Rabu, 22/06/2011 09:56 WIB
Yukhoe: Steak Tartare Mak Nyuss dari Korea
Minyak, Emulsi dan Lemak
- TRHPO
- FORTUNE FRYING
- DENOIL
Vitamin
Kosmetik
Foto: Bondan W
Jakarta - Beberapa bulan yang lalu saya pernah singgah di restoran Korea ini dan mencicipi samgyetang (sup ayam ginseng) yang top markotop! Saya kembali lagi ke resto yang sama karena mendengar bahwa yukhoe (baca yuke, "e" seperti pada tempe)-nya harus dicoba. Kadang-kadang yukhoe juga deija sebagai yukhe atau yukwe.
Karena itu, tanpa berpikir panjang, setiba di resto yang nyaman ini saya pun langsung memesan yukhoe. Ternyata tidak sesederhana itu. “Daging USA atau Australia?” Ah, lihat dulu harganya. Yang dibuat dari daging sapi Australia lebih murah, dibandrol Rp 120 ribu, sedangkan yang daging sapi USA Rp 230 ribu. Tetapi, karena sedang sebel dengan Australia yang memboikot pengiriman sapi ke Indonesia, maka saya pun memilih yukhoe dari daging yang lebih mahal.
Seperti tradisi di resto-resto Korea, tamu selalu disuguhi pan chan (beberapa piring appetizers) , seperti: kim chi, tumis bayam, ikan asin balado, kol nenek (siput sedut), telur dadar, dan lain-lain. Pan chan biasanya disajikan gratis untuk dinikmati sebelum hidangan utama datang.
Yukhoe adalah daging sapi mentah yang diiris tipis-tipis – bukan dicincang. Irisannya setebal dan selebar 2 milimeter. Daging mentah ini diberi berbagai bumbu, dan dionggokkan di atas sebaran potongan julienne buah pir dengan sebutir telur ayam mentah sebagai topping. Bagaimana cara makannya? Ambil sumpit, kucuri daging dengan sedikit minyak wijen, dan aduk daging mentah dengan telur ayam mentah bersama rajangan buah pir. Lalu disantap. OK, jangan dulu merasa jijik. Daging mentah dan telur ayam mentah – sepanjang dijaga kebersihan dan suhunya – adalah makanan sehat dan enak. Harumnya minyak wijen berhasil dengan sempurna "menyelimuti" aroma daging mentah. Sedangkan tekstur pir Korea yang mirip bengkuang membangun kesegaran dan menutupi mushiness tekstur daging mentah.
Yukhoe memang sangat mirip dengan steak tartare yang populer di Prancis. Bedanya, tartar steak dagingnya dicincang. Bumbu-bumbunya juga beda. Steak tartare memakai bumbu-bumbu bubuk seperti: lada hitam, dan oregano. Sedangkan yukhoe memakai bawang putih, lada hitam, gula merah, dan sedikit kochuchang (sambal Korea).
Di Seoul, beberapa kali saya memesan yukhoe dan kadang-kadang disajikan dengan Belgian endive (salad yang rasanya pahit) dan daging mentahnya ditaburi pine nuts dan wijenj sangrai. Di Sam Won House, daging mentahnya disajikan dengan dua iris tebal bawang putih mentah. Mantaap! Hard core!
Harus diakui, yukhoe memang memerlukan proses acwuiring taste untuk dapat disukai. Khususnya bila secara mental kita telah menolak konsep daging atau ikan mentah sebagai sajian yang pantas. Tetapi, sesungguhnya, bagi penyuka yukhoe, sajian ini sungguh merupakan salah satu ikon kuliner terbaik Korea.
Jadi, kalau Anda benar-benar nge-fans dengan Rain (Jung Ji-Hoon), Bae Youn-Jun, Suju, dan bintang-bintang keren Korea lainnya, Anda harus mulai belajar menyukai yukhoe ini. Ayo ke Sam Won. Soalnya, dengan cuaca yang panas seperti di Jakarta, tidak semua resto Korea di sini menyediakan yukhoe di menu-nya. Suhu kamar yang tidak ideal, serta kondisi sanitasi dan higina akan meningkatkan kemunginan/kerentanan pencemaran terhadap daging sapi mentah dan telur ayam mentah.
Sam Won House
Supreme Korean Cuisine
Setiabudi One, GF, Unit B107
Jl. H.R. Rasuna Said kav. 62
Jakarta Pusat
021 52904213
www.samwonhouse.com
(bon/bon)
Karena itu, tanpa berpikir panjang, setiba di resto yang nyaman ini saya pun langsung memesan yukhoe. Ternyata tidak sesederhana itu. “Daging USA atau Australia?” Ah, lihat dulu harganya. Yang dibuat dari daging sapi Australia lebih murah, dibandrol Rp 120 ribu, sedangkan yang daging sapi USA Rp 230 ribu. Tetapi, karena sedang sebel dengan Australia yang memboikot pengiriman sapi ke Indonesia, maka saya pun memilih yukhoe dari daging yang lebih mahal.
Seperti tradisi di resto-resto Korea, tamu selalu disuguhi pan chan (beberapa piring appetizers) , seperti: kim chi, tumis bayam, ikan asin balado, kol nenek (siput sedut), telur dadar, dan lain-lain. Pan chan biasanya disajikan gratis untuk dinikmati sebelum hidangan utama datang.
Yukhoe adalah daging sapi mentah yang diiris tipis-tipis – bukan dicincang. Irisannya setebal dan selebar 2 milimeter. Daging mentah ini diberi berbagai bumbu, dan dionggokkan di atas sebaran potongan julienne buah pir dengan sebutir telur ayam mentah sebagai topping. Bagaimana cara makannya? Ambil sumpit, kucuri daging dengan sedikit minyak wijen, dan aduk daging mentah dengan telur ayam mentah bersama rajangan buah pir. Lalu disantap. OK, jangan dulu merasa jijik. Daging mentah dan telur ayam mentah – sepanjang dijaga kebersihan dan suhunya – adalah makanan sehat dan enak. Harumnya minyak wijen berhasil dengan sempurna "menyelimuti" aroma daging mentah. Sedangkan tekstur pir Korea yang mirip bengkuang membangun kesegaran dan menutupi mushiness tekstur daging mentah.
Yukhoe memang sangat mirip dengan steak tartare yang populer di Prancis. Bedanya, tartar steak dagingnya dicincang. Bumbu-bumbunya juga beda. Steak tartare memakai bumbu-bumbu bubuk seperti: lada hitam, dan oregano. Sedangkan yukhoe memakai bawang putih, lada hitam, gula merah, dan sedikit kochuchang (sambal Korea).
Di Seoul, beberapa kali saya memesan yukhoe dan kadang-kadang disajikan dengan Belgian endive (salad yang rasanya pahit) dan daging mentahnya ditaburi pine nuts dan wijenj sangrai. Di Sam Won House, daging mentahnya disajikan dengan dua iris tebal bawang putih mentah. Mantaap! Hard core!
Harus diakui, yukhoe memang memerlukan proses acwuiring taste untuk dapat disukai. Khususnya bila secara mental kita telah menolak konsep daging atau ikan mentah sebagai sajian yang pantas. Tetapi, sesungguhnya, bagi penyuka yukhoe, sajian ini sungguh merupakan salah satu ikon kuliner terbaik Korea.
Jadi, kalau Anda benar-benar nge-fans dengan Rain (Jung Ji-Hoon), Bae Youn-Jun, Suju, dan bintang-bintang keren Korea lainnya, Anda harus mulai belajar menyukai yukhoe ini. Ayo ke Sam Won. Soalnya, dengan cuaca yang panas seperti di Jakarta, tidak semua resto Korea di sini menyediakan yukhoe di menu-nya. Suhu kamar yang tidak ideal, serta kondisi sanitasi dan higina akan meningkatkan kemunginan/kerentanan pencemaran terhadap daging sapi mentah dan telur ayam mentah.
Sam Won House
Supreme Korean Cuisine
Setiabudi One, GF, Unit B107
Jl. H.R. Rasuna Said kav. 62
Jakarta Pusat
021 52904213
www.samwonhouse.com
(bon/bon)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Fu Yung Hai Plus Bakmi Goreng Nikmat Dari Resto Legendaris Jakarta
-
250 Perusahaan Akan Ambil Bagian Dalam Moscow Halal Expo
-
Seperti Apa Kira-kira Rasa Kari Biru dan Jus Campuran Ikan dan Cuka?
-
Ngemil Sop Duren Plus Batagor Kuah, Sedap dan Puas!
-
Resto Hai di Lao Akan Perkenalkan Noodle Dance di Amerika
-
Pembuatan Greek Yogurt Sebabkan Masalah Polusi di Dunia
-
Resep Anak: Puding Edamame Saus Cokelat
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Jumat, 24/05/2013 19:27 WIB
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Jumat, 24/05/2013 18:56 WIB
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Jumat, 24/05/2013 18:39 WIB
Fu Yung Hai Plus Bakmi Goreng Nikmat Dari Resto Legendaris Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 18:14 WIB
250 Perusahaan Akan Ambil Bagian Dalam Moscow Halal Expo
-
Jumat, 24/05/2013 17:37 WIB
Seperti Apa Kira-kira Rasa Kari Biru dan Jus Campuran Ikan dan Cuka?
-
Jumat, 24/05/2013 19:27 WIB
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Jumat, 24/05/2013 18:56 WIB
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Jumat, 24/05/2013 18:39 WIB
Fu Yung Hai Plus Bakmi Goreng Nikmat Dari Resto Legendaris Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 17:03 WIB
Ngemil Sop Duren Plus Batagor Kuah, Sedap dan Puas!
-
Jumat, 24/05/2013 17:37 WIB
Seperti Apa Kira-kira Rasa Kari Biru dan Jus Campuran Ikan dan Cuka?
-
Jumat, 24/05/2013 18:14 WIB
250 Perusahaan Akan Ambil Bagian Dalam Moscow Halal Expo
-
Jumat, 24/05/2013 16:03 WIB
Pembuatan Greek Yogurt Sebabkan Masalah Polusi di Dunia
-
Jumat, 24/05/2013 15:06 WIB
Togo Burger, Inovasi Kemasan Fast Food Karya Mahasiswa Desain
-
Jumat, 24/05/2013 16:34 WIB
Resto Hai di Lao Akan Perkenalkan Noodle Dance di Amerika
-
Jumat, 24/05/2013 13:50 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy!
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 14:29 WIB
Perut Kembung? Sebaiknya Jangan Konsumsi Gorengan dan Brokoli
-
Jumat, 24/05/2013 13:50 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy !
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Penderita tekanan darah tinggi jumlahnya makin meningkat. Penyakit yang bisa memicu serangan stroke dan penyakit jantung ini tidak harus diatasi dengan obat-obatan. Beberapa jenis makanan yang rutin dikonsumsi juga bisa mengendalikan tekanan darah.









