detikfood
Kamis, 01/01/1970 07:00 WIB

Ketagihan Pepes Nasi & 'Kesetrum' Sambal Mangga

Devita Sari - detikFood
Minuman dan Bahan Minuman
  • Bluestar
  • Sapphire Springs
  • Monair
Minyak, Emulsi dan Lemak
Lain-lain
thumbnail
Artikel Terkait

Siapa yang tak bakal tergoda pepes nasi bakar tante Liana atau kupat tahu Singaprana dan Padalarang yang mengepul hangat ini. Belum lagi jajaran penjaja makanan lain dari bubur Akiong, bakso, mi kocok, bagelen, hingga buah-buahan segar. Tak hanya mulut yang sibuk mengunyah, tanganpun penuh tentengan belanjaan!

Jika berkunjung ke Bandung, tempat makan yang satu ini memang tak pernah saya lewatkan. Memang agak unik, letaknya berada di dalam gelanggang olah raga alias GOR Padjajaran. Jadi, gak usah heran jika pagi-pagi sekali Anda kesini tempat ini sudah penuh oleh pengunjung yang ingin sekedar sarapan atau mengisi perut sehabis lelah berolah raga.

Seperti yang saya dan teman-teman lakukan ketika berkunjung kesini beberapa saat lalu. Bukannya hendak berolah raga, namun rasa kangen saya dan teman-teman pada nasi pepes bakar tante Liana lah yang memanggil kami kesini. Hmm... membayangkan kelezatan si pepes nasi saja sudah membuat liur saya hampir menetes! Slurppp...

Pagi itu jam baru menunjukkan pukul 7 pagi, namun kami telah dikepung oleh penjaja makanan dan pengunjung yang sedang bersantap di dalam GOR ini. Di jejeran kiri, ada penjual bakso, bakwan, jus buah, bubur dll. Sedangkan disebelah kanan lebih mirip seperti pasar kaget, ada penjual buah-buahan, ikan, ayam, sayur-sayuran dan masih banyak lainnya. Semuanya tampak menggoda, namun karena ingatan akan pepes nasi telah di depan mata maka kami pun segera bergegas.

Lokasi nasi pepes tante Liana ini berada paling ujung kiri jejeran gerobak penjual makanan. Tempatnya tak jauh beda seperti penjual lain, yaitu terdiri dari etalase dengan spanduk berwarna hijau di depannya bertuliskan "Sambal dadak Ibu Liana". Di etalase terdapat berbagai jenis makanan yang telah tersedia selain berbagai jenis pepes seperti pepes ayam, jamur, nasi bakar, dan peda. Menu lainnya yang dapat dilipih adalah sambal kentang, semur jengkol, rendang, dan aneka tumis sayuran.

Tanpa lama berpikir kami pun langsung memesan seporsi pepes nasi bakar, pepes ayam, rendang, sambal ikan roa, dan tentunya sambal mangga dan sambal dadak yang juga jadi favorit disini. Apalagi pembeli juga bisa memilih ingin sambal yang benar-benar pedas atau sedang. Sambil menunggu pesanan tiba, rupanya teman-teman ada pula yang memesan kupat tahu Singaparna dan Padelarang yang persis mangkal diseberang etalase tante Liana.

Nasi pepes bakar ini disajikan langsung oleh sang empunya dalam keadaan hangat dan berbalut daun pisang. Ini dia makanan favorit saya, warna nasi kekuningan dengan tekstur sedikit basah plus daun kemangi yang membuat aromanya makin harum. Kemudian ada suwiran ikan asin jambal roti, irisan daging ayam,sereh, daun salam, dan cabe rawit yang membuat rasanya pedas-pedas gurih dan hmm nyam nyam...enak banget!Next

(Odi/dev)

Halaman 1 2

 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).