Berdasarkan berita yang dilansir Wall Street Journal, pintu masuk toko 24 jam yang terletak di Midtown West 46th street ini sudah terlihat dirantai dan digembok per Kamis siang. Ada kertas yang tertempel di depannya yang menjelaskan bahwa si penghuni telah keluar namun propertinya masih tertinggal di dalam gedung.
Produsen bagel terbesar di New York ini telah menunjukkan tanda-tanda bangkrut sejak beberapa tahun terakhir. Toko H&H Bagel tertua di Upper West Side ditutup Juni tahun lalu sebelum digusur. Pabrik terbesarnya di Secaucus, New Jersey, dilelang pada bulan Oktober akibat reorganisasi dan pailit. Bangunan tempat pabrik Midtown West berada juga terjual saat pelelangan bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helmer Toro dan kakak iparnya, Hector Hernandez, membangun bisnis ini sejak 1972. H&H Bagel pernah memproduksi hingga 80 ribu bagel per hari untuk dijual di outlet-outlet miliknya dan untuk dikirim ke luar negeri.
H&H Bagel pun sempat mengalami masa-masa kejayaan sebagai bagel klasik New York ternama. Kue ber-tagline 'Like No Other Bagel in the World' ini pernah tampil di serial televisi seperti 'Sex and The City' dan 'How I Met Your Mother'.
Seorang warga New York bernama Martin Starkand sangat menyayangkan penutupan ini. Pria asal Upper East side tersebut telah menjadi pelanggan tetap sejak enam tahun terakhir. βNamun beberapa tahun belakangan, truk-truk yang ramai terparkir di luar toko tak terlihat lagi,β ujar pria yang berprofesi sebagai novelis ini kepada Wall Street Journal.
Pemilik H&H Bagel, Helmer Toro, masih berjuang untuk menyelamatkan usahanya. Sejak dua minggu lalu ia telah mengajukan surat ke pengadilan untuk mencegah penggusuran tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan minggu ini.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN