Forum detikFood
- Rujak HUNI.. huhhh.. sege... borin
- Masakan Khas Aceh ( at Ci... joemrocha
- Jual Bebek Potong cocok u... sangdewa
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Jumat, 13/11/2009 14:19 WIB
Jajan dan Belanja Seru di Pasar Modern -
Selasa, 13/10/2009 14:14 WIB
Jajan Enak di Cikini Ampiun -
Rabu, 07/10/2009 14:41 WIB
Jajan Murmer ala Menteng -
Senin, 07/09/2009 13:10 WIB
Tergoda Nasi Megono yang Sedap Miroso -
Selasa, 11/08/2009 16:33 WIB
Nyam..Nyam.. Ketupat Sayur Mandala
Indeks Berita
Link
Jumat, 02/10/2009 14:27 WIB
Lontong Balap... Uenake Poll Rek!
Widodo Kurniawan - detikFood

Ilustrasi
Jakarta - Nama: Widodo Kurniawan
Email: dodok21@xxx.com
Makanan khas arek Suroboyo ini memang bikin kangen dan ketagihan. Racikannya sederhana saja yaitu tauge, tahu goreng, lentho, lontong, dan petis yang diguyur kuah, rasanya? uenake poll! Apalagi jika dinikmati bersama sate kerang yang jadi pelengkap sempurnanya.
Siang hari yang terik di Surabaya cukup membuat lelah dan menguras tenaga apalagi setelah berjalan-jalan dengan mantan pacar alias istri saya. Kontan saja mata tak berhenti melirik warung kaki lima yang berderet-deret di sepanjang Jl. Krangan, Surabaya yang terkenal ramai dengan tempat mangkalnya makanan khas surabaya.
Diantaranya tampak ada deretan nasi sambel dan warung lontong balap khas surabaya. Spontan istri saya menyelutuk, "berhenti yuk makan lontong balap sambil minum es degan pasti seger dech." Tetapi apa daya karena saat itu dan bertepatan dengan jam makan siang maka berjubelah pengunjung yang antri disana.
Karena takut mati kelaparan kelamaan menunggu, maka saya putuskan untuk mengurungkan niat bersantap disana sambil memikirkan makanan lainnya. Saat akan beranjak tiba-tiba saya pun teringat ada satu tempat penjual lontong balap, yaitu di samping pengadilan. Kebetulan jaraknya pula tak begitu jauh sehingga saya dan istri pun langsung meluncur kesana.
Wuzzz... lima menit sudah sampai ke tempat si penjual lontong balap. Alhamdulillah tempatnya meskipun ramai tapi tidak begitu mengantre. Setelah parkir motor sejenak kami pun segera mencari tempat duduk. Seorang wanita setengah baya mengehampiri kami untuk menanyakan pesanan.
Saya membeli dua porsi lontong balap berikut dua es degan ditambah sate kerangnya. Tak begitu lama pesanan kami sudah tersaji dihadapan. Lontong balap tampil dengan tauge yang menggunung hingga menggugah selera. Tampilan tauge ini seperti puncak semeru yang ditumbuhi pohon yang menghijau karena diantara tumpukan itu ada potongan daun seledri dan daun bawang yang menambah selera makan. Selain itu isinya juga ada lontong, tahu goreng, lentho, dan petis yang kemudian diguyur kuah gurih.
Setelah ditambahkan sambal yang sudah tersedia di meja langsung saja kami menyantapnya. Hmm... nyam nyam rasanya uenake poll! Rasanya taugenya gurih seakan bumbu-bumbunya terserap di setiap batang taugenya. Apalagi menyantapnya dengan ditambahkan krupuk kaleng yang tersedia... kriuk kriuk cocok banget.
Sebelum penghabisan maka saatnya sate kerang beraksi. Ya soalnya lontong balap ini belom poll jika tidak disantap dengan sate kerang. Sate kerangnya diaduk dengan sambel lontong balap ditambah kecap hasilnya muantappp. Es degan sebagai menu terakhir sebagai penawar lontong balap ini. Puas banget karena es air kelapanya asli dan baru dibuka ketika ada yang pesen. Makanan asli Surabaya yang bikin saya ketagihan ini meskipun harganya murah tapi rasanya uenake poll!
Lontong Balap Bromo
Jl. Bromo (Samping utara Gedung Pengadilan Negeri Surabaya)
Surabaya
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Lontong Balap... Uenake Poll Rek!
Widodo Kurniawan - detikFood

Ilustrasi
Email: dodok21@xxx.com
Makanan khas arek Suroboyo ini memang bikin kangen dan ketagihan. Racikannya sederhana saja yaitu tauge, tahu goreng, lentho, lontong, dan petis yang diguyur kuah, rasanya? uenake poll! Apalagi jika dinikmati bersama sate kerang yang jadi pelengkap sempurnanya.
Siang hari yang terik di Surabaya cukup membuat lelah dan menguras tenaga apalagi setelah berjalan-jalan dengan mantan pacar alias istri saya. Kontan saja mata tak berhenti melirik warung kaki lima yang berderet-deret di sepanjang Jl. Krangan, Surabaya yang terkenal ramai dengan tempat mangkalnya makanan khas surabaya.
Diantaranya tampak ada deretan nasi sambel dan warung lontong balap khas surabaya. Spontan istri saya menyelutuk, "berhenti yuk makan lontong balap sambil minum es degan pasti seger dech." Tetapi apa daya karena saat itu dan bertepatan dengan jam makan siang maka berjubelah pengunjung yang antri disana.
Karena takut mati kelaparan kelamaan menunggu, maka saya putuskan untuk mengurungkan niat bersantap disana sambil memikirkan makanan lainnya. Saat akan beranjak tiba-tiba saya pun teringat ada satu tempat penjual lontong balap, yaitu di samping pengadilan. Kebetulan jaraknya pula tak begitu jauh sehingga saya dan istri pun langsung meluncur kesana.
Wuzzz... lima menit sudah sampai ke tempat si penjual lontong balap. Alhamdulillah tempatnya meskipun ramai tapi tidak begitu mengantre. Setelah parkir motor sejenak kami pun segera mencari tempat duduk. Seorang wanita setengah baya mengehampiri kami untuk menanyakan pesanan.
Saya membeli dua porsi lontong balap berikut dua es degan ditambah sate kerangnya. Tak begitu lama pesanan kami sudah tersaji dihadapan. Lontong balap tampil dengan tauge yang menggunung hingga menggugah selera. Tampilan tauge ini seperti puncak semeru yang ditumbuhi pohon yang menghijau karena diantara tumpukan itu ada potongan daun seledri dan daun bawang yang menambah selera makan. Selain itu isinya juga ada lontong, tahu goreng, lentho, dan petis yang kemudian diguyur kuah gurih.
Setelah ditambahkan sambal yang sudah tersedia di meja langsung saja kami menyantapnya. Hmm... nyam nyam rasanya uenake poll! Rasanya taugenya gurih seakan bumbu-bumbunya terserap di setiap batang taugenya. Apalagi menyantapnya dengan ditambahkan krupuk kaleng yang tersedia... kriuk kriuk cocok banget.
Sebelum penghabisan maka saatnya sate kerang beraksi. Ya soalnya lontong balap ini belom poll jika tidak disantap dengan sate kerang. Sate kerangnya diaduk dengan sambel lontong balap ditambah kecap hasilnya muantappp. Es degan sebagai menu terakhir sebagai penawar lontong balap ini. Puas banget karena es air kelapanya asli dan baru dibuka ketika ada yang pesen. Makanan asli Surabaya yang bikin saya ketagihan ini meskipun harganya murah tapi rasanya uenake poll!
Lontong Balap Bromo
Jl. Bromo (Samping utara Gedung Pengadilan Negeri Surabaya)
Surabaya
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).



