Senin, 08/11/2010 10:33 WIB
Paru Kriuk dalam Sobet H. Ma'ruf
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
- Nofrills
- Air Mancur
- Kuda
Restoran
Susu dan Makanan Bayi dan Balita
Foto: Bondan W
Jakarta - Bila menurut Wikipedia, istilah Sobet alias Soto Betawi baru "lahir" dalam wacana kuliner Indonesia sekitar tahun 1977-1978. Sotonya sendiri sudah lama hadir, tetapi penamaan Soto Betawi baru pertama kali dipakai oleh seorang penjual soto di THR Lokasari (dulu Prinsenpark) di Jalan Mangga Besar. Warung yang di-claim sebagai perintis Sobet itu bahkan kini sudah hilang dari peredaran.
Tentu saja saya tidak serta-merta mempercayai claim Wikipedia itu. Soalnya, di awal dasawarsa 1970-an saya sudah mengenal Sobet H. Ma'ruf. Pak Haji sudah berjualan Sobet sejak tahun 1956. Warungnya yang pertama berlokasi di dekat Kantor Imigrasi, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Sekarang, bangunan pusaka itu sudah dipugar dan berubah fungsi menjadi sebuah bar yang populer.
Dari pojokan Jl. Teuku Umar, H. Ma'ruf pindah ke Jalan Jambu. Kemudian, sejak pertengahan 1970-an, warung ini pindah ke lokasinya yang sekarang - di dalam kompleks Taman Ismail Marzuki.
Menurut pengalaman saya menikmati Sobet H. Ma'ruf selama hampir 40 tahun, rasanya tidak bergeser dari pakem aslinya. Contohnya, ketika kebanyakan Sobet sekarang sudah memakai susu sebagai pengganti sebagian santan, H. Ma'ruf tetap murni menggunakan santan. Susu memang membuat kuahnya lebih mulus, tetapi tidak segurih santan.
Sekalipun memakai papan nama bertulisan Rumah Makan Betawi, tetapi H. Ma'ruf ternyata hanya menyajian soto dan sate. Keduanya sama-sama dihargai Rp 26 ribu per porsi, termasuk nasi. Tidak ada masakan Betawi lain, seperti: bandeng pesmol, gabus pucung, dan lain-lain.
Sate kambingnya boleh dilewatkan. Bukannya tidak enak, tetapi memang kualitasnya rata-rata. Tidak istimewa. Tetapi, sotonya masih tetap juara dan senantiasa dirindukan penggemarnya. Santannya kental dan gurih - sekalipun cenderung agak asin - dengan isi yang cukup generous.
Seperti umumnya Sobet, soto H. Ma'ruf ini isinya dibuat dari daging dan jerohan sapi - bukan kambing. Mirip seperti definisi mutlak Soto Padang, daging dan jerohan yang dipakai untuk Sobet harus digoreng dulu - kecuali babat dan usus. Daging dan jerohan sudah empuk dimasak dalam kuah soto, kemudian digoreng garing. Default lain di dalam Sobet adalah emping mlinjo dan irisan tomat.
Keistimewaan Sobet H. Ma'ruf, bagi saya, adalah paru gorengnya yang tetap kriuk sekalipun sudah direndam dalam kuah soto yang mlekoh. Kadang-kadang, bila sedang mood, saya bahkan hanya memesan soto paru di H. Ma'ruf ini.
Berdasarkan isinya, Sobet memang mempunyai derivatif yang lain. Setidaknya ada dua jenis Sobet, yaitu: Soto Tangkar, dan Soto Kaki Kambing yang kemudian malah populer dengan istilah Sop Kaki Kambing. Keduanya memakai kuah yang sama. Soto Tangkar isinya adalah tangkar - yaitu istilah Sunda untuk menyebut tulang muda sapi.
Sekarang, Sobet juga sudah hadir dengan versi bening - tanpa santan. Sayangnya, H. Ma'ruf belum menjual Sobet bening ini. Penjual Sobet yang sekarang sudah bertebaran di mana-mana pun tidak sebatas orang Betawi asli. Di daerah Kota ada beberapa penjual Sobet dari keturunan Tionghoa yang populer dan sangat laris jualannya. (Bondan Winarno)
RM Betawi Soto H. Ma'ruf
Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya 73
Jakarta Pusat
021 3148817
(gst/eka)
Tentu saja saya tidak serta-merta mempercayai claim Wikipedia itu. Soalnya, di awal dasawarsa 1970-an saya sudah mengenal Sobet H. Ma'ruf. Pak Haji sudah berjualan Sobet sejak tahun 1956. Warungnya yang pertama berlokasi di dekat Kantor Imigrasi, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Sekarang, bangunan pusaka itu sudah dipugar dan berubah fungsi menjadi sebuah bar yang populer.
Dari pojokan Jl. Teuku Umar, H. Ma'ruf pindah ke Jalan Jambu. Kemudian, sejak pertengahan 1970-an, warung ini pindah ke lokasinya yang sekarang - di dalam kompleks Taman Ismail Marzuki.
Menurut pengalaman saya menikmati Sobet H. Ma'ruf selama hampir 40 tahun, rasanya tidak bergeser dari pakem aslinya. Contohnya, ketika kebanyakan Sobet sekarang sudah memakai susu sebagai pengganti sebagian santan, H. Ma'ruf tetap murni menggunakan santan. Susu memang membuat kuahnya lebih mulus, tetapi tidak segurih santan.
Sekalipun memakai papan nama bertulisan Rumah Makan Betawi, tetapi H. Ma'ruf ternyata hanya menyajian soto dan sate. Keduanya sama-sama dihargai Rp 26 ribu per porsi, termasuk nasi. Tidak ada masakan Betawi lain, seperti: bandeng pesmol, gabus pucung, dan lain-lain.
Sate kambingnya boleh dilewatkan. Bukannya tidak enak, tetapi memang kualitasnya rata-rata. Tidak istimewa. Tetapi, sotonya masih tetap juara dan senantiasa dirindukan penggemarnya. Santannya kental dan gurih - sekalipun cenderung agak asin - dengan isi yang cukup generous.
Seperti umumnya Sobet, soto H. Ma'ruf ini isinya dibuat dari daging dan jerohan sapi - bukan kambing. Mirip seperti definisi mutlak Soto Padang, daging dan jerohan yang dipakai untuk Sobet harus digoreng dulu - kecuali babat dan usus. Daging dan jerohan sudah empuk dimasak dalam kuah soto, kemudian digoreng garing. Default lain di dalam Sobet adalah emping mlinjo dan irisan tomat.
Keistimewaan Sobet H. Ma'ruf, bagi saya, adalah paru gorengnya yang tetap kriuk sekalipun sudah direndam dalam kuah soto yang mlekoh. Kadang-kadang, bila sedang mood, saya bahkan hanya memesan soto paru di H. Ma'ruf ini.
Berdasarkan isinya, Sobet memang mempunyai derivatif yang lain. Setidaknya ada dua jenis Sobet, yaitu: Soto Tangkar, dan Soto Kaki Kambing yang kemudian malah populer dengan istilah Sop Kaki Kambing. Keduanya memakai kuah yang sama. Soto Tangkar isinya adalah tangkar - yaitu istilah Sunda untuk menyebut tulang muda sapi.
Sekarang, Sobet juga sudah hadir dengan versi bening - tanpa santan. Sayangnya, H. Ma'ruf belum menjual Sobet bening ini. Penjual Sobet yang sekarang sudah bertebaran di mana-mana pun tidak sebatas orang Betawi asli. Di daerah Kota ada beberapa penjual Sobet dari keturunan Tionghoa yang populer dan sangat laris jualannya. (Bondan Winarno)
RM Betawi Soto H. Ma'ruf
Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya 73
Jakarta Pusat
021 3148817
(gst/eka)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
-
Rabu, 19/06/2013 19:40 WIB
Nikmatnya Nasi Ungu dan Sayuran Babanci di Restoran Cinnamon
-
Rabu, 19/06/2013 18:34 WIB
Di Enam Bandara Ini, Anda Bisa Menikmati Hidangan Lezat dari Resto Terbaik
-
Rabu, 19/06/2013 17:54 WIB
Lakukan Trik Agar Tak Tergiur Junk Food Saat di Taman Hiburan
-
Rabu, 19/06/2013 17:21 WIB
Gerai Mana yang Punya Churros Paling Crunchy Enak?
-
Rabu, 19/06/2013 16:43 WIB
Untuk Memicu Gairah Seks, Cobalah Racikan Cocktail Ini!
-
Rabu, 19/06/2013 11:09 WIB
Di Resto Ini, Dilarang Pakai Baju dan Sepatu Santai!
-
Rabu, 19/06/2013 13:40 WIB
Resep Sambal: Sambal Matah
-
Rabu, 19/06/2013 16:43 WIB
Untuk Memicu Gairah Seks, Cobalah Racikan Cocktail Ini!
-
Rabu, 19/06/2013 14:37 WIB
Hentikan Kebiasan Ngemil dengan 5 Trik Jitu Ini!
-
Rabu, 19/06/2013 19:40 WIB
Nikmatnya Nasi Ungu dan Sayuran Babanci di Restoran Cinnamon
-
Rabu, 19/06/2013 06:52 WIB
Lupa Ucapkan Terima Kasih pada Ibunya, Chef Ini Bikin Pie Spesial
-
Rabu, 19/06/2013 09:36 WIB
Venezuela Akan Segera Larang Pemberian Susu Botol pada Bayi
-
Rabu, 19/06/2013 18:34 WIB
Di Enam Bandara Ini, Anda Bisa Menikmati Hidangan Lezat dari Resto Terbaik
-
Rabu, 19/06/2013 09:01 WIB
Ada Semur Jengkol dan Kerak Telor di Resto Berbintang Ini
-
Rabu, 19/06/2013 15:19 WIB
Nyok, Kite Cicip Nasi Uduk dan Semur Jengkol di Sailendra!
-
6 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 14:37 WIB
Hentikan Kebiasan Ngemil dengan 5 Trik Jitu Ini!
-
Rabu, 19/06/2013 13:47 WIB
Apa Saja Menu Sarapan Sehat Orang Korea?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Es krim? Semua pasti suka. Rasanya yang manis segar dan dingin ini enak dinikmati segala suasana. Untuk tetap menjaga berat badan, pilih es krim rendah lemak serta topping sehat tapi tetap bikin rasa es krim makin enak.









