detikfood
Selasa, 13/07/2010 14:57 WIB

Ketemu 'Tombo Kangen' Jajanan Solo

Odilia Winneke - detikFood
Susu, Keju dan Es Krim
  • Bonigrasa whey powder
  • DMine
  • Nichojess
Coklat dan Permen
Lain-lain
thumbnail Foto: odi/detikfood
Mampir di warung ini seolah ketemu semua jajanan enak khas Solo. Nasi liwet, tengkleng, kupat tahu, garang asem, gudeg ceker sampai cabuk rambak. Karena itu tak ada yang bisa menolak saat sebungkus garang asam ayam mengepul hangat dan semangkuk soto mnebarkan aroma gurih ayam. Wah, benar-benar komplet buat menumpas kangen!

Kalau berurusan dengan 'kangen' alias rindu maka apapun bisa dilakukan. Termasuk yang saya alami saat udara dingin bertiup diiringi hujan gerimis. Melihat nama 'Wong Solo'  bagai terkena setruman listrik, langsung teringat sederetan nama makanan khas Solo yang sudah beberapa hari memenuhi otak saya.  Jadilah saya mampir ke Wong Solo yang lumayan besar di kawasan Gading Serpong.

Di bagian luar sudah terpampang banner dengan aneka tulisan menu makanan khas Solo. Nasi liwet, nasi gudeg, garang asem, bakmi Jawa, nasi goreng Jawa, tengkleng, sate kambing, kupat tahu, dan lain-lain. O..la..la ternyata warung ini memiliki ruang santap yang luas. Kalau mau lesehan ada di sisi kiri dan kanan dan meja makan biasa ada di bagian tengah.

Rupanya warung ini mirip pujasera mini yang berisi aneka pedagang makanan khas Solo. Pesanan makanan akan diteruskan pada tiap penjualnya. Karena itu di bagian depan ada beberapa gerobak yang menjual aneka makanan khas Solo. Dari nasi liwet, bakmi Jawa, Tahu Kupat hingga sate dan tengkleng.

Yang jadi sasaran pertama saya Garang Asem Ayam, ditambah Tahu Kupat dan Cabuk Rambak. Sambil duduk di bagian lesehan, sayapun mulai berkeliling mencari camilan yang dipajang dui beberapa bagian  warung makan ini. Hmm..sebungkus kerupuk gendar, plus bolang-baling anget pun jadi camilan.

Garang Asem Ayam disajikan dalam bungkusan daun pisang tebal, panas mengepul. Isinya seperempat bagian ayam kampung digenangi kuah putih susu dengan taburan cabai rawit merah utuh, irisan tomat plus bawang merah dan putih.

Aroma wangi daun beradu dengan gurihnya daging ayam segar menggelitik hidung.Daging ayam kampungnya lembut, empuk, kuahnya asam gurih dengan aroma serai, lengkuas dan daun salam yang wanfgi. Karena memakai ayam kampung maka nyaris tak terlihat genangan minyak pada kuahnya! Slruup! Gurih asam enak!Next

(Odi/eka)

Halaman 1 2

Baca Juga
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).