Senin, 31/10/2011 17:11 WIB
Ini Dia, Gudeg Kalengan Halal Pertama di Indonesia
Daging & Daging Olahan
- Baso YANGINI,
- Daging Segar; VILLA
- Daging Berbumbu BABARAFI
Minuman dan Bahan Minuman
Obat-obatan
Foto: LPPOM MUI
Jakarta - Penggemar gudeg boleh berbahagia. Pasalnya makanan khas Jogjakarta ini, kini tampil dalam kemasan kaleng yang lebih praktis. Soal rasa, gudeg kalengan ini dijamin sama uenaknya ditambah sudah mengantongi sertifikat halal dari LPPOM MUI. Tertarik mencoba?
Siapa yang tidak mengenal gudeg? Masakan khas Jogja-Solo berbahan baku nangka muda, telor bebek, daging ayam dan krecek/kulit sapi ini memang disukai banyak orang. Tak heran kalau rasanya yang enak tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia saja. Oleh karena itu, Bu Tjitro salah satu penjual gudeg terkenal di Jogja terinspirasi untuk menjual gudeg dalam kalengan.
Selama ini Gudeg Bu Tjitro yang terletak di Jl. Janti No. 330, Jogjakarta sudah menjual gudeg sejak tahun 1925. Sehingga pastinya para pencinta gudeg sudah tak asing lagi dengan namanya. Selama lebih dari 80 tahun, akhirnya Gudeng Bu Tjitro pun dapat memperkenalkan gudeg ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri.
Mengingat gudeg kendil tidak terlalu praktis untuk dibawa jauh. Sehingga dengan memakai kemasan, gudeg memang lebih praktis dibawa ke mana saja. Diharapkan gudeg kalengan bisa menjadi alternatif oleh-oleh khas Jogjakarta dan juga dapat merambah pasar manca negara. Untuk menciptakan gudeg yang tahan lama dengan rasa dan aroma yang tidak berubah, manajemen Bu Tjitro menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jogjakarta sebagai pemegang lisensi.
Anon, salah satu pedagang Gudeng Bu Tjitro menjelaskan bahwa gudeg kaleng yang juga dipasarkan di dalam negeri itu sama persis dengan gudeg kendil atau gudeg lain pada umumnya. Komposisinya terdiri dari gudeg dengan santan kental, telor bebek, daging ayam dan krecek. Apalagi porsinya cukup banyak, sekaleng bisa dimakan untuk 2 orang.
Meskipun tanpa bahan pengawet dan MSG, gudeg kaleng tersebut bisa tahan sampai setahun. Selain itu, untuk memenuhi tuntutan konsumen muslim, baik di Indonesia maupun di negara-negara Timur Tengah, Gudeg Bu Tjitro juga telah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Selain praktis, harganya cukup terjangkau yaitu sekitar Rp 25.000,00 per kaleng," jelas Anon seperti dikutip dari Jurnal Halal di arena pameran produk makanan dan kemasan di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kini gudeg kaleng Bu Tjitro sudah dipasarkan di seluruh Indonesia meski pemasarannya belum merata. Selain itu Bu Tjitro juga melayani pembelian delivery lewat rumah makannya. Di luar negeri gudeg kaleng ini sudah dipasarkan di Belanda, Timur Tengah, dan negara Eropa lainnya.
Gudeg Kaleng Bu Tjitro 1925
Jl. Janti No. 330, Jogjakarta
Telp: 0274-564734
(Odi/dev)
Siapa yang tidak mengenal gudeg? Masakan khas Jogja-Solo berbahan baku nangka muda, telor bebek, daging ayam dan krecek/kulit sapi ini memang disukai banyak orang. Tak heran kalau rasanya yang enak tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia saja. Oleh karena itu, Bu Tjitro salah satu penjual gudeg terkenal di Jogja terinspirasi untuk menjual gudeg dalam kalengan.
Selama ini Gudeg Bu Tjitro yang terletak di Jl. Janti No. 330, Jogjakarta sudah menjual gudeg sejak tahun 1925. Sehingga pastinya para pencinta gudeg sudah tak asing lagi dengan namanya. Selama lebih dari 80 tahun, akhirnya Gudeng Bu Tjitro pun dapat memperkenalkan gudeg ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri.
Mengingat gudeg kendil tidak terlalu praktis untuk dibawa jauh. Sehingga dengan memakai kemasan, gudeg memang lebih praktis dibawa ke mana saja. Diharapkan gudeg kalengan bisa menjadi alternatif oleh-oleh khas Jogjakarta dan juga dapat merambah pasar manca negara. Untuk menciptakan gudeg yang tahan lama dengan rasa dan aroma yang tidak berubah, manajemen Bu Tjitro menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jogjakarta sebagai pemegang lisensi.
Anon, salah satu pedagang Gudeng Bu Tjitro menjelaskan bahwa gudeg kaleng yang juga dipasarkan di dalam negeri itu sama persis dengan gudeg kendil atau gudeg lain pada umumnya. Komposisinya terdiri dari gudeg dengan santan kental, telor bebek, daging ayam dan krecek. Apalagi porsinya cukup banyak, sekaleng bisa dimakan untuk 2 orang.
Meskipun tanpa bahan pengawet dan MSG, gudeg kaleng tersebut bisa tahan sampai setahun. Selain itu, untuk memenuhi tuntutan konsumen muslim, baik di Indonesia maupun di negara-negara Timur Tengah, Gudeg Bu Tjitro juga telah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Selain praktis, harganya cukup terjangkau yaitu sekitar Rp 25.000,00 per kaleng," jelas Anon seperti dikutip dari Jurnal Halal di arena pameran produk makanan dan kemasan di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kini gudeg kaleng Bu Tjitro sudah dipasarkan di seluruh Indonesia meski pemasarannya belum merata. Selain itu Bu Tjitro juga melayani pembelian delivery lewat rumah makannya. Di luar negeri gudeg kaleng ini sudah dipasarkan di Belanda, Timur Tengah, dan negara Eropa lainnya.
Gudeg Kaleng Bu Tjitro 1925
Jl. Janti No. 330, Jogjakarta
Telp: 0274-564734
(Odi/dev)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 06:31 WIB
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
-
Kamis, 23/05/2013 18:04 WIB
Hati-hati, Kemasan Plastik Sebabkan Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
Kamis, 23/05/2013 17:34 WIB
Ketagihan Cumi Bakar Mantap Buatan Bagan Seafood!
-
Jumat, 24/05/2013 06:44 WIB
Sempat Dilarang, Akhirnya World Nutella Day Kembali Digelar
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 06:31 WIB
Secangkir Teh Susu Hangat, Untuk Pemicu Energi di Pagi Hari
-
Kamis, 23/05/2013 18:04 WIB
Hati-hati, Kemasan Plastik Sebabkan Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
Kamis, 23/05/2013 12:53 WIB
Suara Rusak karena Pecahan Kaca di Sandwich, Penyanyi Tuntut McDonald's
-
Kamis, 23/05/2013 13:59 WIB
Konsumsi Susu pada Wanita Pengaruhi IQ Anak yang Dilahirkan
-
Kamis, 23/05/2013 10:07 WIB
Lakukan 5 Langkah Ini Jika Mengalami Keracunan Makanan
-
Kamis, 23/05/2013 09:06 WIB
Apakah Anda Sering Makan Terlalu Cepat dan Ngemil Saat Sibuk?
-
Kamis, 23/05/2013 17:34 WIB
Ketagihan Cumi Bakar Mantap Buatan Bagan Seafood!
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
Ingin Punya Kuku Sehat? Konsumsi Strawberry dan Susu Kedelai
-
Kamis, 23/05/2013 12:14 WIB
Mau Makan Pasta Enak dan Sehat? Racik dengan Trik Ini!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Selain ikan, udang juga cumi, jenis hasil laut lain yang populer adalah rumput laut. Jenis rumput laut yang sering digunakan antara lain; wakame, nori dan kombu. Masing-masing punya nutrisi tinggi dan membuat masakan punya cita rasa lebih lezat.









