Forum detikFood
- Pusat Oven Gas Terlengkap... yannygoldenstar
- Kedai Benmarem... ckoesno
- Keripik buah & keripi... m-store
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Kamis, 05/11/2009 11:04 WIB
Jus Jeruk Pahit? -
Rabu, 04/11/2009 10:25 WIB
Sup Ayam Kuahnya Keruh -
Selasa, 03/11/2009 10:32 WIB
Memilih Mangga -
Senin, 02/11/2009 10:26 WIB
Memilih Talas -
Jumat, 30/10/2009 10:51 WIB
Memilih Ebi -
Kamis, 29/10/2009 10:23 WIB
Kopi Hangat Terasa Pahit
Indeks Berita
Link
Rabu, 07/01/2009 08:04 WIB
Kenapa Cawanmushi Berpori-pori?
Odilia Winneke - detikFood
Jakarta - Cawanmushi memang mudah dibuat tetapi mengapa seringkali hasilnya kurang oke. Permukaan sup tidak bisa mulus licin tetapi berpori-poro kasar. Kenapa bisa
terjadi seperti ini? Ada cara lain yang bisa dipakai untuk mematangkan sup ini? Simak info lengkapnya di sini!
Rahasia tekstur cawanmushi yang halus tak beda jauh dengan puding karamel yaitu suhu yang tidak boleh terlalu panas saat mematangkannya. Sebelum dikukus, pastikan tak ada buih atau gelembung udara di permukaan adonan telur. Gunakan kukusan dengan api sedang dan buka sedikit kukusan agar suhunya tidak tinggi. Cara lain yang bisa dipakai sama dengan puding karamel. Taruh mangkuk sup dalam loyang berisi air lalu panggang dalam oven panas hingga beku dan matang.
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kenapa Cawanmushi Berpori-pori?
Odilia Winneke - detikFood
terjadi seperti ini? Ada cara lain yang bisa dipakai untuk mematangkan sup ini? Simak info lengkapnya di sini!
Rahasia tekstur cawanmushi yang halus tak beda jauh dengan puding karamel yaitu suhu yang tidak boleh terlalu panas saat mematangkannya. Sebelum dikukus, pastikan tak ada buih atau gelembung udara di permukaan adonan telur. Gunakan kukusan dengan api sedang dan buka sedikit kukusan agar suhunya tidak tinggi. Cara lain yang bisa dipakai sama dengan puding karamel. Taruh mangkuk sup dalam loyang berisi air lalu panggang dalam oven panas hingga beku dan matang.
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Stevany di stevany@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.519).



