Kamis, 06/10/2011 12:03 WIB
DairyBoost, Flavor Halal Berbasis Susu
Restoran
- Bananamia Pisang
- Bananafries Pisang
- D' Bananoz Pisang
Susu, Keju dan Es Krim
Mie Instan
Jakarta - Perasa makanan alias flavor ini terbuat dari bahan susu sapi murni. Selain terbuat dari bahan alami, flavor ini juga dapat memberikan efek sangat gurih pada produk makanan. Pastinya pemakaiannya akan lebih nyaman karena kehalalannya telah teruji.
Tidak bisa dipungkiri bahwa konsumsi susu masyarakat Indonesia masih sangat rendah dibanding negara lainnya. Misalkan saja di Belanda mengkonsumsi susu 112 liter/kapita per tahun, Malaysia 25,4 liter/kapita per tahun, sedangkan Indonesia hanya mencapai 1,7 liter/kapita per tahun. Tetapi jika dilihat dari perkembangan susu sapi dunia dari tahun 1995-2007 mencapai 0,8% maka perkembangan konsumsi susu Indonesia mencapai 2,5%. Hal itu dinilai cukup fantastis.
DairyBoost baru-baru ini menggelar seminar sebagai bentuk kepedulian terhadap penikatan kualitas produk pangan dengan berbasis bahan olahan susu. Eko Hari Purnomo, MS.c Ph.D, Food and Science Technology Dep. IPB menyatakan, meskipun konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah tetapi masih akan berkembang pesat.
DairyBoost dikenal sebagai produk flavor alami yang digunakan dalam produk makanan. Flavor tersebut dibuat dari susu segar yang diproses melalui proses biokiamiawi dan menghasilkan produk yang memiliki profil rasa yang kompleks. Berkontribusi pada sensasi rasa lemak mentega atau keju pada makanan.
Selain itu flavor ini memberikan rich creamy mouthfeel untuk produk makanan dan minuman yang rendah lemak. Sehingga produk yang selama ini dianggap memiliki thin flavor dapat memiliki rasa yang sama dengan produk full-fat yang bisanya lebih disukai konsumen.
Dengan tambahan flavor ini, produsen makanan juga dapat menurunkan biaya produksi dengan cara menurunkan proporsi produk olahan susu maupun keju yang ditambahkan para produk akhir.
Produsen makanan tak perlu khawatir dengan penggunaan produk ini, karena DairyBoost telah memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM MUI. Dengan memperoleh sertifikasi halal, produk ini dapat dikonsumsi seluruh kaum muslim tanpa ragu-ragu karena higenis dan juga aman bagi kesetan.
(Odi/dev)
Tidak bisa dipungkiri bahwa konsumsi susu masyarakat Indonesia masih sangat rendah dibanding negara lainnya. Misalkan saja di Belanda mengkonsumsi susu 112 liter/kapita per tahun, Malaysia 25,4 liter/kapita per tahun, sedangkan Indonesia hanya mencapai 1,7 liter/kapita per tahun. Tetapi jika dilihat dari perkembangan susu sapi dunia dari tahun 1995-2007 mencapai 0,8% maka perkembangan konsumsi susu Indonesia mencapai 2,5%. Hal itu dinilai cukup fantastis.
DairyBoost baru-baru ini menggelar seminar sebagai bentuk kepedulian terhadap penikatan kualitas produk pangan dengan berbasis bahan olahan susu. Eko Hari Purnomo, MS.c Ph.D, Food and Science Technology Dep. IPB menyatakan, meskipun konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah tetapi masih akan berkembang pesat.
DairyBoost dikenal sebagai produk flavor alami yang digunakan dalam produk makanan. Flavor tersebut dibuat dari susu segar yang diproses melalui proses biokiamiawi dan menghasilkan produk yang memiliki profil rasa yang kompleks. Berkontribusi pada sensasi rasa lemak mentega atau keju pada makanan.
Selain itu flavor ini memberikan rich creamy mouthfeel untuk produk makanan dan minuman yang rendah lemak. Sehingga produk yang selama ini dianggap memiliki thin flavor dapat memiliki rasa yang sama dengan produk full-fat yang bisanya lebih disukai konsumen.
Dengan tambahan flavor ini, produsen makanan juga dapat menurunkan biaya produksi dengan cara menurunkan proporsi produk olahan susu maupun keju yang ditambahkan para produk akhir.
Produsen makanan tak perlu khawatir dengan penggunaan produk ini, karena DairyBoost telah memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM MUI. Dengan memperoleh sertifikasi halal, produk ini dapat dikonsumsi seluruh kaum muslim tanpa ragu-ragu karena higenis dan juga aman bagi kesetan.
(Odi/dev)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Rabu, 22/05/2013 18:00 WIB
Mampir Ke Toko Roti Korea di Jakarta
-
Rabu, 22/05/2013 17:38 WIB
Hershey Luncurkan Permen Baru di China
-
Rabu, 22/05/2013 16:55 WIB
Bradley Cooper Belajar Masak dari Gordon Ramsay
-
Rabu, 22/05/2013 16:18 WIB
Pemakaian Pemanis Buatan Harus Dicantumkan Pada Kemasan Susu
-
Rabu, 22/05/2013 14:58 WIB
Kandungan Apigenin dalam Teh Chamomile Bisa Menghambat Sel Kanker
-
Rabu, 22/05/2013 18:00 WIB
Mampir Ke Toko Roti Korea di Jakarta
-
Rabu, 22/05/2013 08:09 WIB
Ganti Popok Bayi di Area Tempat Duduk Starbucks, Polisi Ditelepon
-
Rabu, 22/05/2013 09:21 WIB
Berlogo Hello Kitty, Buah Melon Ini Dijual Rp 478 Ribu Perbuah
-
Rabu, 22/05/2013 10:33 WIB
Mau Pesan Hamburger Rp. 49 Juta atau Hot Chocolate Rp. 245 Juta?
-
Rabu, 22/05/2013 06:46 WIB
Sarapan Sehat A la Justin Timberlake dan Carly Rae Jepsen
-
Rabu, 22/05/2013 12:11 WIB
Rutin Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Penyakit Hati
-
Selasa, 21/05/2013 07:21 WIB
Karena Keramahannya, Pelayan Ini Dapat Tip Rp. 4,4 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 06:16 WIB
Sarapan Omelet Keju Agar Berenergi di Pagi Hari
-
Rabu, 22/05/2013 11:27 WIB
Slurp... Dingin-dingin Manis Segar iPhone 5!
-
Rabu, 22/05/2013 12:02 WIB
Membersihkan Noda pada Talenan
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Rabu, 22/05/2013 13:15 WIB
Pola Makan yang Salah Bisa Bikin Mood Berantakan
-
Rabu, 22/05/2013 10:33 WIB
Mau Pesan Hamburger Rp. 49 Juta atau Hot Chocolate Rp. 245 Juta?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Banyak orang berpikir selebritis meraih tubuh indah mereka dengan memangkas asupan sarapan. Tapi, para selebritis mengakui mereka selalu menyempatkan diri menyantap sarapan berbagai hidangan kaya protein dan serat.









