Forum detikFood
- TAHU GEJROT dan SAMBEL AS... iyants
- ada yang bisa bantu utk i... ika_marvior
- MaSaKaN HaS InDoNeSiA aLa... injin
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
- Rabu, 01/07/2009 14:15 WIB
Alex Fatrisman: Pastry Bagai Sebuah Karya Seni -
Selasa, 17/03/2009 14:48 WIB
Michael J. Gibbons: Menyajikan Kopi Penuh Cinta -
Senin, 02/02/2009 14:19 WIB
Andre Buser: Jatuh Hati Pada Asia -
Kamis, 18/12/2008 09:50 WIB
Chef Muttaqien: Ingin Punya Komunitas Pastry Indonesia -
Selasa, 25/11/2008 16:24 WIB
Bobby Chinn: Mengembara Demi Keindahan Hidup -
Kamis, 06/11/2008 14:30 WIB
Chef Idham Mirwan: Nyaris Menjadi Dokter
Indeks Berita
Link
Rabu, 09/07/2008 14:10 WIB
Haryanto Makmoer: Terobsesi Makanan Nasional
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Dunia pastry dan roti membawanya sukses sebagai baking consultant maupun tenaga pengajar di berbagai kota seluruh Indonesia. Meski begitu, ternyata sang baker masih menyimpan sebuah impian yang belum terwujud. Hmm... kira-kira apa ya?
Tubuhnya yang ramping dan gaya bicara dengan aksen Suroboyo menjadi ciri khas Haryanto. Tiap sesi cooking class selalu diselingi dengan guyonan, penjelasan yang njlimet plus tips-tips penting. Tak heran jika pria yang setia dengan status lajangnya ini selalu jadi favorit para murid atau peserta.
Dunia kuliner memang telah digeluti oleh Haryanto Makmoer sejak bangku kuliah, tepatnya di Akademi Pariwisata Trisakti. Karirnya juga diawali dari bawah dan berkembang atau tepatnya mengalir hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang. Bermula menjadi seorang asisten dosen hingga menjadi tenaga penyuluhan roti, donat dan mi bagi ibu-ibu PKK pun pernah dilakoni sang baker kelahiran Surabaya ini.
Bergabung di LKI (Lembaga Kuliner Indonesia) bersama Tuti Soenardi, Hiang Marahimin, dan William Wongso, Haryanto makin mantap menapaki bidang kuliner. Akhirnya pada tahun 1991 acara demo televisi pertamanya dimulai bersama Tuti Soenardi, yang kemudian disusul oleh berbagai acara demo masak baik di layar kaca maupun media cetak.Tak puas begitu saja, Haryanto pun kembali serius menekuni dunia baking dengan belajar di luar negeri seperti Manila, Bangkok dan Perancis. Kini secara rutin ia rajin mengunjungi pameran bakery di manca negara.
Ketika bersama teman-teman LKI itulah mulai terbentuk impian untuk membuat makanan nasional. "Menjadi terkenal dan memiliki karir cemerlang sebenarnya bukanlah impian saya yang utama. Tetapi membuat makanan Indonesia tanpa adanya identitas dari daerah masing-masing itulah impian saya sebenarnya bersama teman-teman di LKI. Jika suatu hari makanan Indonesia (makanan nasional) sudah dikenal oleh banyak orang, barulah saya merasa impian saya benar-benar terwujud," ujarnya sambil tersenyum.
Kini, selain sebagai Technical Service Manager PT. Sinar Meadow Internasional Indonesia, Haryanto juga bekerja sebagai pengajar berbagai kursus dan konsultan bakery-bakery di seluruh Indonesia. Beliau pun tak segan membuka rahasia membuat roti empuk dan enak kepada pencinta detikfood. "Membuat roti yang enak haruslah dengan perasaan gembira dan ide untuk bentuk atau isi bisa dicari dimana saja dan kapan saja," jelasnya.
Bagi Haryanto saat mengajar merupakan saat yang paling menyenangkan. Karena baginya berbagi ilmu kepada banyak orang merupakan kebahagiaan tersendiri. Melayani berbagai pertanyaan dan masalah dari murid atau peserta justru membuatnya makin bersemangat dan bertambah ilmu. Oleh karena itulah ia pun memberikan resep adonan roti manis andalannya yang empuk dan enak khusus buat pencinta detikfood. Nah, selamat mencoba ya!
Adonan Dasar Roti Manis
Bahan:
900 g tepung terigu protein tinggi
100 g tepung terigu protein rendah
15 g instant yeast
5 g bread improver
225 g gula pasir
30 g susu bubuk
100 g telur antero (kuning dan putih)
150 g fresh cream
300 g air es
12 g garam
150 g mentega
Cara Membuat:
( dev / Odi )
Dapatkan info kuliner selengkapnya. Tekan *678*5# lalu OK/YES dari HP Anda.
Khusus pelanggan Indosat.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Haryanto Makmoer: Terobsesi Makanan Nasional
Devita Sari - detikFood

Tubuhnya yang ramping dan gaya bicara dengan aksen Suroboyo menjadi ciri khas Haryanto. Tiap sesi cooking class selalu diselingi dengan guyonan, penjelasan yang njlimet plus tips-tips penting. Tak heran jika pria yang setia dengan status lajangnya ini selalu jadi favorit para murid atau peserta.
Dunia kuliner memang telah digeluti oleh Haryanto Makmoer sejak bangku kuliah, tepatnya di Akademi Pariwisata Trisakti. Karirnya juga diawali dari bawah dan berkembang atau tepatnya mengalir hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang. Bermula menjadi seorang asisten dosen hingga menjadi tenaga penyuluhan roti, donat dan mi bagi ibu-ibu PKK pun pernah dilakoni sang baker kelahiran Surabaya ini.
Bergabung di LKI (Lembaga Kuliner Indonesia) bersama Tuti Soenardi, Hiang Marahimin, dan William Wongso, Haryanto makin mantap menapaki bidang kuliner. Akhirnya pada tahun 1991 acara demo televisi pertamanya dimulai bersama Tuti Soenardi, yang kemudian disusul oleh berbagai acara demo masak baik di layar kaca maupun media cetak.Tak puas begitu saja, Haryanto pun kembali serius menekuni dunia baking dengan belajar di luar negeri seperti Manila, Bangkok dan Perancis. Kini secara rutin ia rajin mengunjungi pameran bakery di manca negara.
Ketika bersama teman-teman LKI itulah mulai terbentuk impian untuk membuat makanan nasional. "Menjadi terkenal dan memiliki karir cemerlang sebenarnya bukanlah impian saya yang utama. Tetapi membuat makanan Indonesia tanpa adanya identitas dari daerah masing-masing itulah impian saya sebenarnya bersama teman-teman di LKI. Jika suatu hari makanan Indonesia (makanan nasional) sudah dikenal oleh banyak orang, barulah saya merasa impian saya benar-benar terwujud," ujarnya sambil tersenyum.
Kini, selain sebagai Technical Service Manager PT. Sinar Meadow Internasional Indonesia, Haryanto juga bekerja sebagai pengajar berbagai kursus dan konsultan bakery-bakery di seluruh Indonesia. Beliau pun tak segan membuka rahasia membuat roti empuk dan enak kepada pencinta detikfood. "Membuat roti yang enak haruslah dengan perasaan gembira dan ide untuk bentuk atau isi bisa dicari dimana saja dan kapan saja," jelasnya.
Bagi Haryanto saat mengajar merupakan saat yang paling menyenangkan. Karena baginya berbagi ilmu kepada banyak orang merupakan kebahagiaan tersendiri. Melayani berbagai pertanyaan dan masalah dari murid atau peserta justru membuatnya makin bersemangat dan bertambah ilmu. Oleh karena itulah ia pun memberikan resep adonan roti manis andalannya yang empuk dan enak khusus buat pencinta detikfood. Nah, selamat mencoba ya!
Adonan Dasar Roti Manis
Bahan:
900 g tepung terigu protein tinggi
100 g tepung terigu protein rendah
15 g instant yeast
5 g bread improver
225 g gula pasir
30 g susu bubuk
100 g telur antero (kuning dan putih)
150 g fresh cream
300 g air es
12 g garam
150 g mentega
Cara Membuat:
- Aduk semua bahan kering hingga rata dengan mikser roti. Lalu masukkan telur, fresh cream dan air es, aduk dengan kecepatan sedang hingga tercampur rata.
- Tambahkan garam, aduk terus hingga hampir kalis. Terakhir barulah masukkan mentega dan aduk hingga kalis.
- Angkata donan dari mikser, bulatkan dan tutup dengan selembar plastik dan diamkan selama 30 menit.
- Timbang dan bulatkan adonan kecil-kecil kurang lebih 15 menit. Pipihkan adonan, isi dan bentuk adonan sesuai selera, lalu diamkan kembali adonan kurang lebih 90
- menit (sampai adonan menjadi 2 kali lipat).
- Sebelum dipanggang olesi permukaan roti dengan susu evaporated dan panggang dalam oven bersuhu 180o C selama 20-25 menit.
- Jaga agar suhu adonan berkisar sekitar 27oC-30oC, jika lebih maka adonan akan menjadi asam.
- Saat mengistirahatkan atau mendiamkan adonan, sebaiknya tutup rapat adonan dengan plastik agar permukaannya tidak kering.
- Isian roti sebaiknya jangan terlalu banyak agar adonan roti tidak ‘jatuh’ atau kempis bagian tengahnya saat dipanggang.
( dev / Odi )
Dapatkan info kuliner selengkapnya. Tekan *678*5# lalu OK/YES dari HP Anda.
Khusus pelanggan Indosat.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519
Informasi Pemasangan Iklan:
Stevany
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 Ext.519
