Forum detikFood
- TAHU GEJROT dan SAMBEL AS... iyants
- ada yang bisa bantu utk i... ika_marvior
- MaSaKaN HaS InDoNeSiA aLa... injin
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
- Kamis, 02/07/2009 11:49 WIB
Nyate Kambing Tempo Doeloe Yuk! -
Jumat, 26/06/2009 16:33 WIB
Pempek dan Pindang Patin Wong Kito Galo! -
Selasa, 23/06/2009 16:34 WIB
Huah Huah... Asam Pedas Nila Bangkok Nano-Nano -
Senin, 22/06/2009 14:30 WIB
Asem Sueger, Gurami Pecak Bening -
Jumat, 19/06/2009 15:37 WIB
Slruup! Sop Daging Betawi Punye -
Kamis, 18/06/2009 15:16 WIB
Nyang Ini Pecak Gurame Babe Punye!
Indeks Berita
Link
Jumat, 19/12/2008 15:43 WIB
Nostalgia Gudeg Bu Djuminten
Eka Septia - detikFood

Nasi Gudeg Ati Ampela
Jakarta - Kini tak perlu jauh-jauh ke kota Yogja kalau hanya ingin merasakan kelezatan gudeg Bu Djuminten. Gudeg yang sudah terkenal hampir di seluruh penjuru Yogja itu kini hadir di Jakarta. Mulai dari nasi gudeg ati ampela,nasi liwet komplet, sampai dengan ayam kodok pun tersedia. Mau coba?
Hal ini bermula ketika seorang teman mengajak saya untuk mencari sebuah warung gudeg di kawasan Bintaro Tengah. Awalnya saya kurang antusias mengikuti ajakannya. Pasalnya saya yang tak terlalu suka dengan masakan manis ini pernah mencicipi gudeg yang super manis. Mulai saat itu saya tak pernah lagi mencicipi gudeg.
Setelah berdebat cukup alot akhirnya teman saya mampu meyakinkan saya untuk mencicipi gudeg di warung ini. Saya pikir tak ada salahnya mencoba gudeg untuk yang kedua kalinya. Masuk ke sebuah area pemukiman yang terletak di JL. Bintaro Tengah, Bintaro sektor 1 ini tidak terlihat resto seperti yang saya bayangkan sebelumnya.
Bermodalkan rumah yang disulap menajadi warung makan sederhana ini ternyata cukup menarik banyak pengunjung. Untung saja kami masih kebagian nasi gudeg karena sudah lewat jam makan siang. didi dinding bagian kiri rumah makan ini bukan hany dipajng aneka piagam tetapi juga foto-foto dn info komplet soal tumpeng. Wah, say jadi tambah info dan wawasa soal pusaka kuliner yang satu ini.
Saat disodori daftar menu, walah..ternyata pilihan lauk teman gudeg banyak sekali. Mulai dari Nasi Gudeg Krecek, Gudeg Krecek Tahu, Krecek Telur Ati Ampela, Nasi Liwet, bahkan sampai Ayam Kodok, dan kue tampah. Tak hanya itu, warung Bu Djum juga menerima pesanan tumpeng dan nasi box.
Hmm.. semakin bingung saja saya memilih pesanan sore itu. Saya tertarik sekali dengan ayam kodok, tapi sayangnya ayam kodok harus dipesan jauh-jauh hari. Akhirnya kami memutuskan untuk memesan nasi gudeg krecek dan juga nasi liwet dan dua gelas teh tawar hangat sebagai pelepas dahaga.
Sambil menunggu pesanan, saya pun mengunyah keripik singkong pedas yang disediakan diatas piring tanah liat. Di bagian sayap kiri ternyata ada sebuah ruangan lagi, sayapun mengintip kedalamnya. Ternyata di ruangan itu adalah tempat untuk membuat berbagai jenis kue tampah pesanan. Harum wangi kue yang sedang dikukus dan dipanggang merebak ke penjuru ruangan.
Ketika kembali ke meja pesanan kamipun telah tersedia. Cara penyajiannya sangat sederhana. Nasi beserta lauk pauknya disajikan di atas piring datar yang beralaskan daun pisang. Sekilas sih tak terlihat begitu istimewa. Sama seperti nasi gudeg yang pernah saya temui sebelumnya.
Namun harum nasi liwet dan juga gudeg yang menguap menggelitik hidung sehingga membuat saya tak sabar untuk mencobanya. Nasi Gudeg tersaji bersama dengan krecek, dan sebuah telur pindang. Gdegnya berwarna cokelat kemerahan dan disiram dengan areh kental sebagai topping. Nasinya masih mengepul hangat, dan ketika dicoba hmm.. rasanya pulen dan juga wangi.
Ini dia yang ditunggu-tunggu, mencicipi gudeg. Saat gudegnya mampir di lidah wow.. rasanya sangat berbeda. Rasa manisnya tidak nonjok sekali, bahkan cenderung sangat lembut. Gudeg yang disajikan termasuk ke dalam gudeg kering, tidak berkuah. Nangka mudanya juga jenis nangka jenis merah yang kesat dan tidak lonyot. Rasanya manis-manis gurih, saya jadi menyukainya.
Berbeda dengan nasi gudeg, nasi liwet hadir dengan isi lebih meriah. Diantaranyatahu putih berbentuk segitiga yang diopor, ayam opor kering yang telah disuwir-suwir halus, sambel goreng ati, sayur jipang (labu), telur pindang, sambal, dan tak lupa areh sebagai sentuhan akhirnya.
Nasi liwetnya sungguh harum apalagi ditambah dengan taburan bawang goreng yang cukup royal. Saat dicoba rasa nasinya sangat gurih dan juga pulen. Apalagi saat ditambah dengan opor ayam dan juga tahunya. Hmm..semakin lezat saja rasanya. Tak ketinggalan sambal saya tambahkan, namun sayang sambalnya sedikit manis, sambal bajak gaya Yogya. Padahal saya sudah membayangkan sambal yang pedas menggigit saat melihat tampilannya.
Tapi meskipun begitu saya cukup puas dengan rasa gudeg Bu Djum ini. Tanpa terasa semua pesanan telah licin tandas tak bersisa. Saya pun bertekad untuk kembali ke tempat ini dan mencicipi menu yang lainnya. Kayaknya saya memang harus kembali untuk mencicipi ayam kodok yang masih bikin saya penasaran!
Warung Gudeg Bu Djuminten
Spesial Gudeg Kendil (Terima Pesanan)
Jl. Bintaro Tengah Blok O2 No.8
Bintaro Sektor I
Telp 021-7353134 (Bintaro)
021-7402571 (Ciputat)
021-5383351 (BSD)
Range Rp 10.000,00-Rp 34.000,00 ( eka / Odi )
Dapatkan info kuliner selengkapnya. Tekan *678*5# lalu OK/YES dari HP Anda.
Khusus pelanggan Indosat.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nostalgia Gudeg Bu Djuminten
Eka Septia - detikFood

Nasi Gudeg Ati Ampela
Hal ini bermula ketika seorang teman mengajak saya untuk mencari sebuah warung gudeg di kawasan Bintaro Tengah. Awalnya saya kurang antusias mengikuti ajakannya. Pasalnya saya yang tak terlalu suka dengan masakan manis ini pernah mencicipi gudeg yang super manis. Mulai saat itu saya tak pernah lagi mencicipi gudeg.
Setelah berdebat cukup alot akhirnya teman saya mampu meyakinkan saya untuk mencicipi gudeg di warung ini. Saya pikir tak ada salahnya mencoba gudeg untuk yang kedua kalinya. Masuk ke sebuah area pemukiman yang terletak di JL. Bintaro Tengah, Bintaro sektor 1 ini tidak terlihat resto seperti yang saya bayangkan sebelumnya.
Bermodalkan rumah yang disulap menajadi warung makan sederhana ini ternyata cukup menarik banyak pengunjung. Untung saja kami masih kebagian nasi gudeg karena sudah lewat jam makan siang. didi dinding bagian kiri rumah makan ini bukan hany dipajng aneka piagam tetapi juga foto-foto dn info komplet soal tumpeng. Wah, say jadi tambah info dan wawasa soal pusaka kuliner yang satu ini.
Saat disodori daftar menu, walah..ternyata pilihan lauk teman gudeg banyak sekali. Mulai dari Nasi Gudeg Krecek, Gudeg Krecek Tahu, Krecek Telur Ati Ampela, Nasi Liwet, bahkan sampai Ayam Kodok, dan kue tampah. Tak hanya itu, warung Bu Djum juga menerima pesanan tumpeng dan nasi box.
Hmm.. semakin bingung saja saya memilih pesanan sore itu. Saya tertarik sekali dengan ayam kodok, tapi sayangnya ayam kodok harus dipesan jauh-jauh hari. Akhirnya kami memutuskan untuk memesan nasi gudeg krecek dan juga nasi liwet dan dua gelas teh tawar hangat sebagai pelepas dahaga.
Sambil menunggu pesanan, saya pun mengunyah keripik singkong pedas yang disediakan diatas piring tanah liat. Di bagian sayap kiri ternyata ada sebuah ruangan lagi, sayapun mengintip kedalamnya. Ternyata di ruangan itu adalah tempat untuk membuat berbagai jenis kue tampah pesanan. Harum wangi kue yang sedang dikukus dan dipanggang merebak ke penjuru ruangan.
Ketika kembali ke meja pesanan kamipun telah tersedia. Cara penyajiannya sangat sederhana. Nasi beserta lauk pauknya disajikan di atas piring datar yang beralaskan daun pisang. Sekilas sih tak terlihat begitu istimewa. Sama seperti nasi gudeg yang pernah saya temui sebelumnya.
Namun harum nasi liwet dan juga gudeg yang menguap menggelitik hidung sehingga membuat saya tak sabar untuk mencobanya. Nasi Gudeg tersaji bersama dengan krecek, dan sebuah telur pindang. Gdegnya berwarna cokelat kemerahan dan disiram dengan areh kental sebagai topping. Nasinya masih mengepul hangat, dan ketika dicoba hmm.. rasanya pulen dan juga wangi.
Ini dia yang ditunggu-tunggu, mencicipi gudeg. Saat gudegnya mampir di lidah wow.. rasanya sangat berbeda. Rasa manisnya tidak nonjok sekali, bahkan cenderung sangat lembut. Gudeg yang disajikan termasuk ke dalam gudeg kering, tidak berkuah. Nangka mudanya juga jenis nangka jenis merah yang kesat dan tidak lonyot. Rasanya manis-manis gurih, saya jadi menyukainya.
Berbeda dengan nasi gudeg, nasi liwet hadir dengan isi lebih meriah. Diantaranyatahu putih berbentuk segitiga yang diopor, ayam opor kering yang telah disuwir-suwir halus, sambel goreng ati, sayur jipang (labu), telur pindang, sambal, dan tak lupa areh sebagai sentuhan akhirnya.
Nasi liwetnya sungguh harum apalagi ditambah dengan taburan bawang goreng yang cukup royal. Saat dicoba rasa nasinya sangat gurih dan juga pulen. Apalagi saat ditambah dengan opor ayam dan juga tahunya. Hmm..semakin lezat saja rasanya. Tak ketinggalan sambal saya tambahkan, namun sayang sambalnya sedikit manis, sambal bajak gaya Yogya. Padahal saya sudah membayangkan sambal yang pedas menggigit saat melihat tampilannya.
Tapi meskipun begitu saya cukup puas dengan rasa gudeg Bu Djum ini. Tanpa terasa semua pesanan telah licin tandas tak bersisa. Saya pun bertekad untuk kembali ke tempat ini dan mencicipi menu yang lainnya. Kayaknya saya memang harus kembali untuk mencicipi ayam kodok yang masih bikin saya penasaran!
Warung Gudeg Bu Djuminten
Spesial Gudeg Kendil (Terima Pesanan)
Jl. Bintaro Tengah Blok O2 No.8
Bintaro Sektor I
Telp 021-7353134 (Bintaro)
021-7402571 (Ciputat)
021-5383351 (BSD)
Range Rp 10.000,00-Rp 34.000,00 ( eka / Odi )
Dapatkan info kuliner selengkapnya. Tekan *678*5# lalu OK/YES dari HP Anda.
Khusus pelanggan Indosat.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519
