akhirnya, setelah menjalani 12 bulan masa tahanan atau hanya seperlimabelas dari hukuman yang dijatuhkan, Michele keluar dari bui dan menjalani tahanan rumah.



(odi/fit)


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi sales[at]detik.com
    Telepon 021-7941177 (ext.524).