detikfood
Senin, 27/09/2010 15:04 WIB

Islandia Tunda Penyembelihan Hewan Halal

Devita Sari - detikFood
Obat-obatan
  • Vaksin; MEVAC ACYW 135
  • Vaksin; MENVEO MENINGOCOCCAL Group A, C, W135
  • Lumbricum
Minuman dan Bahan Minuman
Minyak, Emulsi dan Lemak
thumbnail Foto: ESA/icelandreview.com
Meski baru sebulan setelah Islandia mengumumkan tentang adanya fasilitas rumah jagal halal. Tetapi, kini perusahaan pengolahan daging Islandia selatan menyatakan untuk sementara waktu akan menunda kegiatan tersebut.

Awal bulan Agustus lalu, Islandia mengumumkan kepada dunia bahwa beberapa rumah jagal di negara tersebut akan menyediakan fasilitas penyembelihan halal. Dimana seperti yang dilansir dari ruv.is, tidak banyak yang berubah hanya proses penyembelihan memakai metode yang sesuai dengan hukum Islam.

Dengan didirikannya rumah jagal halal, Islandia berharap dapat memperoleh pangsa pasar yang lebih besar lagi akan daging kambing yaitu negara-negara Islam di seluruh dunia. Beberapa rumah jagal yang menyediakan metode penyembelihan secara Islami ini mencakup daerah Selfoss, Hvammstangi dan Saudárkrókur. 

Seperti yang dilaporkan oleh salah satu media lokal Islandia tersebut. Sláturfélag Sudurlands (SS) adalah salah satu perusahaan pengolahan daging yang akan mengunakan metode penyembelihan halal ini. Namun saat ini SS masih menunda proses penyembelihan menggunakan metode halal tersebut dengan alasan belum adanya permintaan dari pasar muslim.

Steinthór Skúlason selaku CEO dari SS mengatakan bahwa terlepas dari alasan diatas, belum dijalankannya keputusan tersebut juga disebabkan oleh adanya faktor lain. Salah satunya guna menghindari timbulnya biaya pekerja dari Islamic Association of Iceland yang bertugas untuk melakukan penyembelihan secara halal.

Belum lama ini perwakilan SS telah bertemu dengan pembeli-pembeli potensial dari Kurdistan, Iraq dan juga melakukan negoisasi dengan pembeli potensial dari Jordania. Jika tercapai kesepakan, barulah SS akan mempertimbangkan untuk mulai melakukan penyembelihan secara halal.

Diperkirakan terdapat 3000 ton kambing telah diekspor dari Islandia hingga akhir bulan Agustus lalu. Mereka optimis bisa memperoleh keuntungan lebih dari daging halal sehingga dilakukan uji coba dalam mendirikan rumah jagal halal ini.

(Odi/dev)


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Must Read close