Forum detikFood
- jual makanan murah n enak... zrsoda
- Sharing Makanan Enak di J... niacatering
- Rujak HUNI.. huhhh.. sege... borin
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Kamis, 05/11/2009 11:10 WIB
Menyajikan Jus Jeruk -
Kamis, 29/10/2009 10:27 WIB
Menyajikan Kopi Hangat -
Kamis, 22/10/2009 10:40 WIB
Merawat Kompor Gas -
Kamis, 15/10/2009 10:47 WIB
Merawat Peralatan Makan Keramik -
Kamis, 08/10/2009 08:08 WIB
Membersihkan Stoples Kue -
Kamis, 01/10/2009 10:16 WIB
Menu Halal-Bihalal Praktis
Indeks Berita
Link
Kamis, 20/08/2009 10:33 WIB
Menyiapkan Belanja Ramadan
Odilia Winneke - detikFood

Jakarta - Bulan ramadan sudah di depan mata. Mungkin akhir pekan ini Anda berencana berbelanja keperluan dapur selama ramadan. Promosi potongan harga dan pembelian dengan bonuspun makin gencar. Apa yang harus dilakukan agar harga yang mulai naik tak membuat anggaran belanja ikut naik? Cobalah simak siasat singkat berikut ini!
Susunlah Menu: Puasa sebenarnya hanya perubahan jam makan saja. Karena itu jangan tergoda untuk menyajikan makanan berlebihan. Karena selain tak baik untuk kesehatan juga akan membuat anggaran belanja jadi berantakan. Puasa juga bukan pesta pora karena itu mulailah membuat daftar menu. Terlihat klise tetapi daftar menu ini akan mengendalikan jumlah belanjaan Anda. Buatlah menu untuk sahur dan buka selama seminggu. Jangan lupa, jika ada undangan berbuka bersama, masukkan juga dalam daftar sehingga Anda tak perlu membuat makanan berlebihan. Dengan menu tersebut, Anda bisa menyiapkan makanan yang jumlahnya pas untuk keluarga dan terkontrol pula jenisnya. Kalau bisa ajak suami dan si kecil untuk menyusun menu. Misalnya, Senin, sahur: mi kuah Jawa, buka puasa: soto ayam komplet, takjil: es buah dan pisang goreng.
Daftar Belanja: Beratus kali anjuran ini disampaikan oleh para ahli rumah tangga. Tetapi ini memang yang paling ampuh untuk mengatasi keborosan. Buatlah daftar belanja berdasarkan menu yang sudah Anda buat. Khusus untuk kebutuhan yang rutin seperti gula, sirop, susu, kurma dan lain-lain bisa Anda beli sekaligus agar lebih hemat. Jangan lupa masukkan juga belanja yang akan Anda berikan untuk amal, seperti mengundang anak yatim untuk berbuka bersama atau bingkisan kue untuk panti asuhan dan anak jalanan. Sediakan waktu khusus untuk berbelanja sehingga tidak terburu-buru dan bisa lebih cermat meneliti barang belanjaan.
Diskon : Jangan terlalu tergiur dengan diskon atau tawaran harga khusus. Juga jangan terlalu alergi dengan diskon. Sebaiknya, baca teliti dan pelajari brosur-brosur tawaran harga khusus dari pasar swalayan. Karena harga yang ditawarkan bisa lebih hemat dan benar-benar bermanfaat. Bandingkan dengan cermat harga barang sebelum diskon dan dengan diskon. Jangan tergoda dengan pembelian dalam jumlah banyak berhadiah jika Anda tak memerlukan produk dalam jumlah banyak.
Membuat Sendiri: Di tengah kenaikan harga yang makin cepat hari-hari ini, tak ada cara lain untuk berhemat selain membuat sendiri makanan yang dibutuhkan olah keluarga. Siapkan makanan kering yang bisa disimpan 3-4 hari. Misalnya, dendeng, kering kentang, kering tempe atau kering udang. Makanan kering ini bisa menjsdi penolong untuk saat darurat. Jangan lupa, selalu sertakan sayuran. Selain harganya murah, sayuran menjadi sumber air, serat dan mineral yang bagus untuk tubuh. Manfaatkan peralatan elektronik yang sudah Anda beli mahal-mahal seperti panci bertekanan (pressure cooker), rice cooker, oven microwave, tosater dan lain-lain.
( eka / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menyiapkan Belanja Ramadan
Odilia Winneke - detikFood

Susunlah Menu: Puasa sebenarnya hanya perubahan jam makan saja. Karena itu jangan tergoda untuk menyajikan makanan berlebihan. Karena selain tak baik untuk kesehatan juga akan membuat anggaran belanja jadi berantakan. Puasa juga bukan pesta pora karena itu mulailah membuat daftar menu. Terlihat klise tetapi daftar menu ini akan mengendalikan jumlah belanjaan Anda. Buatlah menu untuk sahur dan buka selama seminggu. Jangan lupa, jika ada undangan berbuka bersama, masukkan juga dalam daftar sehingga Anda tak perlu membuat makanan berlebihan. Dengan menu tersebut, Anda bisa menyiapkan makanan yang jumlahnya pas untuk keluarga dan terkontrol pula jenisnya. Kalau bisa ajak suami dan si kecil untuk menyusun menu. Misalnya, Senin, sahur: mi kuah Jawa, buka puasa: soto ayam komplet, takjil: es buah dan pisang goreng.
Daftar Belanja: Beratus kali anjuran ini disampaikan oleh para ahli rumah tangga. Tetapi ini memang yang paling ampuh untuk mengatasi keborosan. Buatlah daftar belanja berdasarkan menu yang sudah Anda buat. Khusus untuk kebutuhan yang rutin seperti gula, sirop, susu, kurma dan lain-lain bisa Anda beli sekaligus agar lebih hemat. Jangan lupa masukkan juga belanja yang akan Anda berikan untuk amal, seperti mengundang anak yatim untuk berbuka bersama atau bingkisan kue untuk panti asuhan dan anak jalanan. Sediakan waktu khusus untuk berbelanja sehingga tidak terburu-buru dan bisa lebih cermat meneliti barang belanjaan.
Diskon : Jangan terlalu tergiur dengan diskon atau tawaran harga khusus. Juga jangan terlalu alergi dengan diskon. Sebaiknya, baca teliti dan pelajari brosur-brosur tawaran harga khusus dari pasar swalayan. Karena harga yang ditawarkan bisa lebih hemat dan benar-benar bermanfaat. Bandingkan dengan cermat harga barang sebelum diskon dan dengan diskon. Jangan tergoda dengan pembelian dalam jumlah banyak berhadiah jika Anda tak memerlukan produk dalam jumlah banyak.
Membuat Sendiri: Di tengah kenaikan harga yang makin cepat hari-hari ini, tak ada cara lain untuk berhemat selain membuat sendiri makanan yang dibutuhkan olah keluarga. Siapkan makanan kering yang bisa disimpan 3-4 hari. Misalnya, dendeng, kering kentang, kering tempe atau kering udang. Makanan kering ini bisa menjsdi penolong untuk saat darurat. Jangan lupa, selalu sertakan sayuran. Selain harganya murah, sayuran menjadi sumber air, serat dan mineral yang bagus untuk tubuh. Manfaatkan peralatan elektronik yang sudah Anda beli mahal-mahal seperti panci bertekanan (pressure cooker), rice cooker, oven microwave, tosater dan lain-lain.
( eka / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).



