detikfood
rss rss fb tw rss

Senin, 20/02/2012 11:16 WIB

Pemeriksaan Ulang Makanan Organik di Amerika dan Eropa

Dyah Oktabriawatie - detikFood



Pemeriksaan Ulang Makanan Organik di Amerika dan Eropa
Foto: www.huffingtonpost.com
Jakarta - Makanan organik mulai banyak dibudidayakan, karena mutunya yang terjamin harga julanya pun jadi lebih mahal. Makanan organik berupa sayuran dan buah segar serta produk susu. Kriteira organikpun mulai diperketat di Amerika dan Eropa.

Saat ini pemerintah Amerika secara resmi hanya mengakui dua standar untuk makanan organik yaitu USDA's Organic Seal dan sertifikat setara dari Kanada. Itu bisa membaut produsen kesulitan menentukan makanan organik dari luar negeri yang diakui.

Namun NPR melaporkan bahwa kesepakatan penting antara pejabat di Amerika dan Uni Eropa akan membuat makanan dengan sertifikasi makanan organik dipasarkan dengan bebas di Amerika.

Secara umum, metode pertanian organik tidak menggunakan bahan kimia sintetis atau yang berasal dari petroleum dalam produksi bahan makanan. Namun dalam prakteknya bahan-bahan alami untuk tanaman organik ditanam dengan pupuk mineral larut yang rendah. Standar bahan makanan organik yang dijual di pasaran kualitasnya masih kurang.

Beberapa produsen yang membeli produk organik menyatakan, makanan organik lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi. Sebagian besar setuju bahwa pertanian organik lebih baik untuk kesehatan jangka panjang dan juga bisa menjaga lingkungan.

The National Organic Program, telah memantau label “organik” di seluruh Amerika Serikat sejak tahun 1990. Sebelumnya ada instansi lain yang menawarkan standar yang berbeda untuk sertifikasi makanan organik dengan berbagai tingkat kewenangan.

Petani juga terkadang mengeluh tentang biaya sertifikasi USDA yang tinggi juga cara untuk memenuhi standar makanan organik USDA. Beberapa tahun terakhir label “organik” diberi label “alami” yang hampir tidak terkontrol dan bisa disalahgunakan oleh produsen makanan.

(Odi/Odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.


Share

fb   folback

Beri Rating : icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Recommended Reading