Forum detikFood
- jual makanan murah n enak... zrsoda
- Sharing Makanan Enak di J... niacatering
- Rujak HUNI.. huhhh.. sege... borin
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 15:44 WIB
Mencicipi Hidangan Asia dalam Seminggu -
Jumat, 20/11/2009 15:13 WIB
Lemak Pertajam Daya Ingat -
Kamis, 19/11/2009 17:14 WIB
Yuk, Makan Jamur! -
Rabu, 18/11/2009 15:57 WIB
Tips Belanja Sehat dan Hemat! -
Selasa, 17/11/2009 16:05 WIB
Keju dan Susu Cegah Stroke! -
Senin, 16/11/2009 17:22 WIB
Adu Kreativitas di 'Iron Chef Competition'!
Indeks Berita
Link
Rabu, 28/10/2009 18:30 WIB
Ngemil Enak, Tetap Sehat!
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Rasa lapar diantara waktu makan memang tidak bisa dihindari sehingga seringkali kita membutuhkan snack atau camilan. Namun camilan yang tak sehat cenderung bisa membahayakan tubuh dan menimbulkan berbagai penyakit. Lalu apa saja yang harus diperhatikan agar ngemil enak namun tetap sehat? Yuk intip disini!
Jika Anda seringkali merasa lapar diantara diantara waktu makan. Nah, itu artinya tubuh mengingatkan Anda bahwa ia membutuhkan nutrisi. Oleh karena itu Anda harus makan sesuatu untuk mengendalikan rasa lapar sampai waktu makan berikutnya tiba. Solusi yang biasanya dilakukan adalah dengan menikmati camilan atau snack.
Memakan camilan atau snack yang tak sehat, bagaimanapun dapat membuat kita terjerumus dalam masalah. Snack yang tinggi lemak dan karbohidrat dapat meningkatkan kadar kolestrol, menyebabkan kegemukan, dan bahkan mengarah pada komplikasi lainnya seperti penyakit jantung, kolestrol tinggi dan diabetes.
Anda boleh bergembira karena kini banyak orang yang sadar dan peduli akan makanan sehat. Selain itu ada banyak produsen yang mengeluarkan produk non fat dan rendah karbohidrat yang menjadi alternatif untuk dikonsumsi. Namun tetap saja ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengkonsumsi camilan, tentunya agar ngemil enak dan tubuh tetap sehat.
Makanlah banyak buah-buahan dan sayuran: Sayur dan buah rendah akan kalori dan lemak hingga aman dimakan sebagai camilan. Bahkan mereka mengandung sejumlah vitamin dan antioksidan yang mencegah kerusakan sel dan membantu sejumlah proses pembentukan sel.
Perhatikan lemak jenuh yang masuk: Konsumsi lemak jenuh harus dikurangi bahkan harus dihindari, sebab mereka berkaitan dengan peningkatan kadar kolestrol. Lemak jenuh biasanya ditemukan dalam makanan yang digoreng dan daging hewan. Perlu diingat berkaitan dengan daging hewan: daging tak berlemak seperti ayam, ikan, dan kalkun mengandung lemak jenuh lebih sedikit dibandingkan dengan daging merah.
Perhatikan bumbu yang Anda gunakan dalam masakan: Sebagian minyak untuk memasak, seperti yang biasanya digunakan dalam banyak margarin mengandung zat tertentu dari lemak yang dikenal dengan nama asam trans-fat. Zat tersebut harus dihindari, sebab dapat meningkatkan kolestrol dan bisanya ditemukan dalam makanan seperti gorengan, keripik kentang, permen, dan cookies.
'Dips' and "Toppings': Jika Anda memerlukan salad dressing, saus, atau cocolan, cobalah dengan menggunakan bahan yang lemaknya rendah. Taruhlah saus terpisah dari makanan dibandingkan menaruhnya langsung di atas makanan - dijamin Anda akan menggunakannya lebih sedikit dengan cara ini.
Cobalah menggunakan produk susu rendah lemak: Dengan memilih produk-produk susu rendah lemak juga dapat membantu menurunkan konsumsi lemak sebagai pengganti produk yang biasa. Sebagai contoh produk yogurt rendah lemak atau susu non fat bisa menggantikan susu atau yogurt biasa.
Karbohidrat merupakan sumber energi utama dan cepat: Ketika karbohidrat diubah menjadi gula dalam tubuh, konsumsi banyak karbohidrat dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan mempertinggi kadar glukosa sehingga menyebabkan diabetes. Menurut penelitian yang telah ada terdapat indikasi bahwa mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa menurunkan kadar HDL (kolestrol baik) dalam tubuh. Produk seperti roti gandum dan oats, rendah tepung dan tinggi akan serat, mineral, dan vitamin merupakan alternatif yang baik untuk sumber energi.
Kacang-kacangan dan biji-bijian (unsaldted) merupakan camilan baik dan mengenyangkan: Kacang dan biji-bijian mengandung sejumlah lemak tak jenuh, yang bisa mempengaruhi penurunan kadar kolestrol. Kacang, terutama walnuts mengandung asam omega-3 lemak, yang diperkirakan bisa menurunkan jumlah total kadar LDL (Low Density Lipoprotein - kolestrol buruk) serta juga meningkatkan kadar HDL (High Density Lipoprotein - kolestrol baik). Yang termasuk biji-bijian antara lain biji labu dan biji bunga matahari, yang memiliki kandungan tinggi akan vitamin E, vitamin B dan mineral.
Setelah membaca artikel ini mungkin Anda bepikir bahwa pilihan diatas merupkan sejumlah camilan yang hanya boleh Anda nikmati. Salah, diluar sana jutru masih banyak makanan lainnya yang layak Anda coba. Jika Anda memiliki camilan yang mungkin tidak tertalu menyehatkan atau mungkin Anda penyuka junk food. Jangan khawatir, Anda masih tetap bisa kok menikmati makanan tersebut namun dengan sewajarnya alias tidak berlebihan!
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ngemil Enak, Tetap Sehat!
Devita Sari - detikFood

Jika Anda seringkali merasa lapar diantara diantara waktu makan. Nah, itu artinya tubuh mengingatkan Anda bahwa ia membutuhkan nutrisi. Oleh karena itu Anda harus makan sesuatu untuk mengendalikan rasa lapar sampai waktu makan berikutnya tiba. Solusi yang biasanya dilakukan adalah dengan menikmati camilan atau snack.
Memakan camilan atau snack yang tak sehat, bagaimanapun dapat membuat kita terjerumus dalam masalah. Snack yang tinggi lemak dan karbohidrat dapat meningkatkan kadar kolestrol, menyebabkan kegemukan, dan bahkan mengarah pada komplikasi lainnya seperti penyakit jantung, kolestrol tinggi dan diabetes.
Anda boleh bergembira karena kini banyak orang yang sadar dan peduli akan makanan sehat. Selain itu ada banyak produsen yang mengeluarkan produk non fat dan rendah karbohidrat yang menjadi alternatif untuk dikonsumsi. Namun tetap saja ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengkonsumsi camilan, tentunya agar ngemil enak dan tubuh tetap sehat.
Makanlah banyak buah-buahan dan sayuran: Sayur dan buah rendah akan kalori dan lemak hingga aman dimakan sebagai camilan. Bahkan mereka mengandung sejumlah vitamin dan antioksidan yang mencegah kerusakan sel dan membantu sejumlah proses pembentukan sel.
Perhatikan lemak jenuh yang masuk: Konsumsi lemak jenuh harus dikurangi bahkan harus dihindari, sebab mereka berkaitan dengan peningkatan kadar kolestrol. Lemak jenuh biasanya ditemukan dalam makanan yang digoreng dan daging hewan. Perlu diingat berkaitan dengan daging hewan: daging tak berlemak seperti ayam, ikan, dan kalkun mengandung lemak jenuh lebih sedikit dibandingkan dengan daging merah.
Perhatikan bumbu yang Anda gunakan dalam masakan: Sebagian minyak untuk memasak, seperti yang biasanya digunakan dalam banyak margarin mengandung zat tertentu dari lemak yang dikenal dengan nama asam trans-fat. Zat tersebut harus dihindari, sebab dapat meningkatkan kolestrol dan bisanya ditemukan dalam makanan seperti gorengan, keripik kentang, permen, dan cookies.
'Dips' and "Toppings': Jika Anda memerlukan salad dressing, saus, atau cocolan, cobalah dengan menggunakan bahan yang lemaknya rendah. Taruhlah saus terpisah dari makanan dibandingkan menaruhnya langsung di atas makanan - dijamin Anda akan menggunakannya lebih sedikit dengan cara ini.
Cobalah menggunakan produk susu rendah lemak: Dengan memilih produk-produk susu rendah lemak juga dapat membantu menurunkan konsumsi lemak sebagai pengganti produk yang biasa. Sebagai contoh produk yogurt rendah lemak atau susu non fat bisa menggantikan susu atau yogurt biasa.
Karbohidrat merupakan sumber energi utama dan cepat: Ketika karbohidrat diubah menjadi gula dalam tubuh, konsumsi banyak karbohidrat dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan mempertinggi kadar glukosa sehingga menyebabkan diabetes. Menurut penelitian yang telah ada terdapat indikasi bahwa mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa menurunkan kadar HDL (kolestrol baik) dalam tubuh. Produk seperti roti gandum dan oats, rendah tepung dan tinggi akan serat, mineral, dan vitamin merupakan alternatif yang baik untuk sumber energi.
Kacang-kacangan dan biji-bijian (unsaldted) merupakan camilan baik dan mengenyangkan: Kacang dan biji-bijian mengandung sejumlah lemak tak jenuh, yang bisa mempengaruhi penurunan kadar kolestrol. Kacang, terutama walnuts mengandung asam omega-3 lemak, yang diperkirakan bisa menurunkan jumlah total kadar LDL (Low Density Lipoprotein - kolestrol buruk) serta juga meningkatkan kadar HDL (High Density Lipoprotein - kolestrol baik). Yang termasuk biji-bijian antara lain biji labu dan biji bunga matahari, yang memiliki kandungan tinggi akan vitamin E, vitamin B dan mineral.
Setelah membaca artikel ini mungkin Anda bepikir bahwa pilihan diatas merupkan sejumlah camilan yang hanya boleh Anda nikmati. Salah, diluar sana jutru masih banyak makanan lainnya yang layak Anda coba. Jika Anda memiliki camilan yang mungkin tidak tertalu menyehatkan atau mungkin Anda penyuka junk food. Jangan khawatir, Anda masih tetap bisa kok menikmati makanan tersebut namun dengan sewajarnya alias tidak berlebihan!
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).



