Forum detikFood
- jual makanan murah n enak... zrsoda
- Sharing Makanan Enak di J... niacatering
- Rujak HUNI.. huhhh.. sege... borin
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 15:44 WIB
Mencicipi Hidangan Asia dalam Seminggu -
Jumat, 20/11/2009 15:13 WIB
Lemak Pertajam Daya Ingat -
Kamis, 19/11/2009 17:14 WIB
Yuk, Makan Jamur! -
Rabu, 18/11/2009 15:57 WIB
Tips Belanja Sehat dan Hemat! -
Selasa, 17/11/2009 16:05 WIB
Keju dan Susu Cegah Stroke! -
Senin, 16/11/2009 17:22 WIB
Adu Kreativitas di 'Iron Chef Competition'!
Indeks Berita
Link
Selasa, 27/10/2009 13:07 WIB
Green Pan yang Ramah Lingkungan
Eka Septia - detikFood

Chef Yohannes Demo Masak dengan Green Pan
Jakarta - Mengurangi pemanasan global tak hanya dengan mengurangi polusi kendaraan dan sampah industri rumah tangga. Tapi juga bisa dimulai dengan mengganti peralatan dapur Anda. Seperti produk pan yang baru saja diluncurkan di Jakarta ini nih!
Urusan masak memang bukan perkara mudah. Selain bahan-bahan dasarnya yang harus cermat dipilih, peralatan memasak yang digunakan pun harus diperhatikan. Jangan sampai bahan yang digunakan sudah organik, harus kehilangan kandungan nutrisi karena proses memasak yang berlebihan dan juga perlatan masak yang menghilangkan khasiat dari makanan yang Anda masak.
Jumat kemarin, bertempat di Decanter Wine House sebuah produk rumah tangga diluncurkan. Green Pan adalah produk alat masak anti lengket yang berasal dari Belgia yang sudah mulai diperkenalkan sejak tahun 2007 lalu. Produk Green Pan dikeluarkan karena melihat begitu meningkatnya permasalahan pemanasan global, polusi udara, dan juga masalah kesehatan manusia.
Kadang hal-hal kecil seperti ini yang sering terlewatkan. Banyak dari peralatan rumah tangga seprti pan tidak memenuhi standar kesehatan. Misalnya saja bahanyang mereka gunakan tidak memenuhi standar yang baik. Karena alasan itulah Green Pan diluncurkan. Green Pan merupakan alat masak anti lengket dari bahan keramik dengan teknologi baru pada lapisan anti lengketnya yang bernama Thermolon.
Lapisan Thermolon inilah yang menjawab semua keresahan tentang masalah kesehatan yang disebebkan oleh perlatan masak. Pada lapisan anti lengket lainnya, pad asuhu 3500-4000 C akanmenyebabkan kerusakan dan mengeluarkan zat berbahay bagi kesehatan manusia. Thermolon masih mampu bertahan hingga suhu 4500C sehingga aman digunakan.
Selain itu juga, dalam proses pembuatan Green Pan ini gas Co2 yang dikeluarkan berkurang hinga 60%, sehingga dapat membantu mengurangi polusi udara. Thermolon pada Green Pan tahan panas dan cukup kuat hingga mampur bertahan dalam jabngka waktu yang cukup lama. Pegangannya yang terbuat dari bahan stainless steel ternyata bisa didaur ulang loh!
Cara membersihkannya juga sangat mudah, cukup dibilas dengan air dan dilap dengan kain kering yang bersih Green Pan sudah bisa digunakan kembali. Tak perlu takut aromanya tercampur dengan masakan sebelumnya. Dan juga dapat menghemat penggunaan bahan bakar saat memasak karena cepat menyerap panas. Membuat masakan cepat matang meskipun mengunakan api sedang. Hal ini sudah dibuktikan secara langsung oleh Chef Yohannes selaku Executive Chef di Decanter Wine House.
Untuk sementara Green Pan baru dipasarkan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Bandung. Untuk mengetahui produk Green Pan lebih lanjut dapat menghubungi 021-5793 7007.
( eka / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Green Pan yang Ramah Lingkungan
Eka Septia - detikFood

Chef Yohannes Demo Masak dengan Green Pan
Urusan masak memang bukan perkara mudah. Selain bahan-bahan dasarnya yang harus cermat dipilih, peralatan memasak yang digunakan pun harus diperhatikan. Jangan sampai bahan yang digunakan sudah organik, harus kehilangan kandungan nutrisi karena proses memasak yang berlebihan dan juga perlatan masak yang menghilangkan khasiat dari makanan yang Anda masak.
Jumat kemarin, bertempat di Decanter Wine House sebuah produk rumah tangga diluncurkan. Green Pan adalah produk alat masak anti lengket yang berasal dari Belgia yang sudah mulai diperkenalkan sejak tahun 2007 lalu. Produk Green Pan dikeluarkan karena melihat begitu meningkatnya permasalahan pemanasan global, polusi udara, dan juga masalah kesehatan manusia.
Kadang hal-hal kecil seperti ini yang sering terlewatkan. Banyak dari peralatan rumah tangga seprti pan tidak memenuhi standar kesehatan. Misalnya saja bahanyang mereka gunakan tidak memenuhi standar yang baik. Karena alasan itulah Green Pan diluncurkan. Green Pan merupakan alat masak anti lengket dari bahan keramik dengan teknologi baru pada lapisan anti lengketnya yang bernama Thermolon.
Lapisan Thermolon inilah yang menjawab semua keresahan tentang masalah kesehatan yang disebebkan oleh perlatan masak. Pada lapisan anti lengket lainnya, pad asuhu 3500-4000 C akanmenyebabkan kerusakan dan mengeluarkan zat berbahay bagi kesehatan manusia. Thermolon masih mampu bertahan hingga suhu 4500C sehingga aman digunakan.
Selain itu juga, dalam proses pembuatan Green Pan ini gas Co2 yang dikeluarkan berkurang hinga 60%, sehingga dapat membantu mengurangi polusi udara. Thermolon pada Green Pan tahan panas dan cukup kuat hingga mampur bertahan dalam jabngka waktu yang cukup lama. Pegangannya yang terbuat dari bahan stainless steel ternyata bisa didaur ulang loh!
Cara membersihkannya juga sangat mudah, cukup dibilas dengan air dan dilap dengan kain kering yang bersih Green Pan sudah bisa digunakan kembali. Tak perlu takut aromanya tercampur dengan masakan sebelumnya. Dan juga dapat menghemat penggunaan bahan bakar saat memasak karena cepat menyerap panas. Membuat masakan cepat matang meskipun mengunakan api sedang. Hal ini sudah dibuktikan secara langsung oleh Chef Yohannes selaku Executive Chef di Decanter Wine House.
Untuk sementara Green Pan baru dipasarkan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Bandung. Untuk mengetahui produk Green Pan lebih lanjut dapat menghubungi 021-5793 7007.
( eka / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).



