Forum detikFood
- Rujak HUNI.. huhhh.. sege... borin
- Masakan Khas Aceh ( at Ci... joemrocha
- Jual Bebek Potong cocok u... sangdewa
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Kamis, 05/11/2009 11:10 WIB
Menyajikan Jus Jeruk -
Kamis, 29/10/2009 10:27 WIB
Menyajikan Kopi Hangat -
Kamis, 22/10/2009 10:40 WIB
Merawat Kompor Gas -
Kamis, 08/10/2009 08:08 WIB
Membersihkan Stoples Kue -
Kamis, 01/10/2009 10:16 WIB
Menu Halal-Bihalal Praktis
Indeks Berita
Link
Kamis, 15/10/2009 10:47 WIB
Merawat Peralatan Makan Keramik
Odilia Winneke - detikFood

Jakarta - Peralatan makan keramik memang menarik karena bentuk dan warna-warninya sangat beragam. Agar peralatan makan ini tetap awet dan bersinar warnaya saat dipakai perlu dirawat dengan baik. Bagaimana cara merawatnya? Bagaimana pula cara menyimpannya? Simak infonya di sini!
Keramik: Bahan keramik atau porselen merupakan bahan yang sejak dulu dikenal paling bagus dan awet untuk peralatan makan. Bahannya bisa menyimpan panas, permukaannya licin dan mudah dibentuk serta diberi warna. Karena itu pula hingga kini tetap disukai sebagai peralatan makan. Saat ini juga banyak peralatan makan dengan warna-warni dan desain yang cantik.
Kualitas: Keramik yang bagus biasanya ringan, permukaannya licin dan memakai bahan pewarna yang aman untuk makanan. Sedangkan yang kualitasnya kurang bagus biasanya lebih berat dan warnanya juga tidak bisa putih bersih dan memakai pewarna mencolok dan kurang jelas mengenai bahan pewarna ini. Saat membeli, periksalah bahan keramik ini dengan cara mengangkat, keramik yang bagus akan terasa ringan dan halus sebaliknya yang kurang bagus lebih berat dan agak kasar. Perhatikan juga nama produsen yang tercetak di bagian bawah piring dan mangkuk. Jika tak tertera nama produsen sebaiknya jangan membeli barang tersebut karena kualitas bahan tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Retak : Jika ada bagian peralatan yang retak, sebaiknya teliti dengan cermat, bagian mana yang retak dan berapa luas retaknya. Jika bagian pinggir yang retak, masih bisa dipakai. Tetapi jika bagian dasarnya yang retaks ebaiknya tak usah dipakai kembali. Karena sela-sela di bekas retakan akan mudah dimasuki kotoran.
Merawat: Cuci peralatan ekramik dengan larutan sabun yang hangat dan keringkan. Simpanlah di tempat yang kering dan tertutup. Jika wadah memiliki warna atau ornamen hiasan di keliling atau permukaannya, lapisilah piring atau mangkuk dengan kertas tipis agar cat tidak lecet atau tergores karena ditumpuk.
Bercak: bercak kecokelatan atau kotoran yang menyelip di sela-sela wadah keramik bisa dibersihkan dengan mudah. Buat larutan soda kue dan air yang tak terlalu encer. Gosokkan busa tipis yang sudah dicelup larutan soda ini ke permukaan yang kusan atau kotor. Diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.
( eka / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Merawat Peralatan Makan Keramik
Odilia Winneke - detikFood

Keramik: Bahan keramik atau porselen merupakan bahan yang sejak dulu dikenal paling bagus dan awet untuk peralatan makan. Bahannya bisa menyimpan panas, permukaannya licin dan mudah dibentuk serta diberi warna. Karena itu pula hingga kini tetap disukai sebagai peralatan makan. Saat ini juga banyak peralatan makan dengan warna-warni dan desain yang cantik.
Kualitas: Keramik yang bagus biasanya ringan, permukaannya licin dan memakai bahan pewarna yang aman untuk makanan. Sedangkan yang kualitasnya kurang bagus biasanya lebih berat dan warnanya juga tidak bisa putih bersih dan memakai pewarna mencolok dan kurang jelas mengenai bahan pewarna ini. Saat membeli, periksalah bahan keramik ini dengan cara mengangkat, keramik yang bagus akan terasa ringan dan halus sebaliknya yang kurang bagus lebih berat dan agak kasar. Perhatikan juga nama produsen yang tercetak di bagian bawah piring dan mangkuk. Jika tak tertera nama produsen sebaiknya jangan membeli barang tersebut karena kualitas bahan tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Retak : Jika ada bagian peralatan yang retak, sebaiknya teliti dengan cermat, bagian mana yang retak dan berapa luas retaknya. Jika bagian pinggir yang retak, masih bisa dipakai. Tetapi jika bagian dasarnya yang retaks ebaiknya tak usah dipakai kembali. Karena sela-sela di bekas retakan akan mudah dimasuki kotoran.
Merawat: Cuci peralatan ekramik dengan larutan sabun yang hangat dan keringkan. Simpanlah di tempat yang kering dan tertutup. Jika wadah memiliki warna atau ornamen hiasan di keliling atau permukaannya, lapisilah piring atau mangkuk dengan kertas tipis agar cat tidak lecet atau tergores karena ditumpuk.
Bercak: bercak kecokelatan atau kotoran yang menyelip di sela-sela wadah keramik bisa dibersihkan dengan mudah. Buat larutan soda kue dan air yang tak terlalu encer. Gosokkan busa tipis yang sudah dicelup larutan soda ini ke permukaan yang kusan atau kotor. Diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.
( eka / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).



