Senin, 21/02/2011 13:44 WIB
Kesederhanaan Sie Reboh yang Memukau
Susu, Keju dan Es Krim
- Bonigrasa whey powder
- DMine
- Nichojess
Rumah Potong Hewan
Restoran
Foto: Bondan W
Aceh - Justru kesederhanaan sajian inilah yang membuatnya punya daya pukau tinggi. Masakan sederhana dengan nama sederhana. Sie reboh (juga acap dieja sebagai: tie reuboh) berarti daging rebus. Yang dimaksud tentu saja adalah daging sapi. Tetapi, ada juga yang suka memakai daging kambing.
Prosesnya pun sangat sederhana. Daging sapi direbus dengan bawang putih, cabe rawit, garam, dan cuka, kemudian dilumuri perasan jeruk nipis dan diangin-anginkan selama sehari semalam. Setelah layu dan agak kering, daging dipotong dadu dan digoreng. Seringkali ketika menggoreng ditambahi potongan bawang merah untuk mendapatkan aroma dan nuansa rasa tambahan yang cantik.
Citarasa alami daging sapi masih kuat, dengan bumbu minimalis yang mencuatkan sedikit asam, sedikit pedas, gurih - dibalut aroma harum yang memukau. Justru bumbu-bumbunya yang minimalis itu menuntut keahlian untuk menyeimbangkan masing-masing unsur pencipta rasa dan aroma.
Kunci kekhasan sajian ini adalah pada cuka enau yang digunakan untuk menciptakan rasa asam. Cuka enau itu juga jamak disebut cuka ijuk atau cuka gampong. Aromanya lebih harum bila dibanding dengan cuka makan atau asam cuka botolan. Jenis cuka ini masih populer dan banyak dijajakan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Daging rebus khas Aceh ini citarasanya sangat mirip dengan dendeng baraciak khas Solok, Sumatra Barat. Bedanya, dendeng baraciak beraroma ketumbar, sedangkan daging rebus lebih menguarkan aroma cuka dan daging layu yang sangat khas. Beda yang lain: dendeng baraciak diproses dari daging mentah tebal yang dibumbui dan kemudian dijemur, sedangkan sie rebus melalui proses perebusan terlebih dulu. Daging tebal yang setengah kering juga menciptakan tekstur kenyal-empuk yang nyaman pada geligi.
Sayangnya, kesederhanaan sie reboh ini tampaknya juga telah membuatnya dipandang dengan sebelah mata. Di seluruh Banda Aceh, misalnya, saya tidak pernah menemukan sajian ini di rumah makan. Untungnya, bila diundang ke rumah orang, masih cukup banyak yang menyajikan sie reboh yang lezat ini. Daging rebus khas Aceh ini juga masih cukup sering hadir pada berbagai perhelatan.
Untuk menyantap nasi hangat, daging rebus ini cocoknya dipadankan dengan tumis bungong kates (bunga pepaya) yang juga populer di Aceh. Keduanya merupakan padu-padan yang segar. Tetapi, bila menginginkan citarasa yang gurih, pairing yang cocok untuk daging rebus adalah gulai plik u kental. Plik u adalah kelapa parut yang dibusukkan (difermentasikan) dan kemudian ditumbuk, umumnya dipakai untuk membuat gulai kental dari on muling (daun mlinjo) yang dirajang halus.
Tentu saja, tidak ada sajian Nusantara yang tidak cocok bila disanding dengan sambal yang pedasnya nonjok. Untuk sie reboh, sambal yang berminyak menjadi pendamping ideal. Dengan cabe rawit dan kecap manis pun sie reboh tidak menolak untuk menjadi pasangan serasi.
Mangat that! Lezat sekali!
(gst/odi)
Prosesnya pun sangat sederhana. Daging sapi direbus dengan bawang putih, cabe rawit, garam, dan cuka, kemudian dilumuri perasan jeruk nipis dan diangin-anginkan selama sehari semalam. Setelah layu dan agak kering, daging dipotong dadu dan digoreng. Seringkali ketika menggoreng ditambahi potongan bawang merah untuk mendapatkan aroma dan nuansa rasa tambahan yang cantik.
Citarasa alami daging sapi masih kuat, dengan bumbu minimalis yang mencuatkan sedikit asam, sedikit pedas, gurih - dibalut aroma harum yang memukau. Justru bumbu-bumbunya yang minimalis itu menuntut keahlian untuk menyeimbangkan masing-masing unsur pencipta rasa dan aroma.
Kunci kekhasan sajian ini adalah pada cuka enau yang digunakan untuk menciptakan rasa asam. Cuka enau itu juga jamak disebut cuka ijuk atau cuka gampong. Aromanya lebih harum bila dibanding dengan cuka makan atau asam cuka botolan. Jenis cuka ini masih populer dan banyak dijajakan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Daging rebus khas Aceh ini citarasanya sangat mirip dengan dendeng baraciak khas Solok, Sumatra Barat. Bedanya, dendeng baraciak beraroma ketumbar, sedangkan daging rebus lebih menguarkan aroma cuka dan daging layu yang sangat khas. Beda yang lain: dendeng baraciak diproses dari daging mentah tebal yang dibumbui dan kemudian dijemur, sedangkan sie rebus melalui proses perebusan terlebih dulu. Daging tebal yang setengah kering juga menciptakan tekstur kenyal-empuk yang nyaman pada geligi.
Sayangnya, kesederhanaan sie reboh ini tampaknya juga telah membuatnya dipandang dengan sebelah mata. Di seluruh Banda Aceh, misalnya, saya tidak pernah menemukan sajian ini di rumah makan. Untungnya, bila diundang ke rumah orang, masih cukup banyak yang menyajikan sie reboh yang lezat ini. Daging rebus khas Aceh ini juga masih cukup sering hadir pada berbagai perhelatan.
Untuk menyantap nasi hangat, daging rebus ini cocoknya dipadankan dengan tumis bungong kates (bunga pepaya) yang juga populer di Aceh. Keduanya merupakan padu-padan yang segar. Tetapi, bila menginginkan citarasa yang gurih, pairing yang cocok untuk daging rebus adalah gulai plik u kental. Plik u adalah kelapa parut yang dibusukkan (difermentasikan) dan kemudian ditumbuk, umumnya dipakai untuk membuat gulai kental dari on muling (daun mlinjo) yang dirajang halus.
Tentu saja, tidak ada sajian Nusantara yang tidak cocok bila disanding dengan sambal yang pedasnya nonjok. Untuk sie reboh, sambal yang berminyak menjadi pendamping ideal. Dengan cabe rawit dan kecap manis pun sie reboh tidak menolak untuk menjadi pasangan serasi.
Mangat that! Lezat sekali!
(gst/odi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Sabtu, 25/05/2013 14:07 WIB
Mau Berolahraga? Sebaiknya Konsumsi 7 Minuman Ini!
-
Sabtu, 25/05/2013 13:10 WIB
Cantiknya Gerai Starbucks Kobe dan Seoul yang Berdesain Unik
-
Sabtu, 25/05/2013 12:32 WIB
Berapa Sebenarnya Takaran Selai Kacang dan Mie Instan untuk Sekali Makan?
-
Sabtu, 25/05/2013 11:36 WIB
Yuk, Ajak Si Kecil Bikin Hot Dog dan Puding Cokelat yang Enak!
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Gara-gara Panaskan Kue Eccles, Tiga Kebakaran Terjadi di Inggris
-
Sabtu, 25/05/2013 14:07 WIB
Mau Berolahraga? Sebaiknya Konsumsi 7 Minuman Ini!
-
Sabtu, 25/05/2013 13:10 WIB
Cantiknya Gerai Starbucks Kobe dan Seoul yang Berdesain Unik
-
Sabtu, 25/05/2013 12:32 WIB
Berapa Sebenarnya Takaran Selai Kacang dan Mie Instan untuk Sekali Makan?
-
Sabtu, 25/05/2013 11:36 WIB
Yuk, Ajak Si Kecil Bikin Hot Dog dan Puding Cokelat yang Enak!
-
Jumat, 24/05/2013 19:27 WIB
Pahlawan Kasus Penculikan Dapat Burger Gratis Seumur Hidup
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Gara-gara Panaskan Kue Eccles, Tiga Kebakaran Terjadi di Inggris
-
Jumat, 24/05/2013 18:56 WIB
Bayi yang Selalu Habiskan Susu Botol, Cenderung Obesitas Saat Dewasa
-
Jumat, 24/05/2013 07:07 WIB
Apa Menu Sarapan Orang Filipina dan Vietnam?
-
Jumat, 24/05/2013 17:03 WIB
Ngemil Sop Duren Plus Batagor Kuah, Sedap dan Puas!
-
Jumat, 24/05/2013 18:39 WIB
Fu Yung Hai Plus Bakmi Goreng Nikmat Dari Resto Legendaris Jakarta
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
1 Komentar
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 14:29 WIB
Perut Kembung? Sebaiknya Jangan Konsumsi Gorengan dan Brokoli
-
Jumat, 24/05/2013 13:50 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy !
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Penderita tekanan darah tinggi jumlahnya makin meningkat. Penyakit yang bisa memicu serangan stroke dan penyakit jantung ini tidak harus diatasi dengan obat-obatan. Beberapa jenis makanan yang rutin dikonsumsi juga bisa mengendalikan tekanan darah.










