Senin, 28/02/2011 15:20 WIB
Slruuup... Sedapnya Gulai Sumsum Kambing
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
- Nofrills
- Air Mancur
- Kuda
Restoran
Susu dan Makanan Bayi dan Balita
Foto: Odi/detikFood
Jakarta - Di saat cuaca mendung dan dingin, semangkuk gulai sumsum kambing bisa jadi santapan yang menghangatkan. Kuahnya bening berempah dengan aroma wangi semerbak. Ditambah dengan satai kambing yang empuk-empuk gurih manis tanpa bau tajam. Wah, badanpun jadi hangat dan penuh semangat lagi!
Yang hangat dan berkuah hampir selalu jadi pilihan jika cuaca sedang tak menentu. Sate kambing, sop atau gulai kambing selalu jadi favorit. Di Jakarta, hampir semua resto atau warung gulai san sate kambing didominasi oleh aliran Solo dan Tegal atau Jawa Tengah.
Sekali ini sengaja saya kembali mampir ke Cafe Cangkir. Kafe ini dimiliki oleh pasangan Yoke dan suaminya Christian Hadinata, pebulutangkis legendaris. Dulu, tempat yang ada di Jl. Panglima Polim ini menjadi toko barang-barang pecah belah impor dari Eropa. Belakangan baru berubah menjadi kafe dengan aneka menu yang menggiurkan.
Soal sate kambing yang top di cafe ini sudah sering saya dengar. Kepulan asap yang menguar di sisi kiri cafe, langsung menusuk hidung. Wangi menggelitik!. Sate kambing di sini yang top adalah sineureut (daging has dalam kambing), bisa pakai lemak atau tidak. Sialnya, sore itu persediaan sedang habis. Jadilah sate kambing biasa yang saya pesan. "Yang ini juga empuk sekali," demikian sang pelayan meyakinkan.
Jangan berpikir kalau cafe dengan jualan sate kambing sebagai andalan, ada menu klasik pendampingnya. Memang ada gulai kambing dan gulai sumsum kambing. Namun, buat yang tak suka daging kambing ada menu lain seperti; mi kangkung, nasi timbel, laksa, spaghetti oglio olio, spaghetti bolognese dan kupat tahu petis. Maka selain gulai sumsum kambing,sate kambing, saya juga pesan kupat tahu petis.
Yang pertama disajikan adalah gulai sumsum kambing. Yang ini bukan gulai gaya Sumatra tetapi gaya Jawa. Kuahnya kuning dengan sedikit genangan minyak berwarna oranye kemerahan di pinggirnya. Tidak terlalu kental. Isinya 3 potong tulang kaki kambing berikut sempalan daging disisi-sisinya.
Slruupp... hirupan pertama langsung terasa jejak bumbu yang lengkap, tidak berlebihan dan ringan. Daging kambingnya sangat empuk. Sedikit berbalut lemak sehingga rasanya kenyal-kenyal gurih. Tanpa tambahan sambal rawitpun sudah cukup tonjokan pedasnya. Paling pas pastinya disuap dengan nasi hangat.
Setelah daging yang adadi keliling tulang habis, giliran mengeksekusi sumsum tulangnya. Untuk ini disediakan sedotan berwarna hitam. Tinggal dicolokkan ke dalam lubang tulang kaki yang tak berapa besar. Slruuup... langsung sumsum yang lembut gurih berpindah ke mulut. Selaian harus segera dituntaskan, gulai sumsusm ini memang harus hangat-hangat disantap. Maka jadi lebih cepat tandas!
Sate kambingnya juga senasib. Memang benar seperti kata pelayan, sate kambingnya empuk benar, tanpa lemak dan aroma tajam. Dengan sedikit cocolan kecap manis plus rajangan cabai rawit, nyam.. nyam.. makin lengkap enaknya. Jadi yang kurang suka lemak seperti saya dijamin aman menyantap sate kambing yang satu ini.
Kupat tahu petis, makanan tradisional gaya Surabaya ini disajikan dalam porsi sedang. Irisan lontong, ditimbuni potongan tahu Bandung dan tauge. Kuahnya kecokelatan kental. Ada rasa manis petis udang berbaur dengan kacang tanah. Gurih-gurih manis. Tidak ada rasa manis yang berlebihan, demikian juga gurihnya. Buat penyuka petis udang seperti saya, bakal terhibur dengan porsi petisnya yang lumayan nendang.
Wah, sebenarnya saya mengincar es cendol yang terkenal enak di kafe ini. Tapi apa daya perut sudah terasa penuh. Padahal ada colenak, poffertjes, peach melba dan bajigur yang menggoda. Harga yang dipatok juga sesuai dengan enaknya sajian. Sate kambing Rp. 40.000,00, Gulai sumsum kambing Rp. 40.000,00 dan kupat tahu petis Rp.29.000,00.
Cafe Cangkir
Jl. Panglima Polim IX No. 12 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 7246526
(gst/dev)
Yang hangat dan berkuah hampir selalu jadi pilihan jika cuaca sedang tak menentu. Sate kambing, sop atau gulai kambing selalu jadi favorit. Di Jakarta, hampir semua resto atau warung gulai san sate kambing didominasi oleh aliran Solo dan Tegal atau Jawa Tengah.
Sekali ini sengaja saya kembali mampir ke Cafe Cangkir. Kafe ini dimiliki oleh pasangan Yoke dan suaminya Christian Hadinata, pebulutangkis legendaris. Dulu, tempat yang ada di Jl. Panglima Polim ini menjadi toko barang-barang pecah belah impor dari Eropa. Belakangan baru berubah menjadi kafe dengan aneka menu yang menggiurkan.
Soal sate kambing yang top di cafe ini sudah sering saya dengar. Kepulan asap yang menguar di sisi kiri cafe, langsung menusuk hidung. Wangi menggelitik!. Sate kambing di sini yang top adalah sineureut (daging has dalam kambing), bisa pakai lemak atau tidak. Sialnya, sore itu persediaan sedang habis. Jadilah sate kambing biasa yang saya pesan. "Yang ini juga empuk sekali," demikian sang pelayan meyakinkan.
Jangan berpikir kalau cafe dengan jualan sate kambing sebagai andalan, ada menu klasik pendampingnya. Memang ada gulai kambing dan gulai sumsum kambing. Namun, buat yang tak suka daging kambing ada menu lain seperti; mi kangkung, nasi timbel, laksa, spaghetti oglio olio, spaghetti bolognese dan kupat tahu petis. Maka selain gulai sumsum kambing,sate kambing, saya juga pesan kupat tahu petis.
Yang pertama disajikan adalah gulai sumsum kambing. Yang ini bukan gulai gaya Sumatra tetapi gaya Jawa. Kuahnya kuning dengan sedikit genangan minyak berwarna oranye kemerahan di pinggirnya. Tidak terlalu kental. Isinya 3 potong tulang kaki kambing berikut sempalan daging disisi-sisinya.
Slruupp... hirupan pertama langsung terasa jejak bumbu yang lengkap, tidak berlebihan dan ringan. Daging kambingnya sangat empuk. Sedikit berbalut lemak sehingga rasanya kenyal-kenyal gurih. Tanpa tambahan sambal rawitpun sudah cukup tonjokan pedasnya. Paling pas pastinya disuap dengan nasi hangat.
Setelah daging yang adadi keliling tulang habis, giliran mengeksekusi sumsum tulangnya. Untuk ini disediakan sedotan berwarna hitam. Tinggal dicolokkan ke dalam lubang tulang kaki yang tak berapa besar. Slruuup... langsung sumsum yang lembut gurih berpindah ke mulut. Selaian harus segera dituntaskan, gulai sumsusm ini memang harus hangat-hangat disantap. Maka jadi lebih cepat tandas!
Sate kambingnya juga senasib. Memang benar seperti kata pelayan, sate kambingnya empuk benar, tanpa lemak dan aroma tajam. Dengan sedikit cocolan kecap manis plus rajangan cabai rawit, nyam.. nyam.. makin lengkap enaknya. Jadi yang kurang suka lemak seperti saya dijamin aman menyantap sate kambing yang satu ini.
Kupat tahu petis, makanan tradisional gaya Surabaya ini disajikan dalam porsi sedang. Irisan lontong, ditimbuni potongan tahu Bandung dan tauge. Kuahnya kecokelatan kental. Ada rasa manis petis udang berbaur dengan kacang tanah. Gurih-gurih manis. Tidak ada rasa manis yang berlebihan, demikian juga gurihnya. Buat penyuka petis udang seperti saya, bakal terhibur dengan porsi petisnya yang lumayan nendang.
Wah, sebenarnya saya mengincar es cendol yang terkenal enak di kafe ini. Tapi apa daya perut sudah terasa penuh. Padahal ada colenak, poffertjes, peach melba dan bajigur yang menggoda. Harga yang dipatok juga sesuai dengan enaknya sajian. Sate kambing Rp. 40.000,00, Gulai sumsum kambing Rp. 40.000,00 dan kupat tahu petis Rp.29.000,00.
Cafe Cangkir
Jl. Panglima Polim IX No. 12 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 7246526
(gst/dev)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 14:38 WIB
Libido Wanita Bisa Turun Gara-gara Kedelai dan Daun Mint
-
Sabtu, 18/05/2013 13:27 WIB
Jika Ingin Bekerja di Cold Stone Jepang Harus Bisa Menyanyi
-
Sabtu, 18/05/2013 12:46 WIB
Agar Mata Sehat Konsumsilah Jeruk dan Kacang Merah
-
Sabtu, 18/05/2013 15:23 WIB
Slruup! Matcha Beer, Bir dengan Wangi Teh Hijau
-
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Zuccotto, Cake Lembut Creamy Lezat Asal Italia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:20 WIB
Vending Machine Apel Potong Sajikan Camilan Sehat dan Praktis
-
Jumat, 17/05/2013 16:01 WIB
Berkelahi dengan Pengunjung Resto yang Tak Mau Bayar, Chef Ini Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:31 WIB
Cokelat Asli Indonesia Disulap a la Molecular Gastronomy
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
-
Jumat, 17/05/2013 11:49 WIB
Menebus Kangen Seporsi Kupat Tahu Magelang yang Gurih Mantap
-
6 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 15:19 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Bawang Putih dan Kol Bisa Picu Diare
-
Jumat, 17/05/2013 10:44 WIB
Agar Kadar Kolesterol dan Gula Darah Stabil, Konsumsi Jahe Secara Rutin
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Di Indonesia, alpukat sering dijadikan jus. Bisa juga dihancurkan, dicampur dengan gula pasir, lalu disantap begitu saja. Di beberapa negara, irisan alpukat menjadi bahan sandwich dan sushi. Ingin mencoba olahan lain, buat saja guacamole.









