detikfood
rss rss fb tw rss

Selasa, 31/01/2012 07:19 WIB

Langkah Praktis Cegah Keracunan Makanan

Fitria Rahmadianti - detikFood



Langkah Praktis Cegah Keracunan Makanan
Foto: foodpoisoningsigns.info
Jakarta - Hati-hati dengan makanan yang Anda makan. Apakah sudah diolah dengan benar dan higienis? Pasalnya, keracunan makanan dapat mendatangkan berbagai masalah, mulai dari gejala mengganggu hingga berakibat kematian.

Keracunan makanan adalah penyakit yang ditimbulkan dari konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri patogen, virus, atau parasit. Hal ini juga bisa disebabkan oleh toksin kimiawi atau alamiah seperti jamur beracun.

Gejala keracunan makanan adalah mual, muntah, sakit kepala, diare, kelelahan, dehidrasi, dan sakit perut. Beberapa kasus serius mengharuskan korban dirawat di rumah sakit. Bahkan, ada pula yang meninggal setelah menyantap makanan tertentu.

Berdasarkan data Food Watch pada tahun 2004, ada 7347 kasus keracunan makanan dengan 45 orang tewas di Indonesia. Sumber terbesarnya adalah masakan rumah tangga (47,1%), diikuti oleh industri jasa boga (22,2%), makanan olahan (15%), serta makanan jajanan (14,4%). Sementara itu, 1,3% kasus tidak dilaporkan.

Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah keracunan makanan. Hal yang paling utama adalah menjaga kebersihan, baik tangan, peralatan dapur, atau area kerja. Jangan lupa cuci tangan setelah dari toilet serta sebelum dan sesudah mengolah makanan. Jaga dapur dari serangga, hama, dan binatang lainnya.

Pisahkan makanan mentah dari makanan matang, terutama daging. Gunakan peralatan (misalnya pisau dan talenan) yang berbeda dengan makanan matang atau non daging. Bungkus secara terpisah agar tidak terjadi kontak antara makanan mentah dengan makanan siap santap.

Sebaiknya semua daging, baik daging merah, daging unggas (ayam dan bebek), maupun makanan laut, dimasak hingga matang. Namun, yang utama adalah daging unggas. Rebus daging ayam dan beberk hingga airnya berwarna bening, bukan merah muda. Masak dengan suhu minimal 70 C , karena pada suhu inilah mikroba patogen mati.

Untuk bahan baku masakan, gunakan air yang sudah terjamin kebersihan dan keamanannya. Pilih makanan segar dan bagus kualitasnya. Pastikan makanan diolah hingga aman dikonsumsi. Untuk sayuran dan buah mentah, cuci di bawah air mengalir. Selain itu, jangan konsumsi makanan yang sudah kadaluwarsa.

(Odi/Odi)


Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.


Share

fb   folback

Artikel Lainnya:

Selengkapnya

Beri Rating : icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Hubungi kami:
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media partner: promosi[at]detik.com
Pemasangan iklan: sales[at]detik.com

Recommended Reading