detikfood

Kamis, 01/01/1970 07:00 WIB

Menikmati Sate Kambing di Kampung Arab

Fitriah - detikFood
Menikmati Sate Kambing di Kampung Arab
Pengirim: Fitriah
Email: vifi_hus[at]yahoo.co.id

Sate yang satu ini dagingnya terasa empuk dan bebas bau badan si embek. Selain sate ada pula aneka masakan yang diolah menggunakan daging kambing, mulai dari sop hingga gulai kambing. Nah, buat pencinta hidangan yang serba kambing yukkk... sambangi rumah makan yang ada di kampung Arab ini!

Pada suatu siang yang panas, perutku yang lapar dan berkerucuk minta diisi ini tiba tiba tak bisa diajak kompromi lagi. Hmmm... tiba-tiba saja saya teringat suatu tempat makan dengan menu-menu yang sederhana tapi memiliki kedahsyatan rasa dan kekhasan aroma yang memikat.

Bertempat di daerah Bogor selatan, rumah makan kecil itu bernama 'Sate Pak Rebing'. Rumah makan itu berdiri kurang lebih sejak tahun 1980-an dan dirintis oleh seorang bapak yang biasa dipanggil Pak Rebing. Bisnis keluarga ini mempunyai menu yang terbilang lumayan variatif untuk penggemar daging kambing, misalnya saja sate kambing, sop kambing dan gulai kambing.

Minuman sederhana untuk teman masakan yang serba kambing ini tak banyak, misalnya seperti es jeruk, jeruk hangat, es teh, dan teh hangat. Lokasinya juga bisa dibilang tak terlalu strategis, tapi mudah dijangkau. Bagi yang sering ke daerah Bogor pasti tahu sebuah kawasan yang bernama 'Empan', yang dikenal dengan sebutan kampung Arab. Disinilah terdapat berbagai macam rumah makan dan toko-toko kue ala orang Arab. Kalo soal rasa... tidak usah diragukan lagi!

Rumah makan Pak Rebing ini jaraknya tidak jauh dari Masjid Alun-alun Empang. Nah, disebelah mesjid tersebut terdapat gang kecil yang bisa dilalui mobil. Dari sana kira-kira sekitar 7 meter anda akan menemukan bangunan kecil berbentuk rumah dengan cat tembok warna salem ke oranyean, ya itulah tempat Pak Rebing mencari rejeki.

Asap yang membawa bau sedap bakaran sate seketika menyerbu hidung seolah menyambut kedatangan saya. Walaupun sedikit sesak akibat asap namun saya tetap melangkahkan kaki masuk ke rumah makan yang cukup sederhana itu. Bangunan rumah yang juga menjadi tempat bersantap ini terbilang tua, meja kursi tempat bersantap pun sederhana, sedangkan lantainya masih terbuat dari semen. Beberapa meja telah terisi oleh para pelanggan Pak Rebing.

Menu yang waktu itu saya pesan adalah setengah porsi sop kambing, 7 tusuk sate plus nasi serta es jeruk segar. Yang membuat saya kurang bersemangat adalah menunggu penyajiannya yang cukup lama, apalagi saya terbilang sangat lapar.

Untunglah rasa lapar saya terobati setelah menunggu kurang lebih setengah jam. Nasi hangat mengepul disajikan dengan sop kambing yang beraroma sedap, kemudian menyusul segelas es jeruk segar. Nah, tinggal menunggu sate yang sedang dibakar saja maka komplet sudah menu makan siang saya.

Sementara menunggu sate pesanan saya tiba, saya pun mulai mencicipi sop kambing. Tak lupa sebelum menyantap saya campurkan sedikit sambal rawit untuk kuah sopnya. Rasanya? Wuuihh... membuat mata segar kembali. Panasnya udara dan pedasnya hidangan membuat saya berleleh peluh, namun hal tersebut malah mekin membuat saya bersemangat menyantapnya.

Selang beberapa menit datanglah sate dengan bumbu kacang pesanan saya. Saya pikir, setelah kekenyangan menyantap sop kambing saya tidak akan sanggup menghabiskan semuanya. Dugaan saya keliru, karena saya malah melahap abis sate tersebut hingga tusuk terakhir nyam nyam... Bagi yang tidak terlalu suka daging kambing jangan khawatir, karena tidak tercium bau prengus atau BB kambing sama sekali. Dagingnya cukup empuk dan rasanya yang lezat dijamin dapat membuat lupa akan kolesterol Anda.

Tak perlu merogok kocek mahal-mahal, untuk seporsi gulai harganya tak lebih dari Rp 30.000,00 dan untuk satu tusuk sate Rp 2.200,00. Rasanya harga tersebut sangat pas mengingat satenya juga istimewa. Sebenarnya rumah makan ini cukup terkenal, beberapa pengunjung bahkan sengaja datang untuk mencicipi hidangan serba kambing ini. Bahkan Pak Bondan pun pernah mencicipi sate Pak Rebing ini.

Nah, bagi penyuka daging kambing rasanya Pak Rebing bisa dijadikan salah satu alternatif pilihan bersantap. Sedangkan bagi mereka yang tak menyukai hidangan daging kambing, bukan tak mungkin masakan Pak Rebing bisa membuat Anda jatuh cinta pada daging kambing. Sambil melangkah pulang dengan perut kekenyangan, saya pun menenteng oleh-oleh berupa 30 tusuk sate untuk keluarga dirumah.

Sate Pak Rebing
Jl. Gg Mesjid Alun-alun Empang
Bogor Selatan
16132 


(Odi/dev)


Baca Juga

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan
Must Read close