detikfood

Kamis, 08/12/2011 09:23 WIB

Jangan Takut Makan Cokelat!

Dyah Oktabriawatie - detikFood
Jangan Takut Makan Cokelat! Foto: valeriebelew.hubpages.com
Banyak iklan cokelat menampilkan model cantik dengan tubuh yang langsing. Hal itu justru membuat orang takut makan cokelat. Karena mereka takut gendut.Tetapi, benarkah cokelat bikin tubuh melar?

Para peneliti di University of Strathclyde di Glasgow mengamati 84 responden wanita berusia 17 tahun. Penelitian dibagi menjadi tiga grup dimana sekitar 63 responden diminta untuk makan cokelat. Kemudian dicek apakah mereka akan merasa bersalah atau tidak setelah memakannya.

Pada penelitian ini ditampilkan iklan cokelat dengan model bertubuh ramping dan hasilnya mereka merasa bersalah dan takut untuk makan cokelat. Sedangkan saat di tampilkan iklan cokelat dengan model iklan bertubuh gemuk, mereka tidak merasa bersalah untuk memakannya dan ingin memanjakan diri dengan makan cokelat.

Dalam jurnal Appetite, pada penelitian sebelumnya mengatakan “Seringkali pada iklan cokelat menampilkan model perempuan bertubuh ideal, sepertinya pembuat iklan berusaha menyampaikan pesan bagaimana makanan ini dapat meningkatkan daya tarik fisik.”

Juga dikatakan, “Pada penelitian kami mengindikasikan penggunaan model bertubuh ramping bertujuan untuk menghindari rasa bersalah saat makan cokelat”. Inilah lima alasan kenapa rasa bersalah untuk makan cokelat harus dihindari:

Menurunkan Tekanan Darah
Makan dark chocolate (tanpa gula) dapat membantu mengendalikan gula darah dan tekanan darah. Berdasarkan penelitian di Italia, orang yang makan 100 gram dark chocolate setiap hari selama 15 hari dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu juga ditemukan bahwa dark chocolate dapat menambah sistem kekebalan tubuh.

Cokelat Mengandung Antioksidan
Cokelat mengandung antioksidan, yang dapat melindungi tubuh dari stres lingkungan. Pada kenyataannya makanan yang manis justru mengandung lebih banyak antioksidan. Blueberry dan teh hijau merupakan contoh bahan makanan lain yang mengandung antioksidan.

Kaya Akan Mineral
Cokelat kaya akan magnesium, yang dapat membantu mengurangi resiko penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Selain itu juga mengandung zat besi dan potasium, yang dapat mengurangi resiko tekanan darah dan stroke.

Rendah GI
GI merupakan Glycemic Index yang menyatakan besarnya pengaruh karbohidrat yang terdapat dalam makanan. Kadar karbohidrat dalam cokelat sering disamakan dengan kue basah atau kue kering. Sebenarnya dark chocoalate memiliki GI yang rendah sehingga gula darah tidak akan melonjak setelah memakannya.

Meningkatkan Suasana Hati
Cokelat juga mengandung senyawa phenylethylamine (PEA) yang dapat menimbulkan perasaan senang dan kemudian dikirim ke otak. Banyak orang yang sedang bad mood memutuskan untuk makan cokelat, dan hasilnya mood mereka berubah menjadi senang.



(Odi/Odi)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan