detikfood
Rabu, 16/06/2010 13:54 WIB

Slruuup! Asam Segar Sup Ikan Kerapu

Odilia Winneke - detikFood
Slruuup! Asam Segar Sup Ikan Kerapu Foto: Detikfood
Hmm... di saat udara dingin-dingin sejuk, semangkuk sup ikan yang panas mengepul bisa jadi penghangat tubuh. Kuahnya bening kekuningan dengan rasa asam-asam segar. Aroma honje dan jahe mudanya wangi menggelitik hidung. Daging ikan yang kenyal gurih menjadi isian yang pas buat sup istimewa ini.

Sup ikan? Jangan terburu nyengir karena terbayang aroma anyirnya. Sup ikan yang satu ini sangat berbeda. Sup Ikan Tana Lot ini menjadi pesanan saya waktu bersantap malam kemarin di resto yang ada di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Resto ini mengusung seafood sebagai menu andalan.

Sebenarnya tidak semua jenis seafood ada di daftar menu, aneka ikan seperti baronang, kuwe, bandeng tanpa duri yang menjadi jagoannya. Disamping itu ada bebek bakar atau goreng dengan pilihan aneka bumbu seperti lada hitam, mangga, cabai hijau dan kremes.

Bebek goreng andalan rumah makan ini memang sudah tersohor dahsyat sambalnya. Karena itu saya sengaja memilih menu yang agak berbeda, bandeng cabut duri yang dibakar, yang dibumbu Bali, sup ikan tana lot dan kangkung belachan.

Sengaja saya memilih sup ikan yang berkuah ringan karena malam itu udara Jakarta terasa dingin dengan iringan hujan gerimis. Kuah sup yang panas mengepul sudah terbayang saja di depan mata. Ikan bakar pun bakal jadi santapan makan malam yang pas.

Benar saja bayangan saya, sup ikan disajikan panas mengepul dalam mangkuk keramik putih yang cukup besar. Aroma wangi kecombrang atau honje langsung menggelitik hidung. Hmm... wangi semerbak. Potongan ikan kerapu tampak menyembul dalam genangan kuah yang kekuningan. Sedikit tebaran daun kemangi mempercantik tampilannya.

Slruup..! Hirupan pertama kuah sup ikan ini langsung membuat saya kaget. Rasa asam segarnya sungguh cantik. Ada aksen rasa asam jeruk nipis dan asam kecombrang yang asam-asam wangi. Sementara irisan bawang bombay, lobak, jahe muda dan cabai rawit merah melengkapi kelezatan sup ikan ini. Tak ada jejak anyir ikan yang tercium dari sup ini.

Daging ikan kerapunya sungguh kenyal-kenyal gurih dan dimasak dalam waktu yang pas sehingga tak terlalu lembek. Ada aksen rasa pedas, renyah lobak dan bawang bombay berselang-seling dengan daging ikan yang gurih. Sebuah paduan tekstur yang sempurna. Apalagi kuah supnya benar-benar sedap. Asam gurih sedikit pedas!

Pilihan ikan untuk sup ini bisa gurame atau kerapu. Hmm... untung saya memilih ikan kerapu yang lebih manis dan kenyal teksturnya. Sup ikan yang hangat, sedikit pedas dan asam menjadi pembuka yang pas buat santap malam kali ini. Karena porsinya cukup besar, nyaris saya kekenyangan.

Ikan bandeng cabut duri dibakar dengan olesan tipis bumbu kecap dan bawang. Memang rasanya jadi lebih nikmat karena tak terganggu duri halusnya. Ikan yang dibelah membujur dibuka lebar ini dibakar kering. Rasa dagingnya gurih-gurih dengan semburat manis yang tak terlalu kuat. Makin enak saat dicocol dengan sambal kecap rawit yang diaduk dengan sedikit sambal goreng. Kulit ikan bandeng yang terbakar kering dengan sedikit jejak gosong membuat sajian ikan ini makin enak saja!

Karena sudah mulai terasa kenyang, kangkung belachan pun menjadi target terakhir. Kangkung yang ditumis dengan sambal terasi ini memang terasa 'mlekoh'. Tendangan aroma terasi yang kuat mendominasi tumisan ini. Sambal yang agak kecokelatan pun tidak terasa pedas menggigit. Cukup serasi disuap dengan bandeng bakar yang sedikit manis.

Harga yang dipatok untuk hidangan di rumah makan yang berdinding bata terbuka ini terlihat mahal. Seporsi ikan bandeng bakar Rp 40.000,00 dan sup ikan tana lot Rp 45.000,00 serta kangkung belachan Rp 10.000,00. Namun, karena porsinya cukup besar (bisa untuk 3-4 orang), cukup pantaslah harga yang ditawarkan.

Waroeng Tana Lot
Jl. Ampera Raya No.21
Jakarta Selatan
Telp: 021-78841000


(Odi/dev)


Baca Juga

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan