Kamis, 18/07/2013 17:41 WIB

Tauto Tebet: Sedep Tenan Sego Megono Komplit Plus Tauto Hangat!

Flora Febrianindya - detikFood
thumbnail Foto: Detikfood
Jakarta - Di sinilah surga kuliner orang Pekalongan. Ada tauto dengan kuah merah pekat yang kental, mengepul panas. Juga sego megono komplit dengan sambal tauco. Teh poci hangatpun jadi penutup yang dahsyat. Wuah, sedep tenan!

Menu tauto dan nasi megono memang jadi kuliner khas Pekalongan. Tauto merupakan racikan soto yang diberi bumbu tauco. Kuahnya pekat dengan aroma gurih tauco yang kuat. Isiannya terdiri dari bihun, daging, gajih, juga daun bawang. Sebagai penghasil tauco, tak heran jika menu khas kota batik ini banyak menggunakan tambahan tauco dalam masakan.

Populernya si hangat sedap tauto akhirnya membawa kami ke sebuah rumah makan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Di sini ada sebuah rumah makan yang menghadirkan nuansa khas Pekalongan yang kental. Tampak dari jejeran foto-foto walikota Pekalongan, dekorasi becak pekalongan, hingga video dokumentasi tentang sejarah Pekalongan dan gedung tua di sana.

Aksen tradisional dibawa dengan menghadirkan dekorasi dari anyaman bambu, juga lampu-lampu unik di bagian atas. Jejeran foto tokoh-tokoh Pekalongan, hingga foto bersama pakar kuliner William Wongso dan Bondan Winarno juga tak luput jadi perhatian. Wah, tak heran jika tempat ini sering dijadikan tempat berkumpul para opek alias 'Orang Pekalongan'!

Di sini, pilihan makanannya terbilang beragam. Dari tauto, sayur asem komplit dengan cucut dan ikan asin, nasi dan mie goreng, ayam bakar dan goreng, sayur lodeh bongkrek, tumis tauco, bongkrek, hingga nasi kebuli. Pilihan kami tentu jatuh pada nasi megono dan tautonya.

Wah, karena datang saat jam berbuka puasa, kamipun mendapat kudapan ekstra untuk membatalkan puasa. Tersaji tempe mendoan dan tahu isi yang disajikan dengan kecap cabai rawit, juga 3 butir kurma di wadah mungil. Semuanya gratis!

Seperti soto khas Kudus, di sini sotonya juga disajikan dalam mangkuk mungil dan sendok bebek. Kuahnya tampak galak dengan kuah berwarna merah pekat. Ada irisan daging sapi, bihun, daun bawang dan bawang goreng sebagai isian. Aroma khas tauco yang khaspun begitu tercium.

Hmm, rasa asam gurih khas tauco memang begitu pekat terjejak. Makin segar diberi kucuran air jeruk nipis, menambah sensasi asam segar. Irisan daging sapi dan jeroannya kinyil-kinyil lembut, pas berpadu dengan kuahnya. Makin enak disuap bersama lontong yang padat lembut. Wah, dijamin puas!

Nasi megono komplit juga jadi andalan di sini. Disajikan di atas piring bambu beralas daun pisang. Di tengah diletakkan nasi yang dikelilingi aneka lauk seperti tempe orek, telor balado, lodeh bongkrek, ikan asin, irisan mentimun dan tauco.

Tentu tak ketinggalan sayur mengono, atau cincangan nangka muda yang dibalut bumbu urap gurih. Sajian megono punya cita rasa yang gurih-gurih sedap. Proses pemasakan membuat nangkanya bertekstur super lembut. Begitu juga lodeh bongkreknya yang lembut gurih. Tambahan paduan ikan asin, tempe orek dan telur baladonya menambah cita rasa enak di lidah. Wah, sungguh kenyang!

Memang menyenangkan mampir ke rumah makan ini. Serasa dibawa jalan-jalan ke Pekalongan lewat dua sajiannya yang khas. Tentu tempat ini jadi tempat wajib bagi pendatang asal Pekalongan. Seperti himbauan yang tertulis di kertas menunya, "Ingat! Warga Pekalongan Harus Absen Terlebih Dahulu!".

Tauto Pekalongan Ni-No (Tauto Tebet)
Jl. Tebet Timur Dalam Raya NO. 3
Depan Pasar PSPT
Jakarta Selatan
Telp: 021-8297772
Jam buka: 08.00-20.00 (Minggu tutup)


(odi/flo)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Iklan: sales[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com

Tips

Share foto buka puasa bersama teman/keluarga. Dapatkan hadiah gadget keren dan uang tunai jutaan rupiah!

Cooking Class