Foto: Bondan WinarnoJakarta -
Meskipun memasaknya perlu waktu agak lama namun rendang khas Minang ini rasanya gurih, pedas enak. Buat lauk makan sahur, hantaran lebaran atau dimakan setiap saat juga enak.
Bahan: 1 kg daging sapi 3 butir kelapa, diambil santan kental dan santan encernya 4 lembar daun jeruk 3 batang serai, memarkan 4 butir asam kandis 100ml minyak goreng 5 gram garam Bumbu: 60 g bawang merah 50 g bawangputih 250 g cabai merah besar 100 g lengkuas 50 g kemiri 2 g cengkeh
Cara membuat :
Haluskan semua bahan Bumbu dengan diulek atau dblender.
Tumis bumbu dengan sedikit minyak goreng hingga wangi.
Masukkan batang serai, daun jeruk, asam kandis dan garam, aduk rata.
Tuangi santan dan dididihkan, masukkan daging.
Masak dengan api kecil selama beberapa jam sampai daging empuk dan bumbu kecoklatan sesuai selera.
Tambahan BW: Ada lagi rendang daging sapi khas Kapau, yaitu dengan tambahan kentang kecil, atau singkong goreng, atau kacang merah. Kacang merah direndam semalam, kemudian direbus tetapi tidak sampai empuk, kemudian ditambahkan pada jam terakhir memasak rendang. Bila terlalu cepat dimasukkan ke dalam rendang, kacang merah akan tergoreng dalam minyak yang terpisah dari santan dan menjadi keras).
Resep diperoleh dari: William W. Wongso WilliamWongso Series Jl. Melawai XII No. 191A Jakarta Selatan
Riset disponsori oleh PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk.
Palembang bukan hanya terkenal akan pempeknya. Di kota ini, pindang yang terbuat dari ikan dengan kuah asam-asam pedas juga sangat populer. Buktinya rumah makan Pindang Meranjat ini tak pernah sepi pengunjung.