detikfood
Kamis, 01/01/1970 07:00 WIB

Sluurp..Sroto Sukaraja, Sedep Tenan!

Eka Septia - detikFood
Flavor
  • Pandan Pasta
  • Orange Crush Pasta
  • Nanas Pasta
Makanan Ringan, Bakery dan Bahan Roti
Kosmetik
thumbnail Sroto Sokaraja
Dingin-dingin begini memang paling enak makan yang hangat gurih kemepul. Sroto yang kuahnya gurih panas, isinya tauge plus daging ini bukan hanya menghangatkan tubuh tapi juga mengenyangkan. Makin komplet dengan camilan tempe mendoan yang hangat gurih dicocol sambal kacang yang pedas-pedas enak!

Waktu mendengar kata 'sroto' saya pikir pastilah plesetan dari 'soto'. Ternyata dugaan saya benar. Kata teman saya yang asli Banyumas memang mereka sering bikin istilah bahasa Jawa yang unik dan beda. Sekali ini plesetan 'soto' benar-benar unik dan istimewa!

Itulah yang saya temui saat mampir ke warung sroto Sukaraja di kawasan TMP Kalibata yang dimiliki mas Eko. Sukaraja memang lokasinya tak jauh dari Banyumas dan Purwoketo. Warung sroto mas Eko ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu dan jualnnya juga cuman Sroto Sukaraja plus tempe mendoan. Nggak ada yang lain!

Kami pun segera memesan dua porsi sroto Sokaraja dengan seporsi tempe mendoan. Sambil menunggu pesanan, sayapun memesan es kelapa alpukat di warung minuman yang ada di sebelah warung mas Eko. Meskipun hanya berisi alpukat dan daging buah kelapa tapi tidak mengecewakan. Alpukatnya kuning, tebal, gurih dan lembut dan kelapa mudanya juga sangat muda. Benar-benar pas sebagai penyegar!

Kehadiran sroto dalam mangkuk cukup besar benar-benar menggelitik. Tampilannya meriah dengan kerupuk kanji merah dan kepulan asap pun menebarkan aroma gurih enak.Rasanya tak sabar ingin segera mencicipi sroto ini!

Karena memakai daging sapi, kuahnya butek agak kecokelatan. Hirupan pertama langsung terasa gurihnya kaldu beradu dengan aroma bawang putih dan bawang merah yang tajam. Pemakaian bumbunya benar-benar mantap! Isi sroto ini juga komplet bahkan seperti aslinya di Sukaraja. Ada tauge cindek (tauge pendek), suun, irisan daging sapi plus taburan bawang merah goreng, seledri, daun bawang dan kacang tanah. Wah, benar-benar asli karena memakai ketupat!

Setelah kuah saya aduk dengan sambal kacang plus sedikit kecap manis, rasa gurihnya makin dahsyat saja. Ada semburat manis gurih yang sangat enak di lidah. Dagingnya empuk, dan ketupatnya juga lembut. Suapan kuah panas mengepul dan sedikit sengatan rasa pedas membuat butiran keringat mulai berlarian dari dahi dan leher. Sedep tenan!Next

(Odi/eka)

Halaman 1 2

Baca Juga
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).