Senin, 16/01/2012 06:09 WIB
Pepsi Didenda 3.1 Juta Dollar Karena Diskriminatif
Roti dan Kue
- Snackit Moon Cake
- Snackit Kue Pia 100 rasa rasa pandan
- Snackit Kue Pia 100 rasa kacang merah
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
Rumah Potong Hewan
Foto: doodlesplatter.com
Jakarta - Kali ini perusahaan minuman Pepsi harus berhadapan dengan urusan hukum. Lantaran berlaku diskriminatif pada calon pegaawai, mereka dituntut membayar 3.1 juta dollar untuk menyelesaikan perkara tersebut.
Dalam proses perekrutan, perusahaan Pepsi mewajibkan pelamarnya menyerahkan surat latar belakang kriminal. Equal Employment Opportunity Commision (EEOC) tak setuju dengan peraturan tersebut. Mereka menyatakan jika hal itu bisa melukai warga kulit hitam dan kaum Hispanic.
Ada lebih dari 300 orang pelamar kerja perusahaan tersebut yang berkulit hitam dan pernah bermasalah dengan hukum. Nyatanya, tidak semuanya dinyatakan bersalah, dan ada beberapa yang terlibat dalam kasus yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar.
Menurut EEOC, menggunakan surat keterangan hukum bisa menjadi illegal jika pekerjaannya tidak punya hubungan langsung. Yang dilakukan oleh Pepsi Beverages Co. sama saja dengan membatasi kesempatan kerja kaum minoritas yang lebih banyak terlibat kasus hukum dibandingkan kaum mayoritas.
Juru bicara Pepsi Beverage, Dave DeCecco, menyatakan persyaratan penyertaan surat keterangan latar belakang kriminal yang digunakan sifatnya netral, untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman. Ia pun menyatakan, pihak perusahaan akan mengkaji ulang kebijakannya dalam merekrut pegawai.
Pihak EEOC yang diwakili oleh Jacqueline Berrien pun merasa salut pada Pepsi Beverages yang mau mengoreksi kembali peraturan perusahaannya. Ia berpendapat jika peraturan yang tak ada hubungannya dengan kinerja karyawan memang seharusnya dihapuskan.
Selanjutnya, Pepsi Beverages Co. akan memberikan laporan berkala ada EEOC mengenai perekrutan pegawainya. Selain itu, mereka juga memberikan pelatihan anti diskriminasi pada anggota perekrutan serta manager perusahaan.
(Odi/Odi)
Dalam proses perekrutan, perusahaan Pepsi mewajibkan pelamarnya menyerahkan surat latar belakang kriminal. Equal Employment Opportunity Commision (EEOC) tak setuju dengan peraturan tersebut. Mereka menyatakan jika hal itu bisa melukai warga kulit hitam dan kaum Hispanic.
Ada lebih dari 300 orang pelamar kerja perusahaan tersebut yang berkulit hitam dan pernah bermasalah dengan hukum. Nyatanya, tidak semuanya dinyatakan bersalah, dan ada beberapa yang terlibat dalam kasus yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar.
Menurut EEOC, menggunakan surat keterangan hukum bisa menjadi illegal jika pekerjaannya tidak punya hubungan langsung. Yang dilakukan oleh Pepsi Beverages Co. sama saja dengan membatasi kesempatan kerja kaum minoritas yang lebih banyak terlibat kasus hukum dibandingkan kaum mayoritas.
Juru bicara Pepsi Beverage, Dave DeCecco, menyatakan persyaratan penyertaan surat keterangan latar belakang kriminal yang digunakan sifatnya netral, untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman. Ia pun menyatakan, pihak perusahaan akan mengkaji ulang kebijakannya dalam merekrut pegawai.
Pihak EEOC yang diwakili oleh Jacqueline Berrien pun merasa salut pada Pepsi Beverages yang mau mengoreksi kembali peraturan perusahaannya. Ia berpendapat jika peraturan yang tak ada hubungannya dengan kinerja karyawan memang seharusnya dihapuskan.
Selanjutnya, Pepsi Beverages Co. akan memberikan laporan berkala ada EEOC mengenai perekrutan pegawainya. Selain itu, mereka juga memberikan pelatihan anti diskriminasi pada anggota perekrutan serta manager perusahaan.
(Odi/Odi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Jumat, 24/05/2013 19:27 WIB
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Jumat, 24/05/2013 18:56 WIB
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Jumat, 24/05/2013 18:39 WIB
Fu Yung Hai Plus Bakmi Goreng Nikmat Dari Resto Legendaris Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 18:14 WIB
250 Perusahaan Akan Ambil Bagian Dalam Moscow Halal Expo
-
Jumat, 24/05/2013 17:37 WIB
Seperti Apa Kira-kira Rasa Kari Biru dan Jus Campuran Ikan dan Cuka?
-
Jumat, 24/05/2013 19:27 WIB
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Jumat, 24/05/2013 18:56 WIB
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 11:53 WIB
Berani Coba? French Fries 1.140 Kalori dari McDonald's Jepang!
-
Jumat, 24/05/2013 17:03 WIB
Ngemil Sop Duren Plus Batagor Kuah, Sedap dan Puas!
-
Jumat, 24/05/2013 13:05 WIB
Tekanan Darah Tinggi? Kendalikan dengan Konsumsi Ubi dan Semangka
-
Jumat, 24/05/2013 18:39 WIB
Fu Yung Hai Plus Bakmi Goreng Nikmat Dari Resto Legendaris Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 11:32 WIB
Agar Tetap Langsing dan Bugar, Makanan Apa yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga?
-
Jumat, 24/05/2013 13:50 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy!
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 14:29 WIB
Perut Kembung? Sebaiknya Jangan Konsumsi Gorengan dan Brokoli
-
Jumat, 24/05/2013 13:50 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy !
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Penderita tekanan darah tinggi jumlahnya makin meningkat. Penyakit yang bisa memicu serangan stroke dan penyakit jantung ini tidak harus diatasi dengan obat-obatan. Beberapa jenis makanan yang rutin dikonsumsi juga bisa mengendalikan tekanan darah.









