detikfood
Rabu, 18/01/2012 11:23 WIB

Makanan Rendah Protein Picu Kenaikan Berat Badan

Dyah Oktabriawatie - detikFood
Lain-lain
  • Tokusil FC-L
  • Tokusil FC-H
  • Tokusil FC
Vitamin
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
thumbnail Foto: foodurecognize.wordpress.com
Timbangan berat badan tak pernah bohong. Jika terlalu banyak makan berkalori maka jumlah lemak tubuh akan sama banyak dengan jumlah kalori. Inilah yang diungkap sebuah penelitian baru tentang berat badan.

Anda mungkin mendapatkan penurunan berat badan karena mengurangi makanan mengandung protein. Alasannya karena, kita akan kehilangan massa tubuh dan tidak memiliki lemak pada diet rendah protein atau diet normal.

“Berat badan Anda mungkin akan berkurang karena makan secara berlebihan saat diet rendah protein dan Anda akan kehilangan massa tubuh, bukan karena Anda menyimpan sedikit lemak,” tutur George Bray, seorang penulis utama penelitian dan seorang peneliti obesitas di Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge.

Bray dan timnya meneliti 25 responden dewasa dan sehat, dengan usia 18 hingga 35 tahun dan dirawat inap selama tiga bulan. Berdasarkan kebutuhan kalorinya responden diberikan 950 kalori per hari selama delapan minggu. Responden dibagi menjadi tiga kelompok, responden kelompok pertama menjalani diet rendah protein diberikan ekstra kalori 5% dan protein 50 gperhari.

Kemudian responden yang kedua menjalani diet protein normal dengan tambahan kalori 15% dari protein 150 g sehari. Responden yang ke tiga mengikuti diet tinggi protein tanpa lemak dengan tambahan kalori 26% dari protein 240 g sehari. Masing-masing kelompok memiliki jumlah karbohidrat yang sama yaitu 41% dari jumlah kalori.

Responden diberikan makanan kaya protein seperti daging tanpa lemak, ikan ayam, susu rendah lemak, telur dan kacang-kacangan. Setelah 8 minggu, dilaporkan dalam Journal of American Medical Association, pada kelompok pertama berat badannya turun 3,5 kg. Sedangkan pada diet protein normal turun sebanyak 6,5 kg dan pada kelompok terakhir berat badannya turun hingga 7 kg selama delapan minggu.

Protein berkontribusi pada perubahan massa tubuh Anda. 'Kita perlu makan protein tanpa lemak yang cukup baik untuk membantu mempertahankan tubuh yang ramping', ujar Barbara Rolls, seorang profesor nutrisi di Pennsylvania State University. Dia juga menyarankan untuk menjaga asupan protein yang telah direkomendasikan yaitu 1gr protein per 1 kg berat badan.

(Odi/Odi)


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).